Movie Review - HITCHCOCK (2012)

Salah satu film drama biograpik yang saya tunggu-tunggu adalah film ini. Diperani aktor veteran Anthony Hopkins dan disutradarai Sacha Gervasi, film ini akan menceritakan sepenggal kisah hidup sineas spesial film-film misteri asal Inggris ini. Kisahnya sendiri akan difokuskan pada hubungan Hitchcock (Hopkins) dan Alma Reville (Helen Mirren), istri sang sineas, saat mereka berdua terlibat dalam pembuatan film kontroversi sekaligus fenomenal Hichcock berjudul "PSYCHO".

Film tersebut diadaptasi dari buku biopik "ALFRED HITCHCOCK & THE MAKING OF PSYCHO" yang ditulis oleh Stephen Rebello. Buku setebal 224 halaman yang dipublikasikan tanggal 15 April 1990 di Amerika tersebut berisi penusuran Rebello yang menginvestigasi proses pengerjaan film "Psycho" yang dibuat dengan budjet yang sangat terbatas, disertai berbagai masalah selama pengerjaan film tersebut.

TRIVIA:
Untuk Anda yang belum tahu, Alfred Hitchcock adalah produser dan sutradara kenamaan asal Inggris. Terlahir pada tanggal 13 Agustus 1899 dengan nama Alfred Joseph HItchcock, dia menjadi legenda karena menjadi pionir dan pencetus film thriller dan suspens. Banyak karyanya yang menjadi legenda dan masih dikenang orang sebagai film terbaik di dunia. Beberapa diantaranya adalah Psycho (1960), North by Northwest (1959), The Birds (1963), dan lain-lain. Hitchcock meninggal dunia pada tanggal 29 April 1980 karena gagal

Hitchcock adalah satu-satunya sutradara yang pernah membuat ulang (remake) film buatannya sendiri, yaitu The Man Who Knew Too Much. Film itu pertama kali dibuat Hitchcock pada tahun 1934, diperani Peter Lorre, dan didistribusikan oleh Gaumont British. Film tersebut menjadi film thriller paling sukses pada masa itu. Hitchcock kemudian membuat ulang film tersebut dengan diperani James Stewart dan Doris Day. Film tersebut pun sukses, bahkan jauh lebih sukses dibandingkan versi aslinya. Lewat film remake tersebut, Doris Day meraih popularitas berkat lagu "Que Sera, Sera" yang dinyanyikannya sebagai lagu tema film tersebut. Lagu tersebut pun meraih penghargaan Academy Award untuk Song tahun 1956.
                                                                               
Walau telah membuat 52 film sepanjang karirnya, dan sebagian filmnya mendapatkan nominasi di Ajang Penghargaan Piala Oscar (Academy Award), Alfred Hitchcock tidak pernah sekalipun meraih penghargaan sebagai Best Director.Walau demikian, Hitchcock meraih banyak penghargaan di luar Oscar, seperti Golden Globes (2 kali), Laurel Awards (8 kali), dan Lifetime Achievement Award (5 kali).

Alfred Hitchcock hampir selalu tampil sebagai cameo dalam semua filmnya, yang mana penampilannya tersebut merupakan "trade mark" Hitchcock yang dia gunakan dalam film-film yang dibuatnya.

Clare Greet (14 Juni 1871 - 14 Februari 1939) adalah satu-satunya artis yang paling banyak bekerja sama dengan Alfred Hitchcock.  Dia telah bermain di 7 film Hitchcock, yaitu Number 13 (1922), The Ring (1927), The Manxman (1929), Murder! (1930), The Man Who Knew Too Much (1934), Sabotage (1936), dan Jamaica Inn (1939). Selain Greet, Hitchcock juga banyak bekerja sama dengan aktor dan artis seperti Leo G. Carroll (6 film), Hannah Jones (5 film), Cary Grant, James Stewart (masing-masing 4 film), Grace Kelly dan Ingrid Bergman (masing-masing 3 film).

Di awal karirnya, banyak filmnya yang gagal, baik dalam pembuatan, maupun dalam pemasarannya. Film pertama Hitchcock berjudul Number 13 (1922) tidak pernah terselesaikan karena masalah finansial. Sebagian dari adegan yang sudah difilmkan pun hilang. Film keduanya - Always Tell Your Wife (1923) - mengalami masalah finansial sehingga tidak pernah terselesaikan. Film The Pleasure Garden (1925) yang merupakan film ketiganya pun gagal di pasaran. Film keempatnya, The Mountain Eagle (1925) mengalami hal yang mengenaskan : Filmnya hilang dan tidak pernah ditemukan. Barulah pada film keempat, The Lodger : A Story of The London Fog (1926), Hitchcock baru meraih kesuksesan dan namanya terangkat. 

Ada pun film-film Hitchcock yang melegenda hingga hari ini adalah :
The Man Who Knew Too much (1934)
Sabotage (1936)
Mr & Mrs Smith (1941)
Bon Voyage (1944)
Spellbound (1945)
Dial M for Murders (1954)
Rear Window (1954)
To Catch A Thief (1955)
Vertigo (1958)
North by Northwest (1959)
Psycho (1960)
The Birds (1963)
Frenzy (1972)
Family Plot (1976)

Proyek terakhir Hitchcock sebelum dia meninggal adalah The Short Night (1960), yang merupakan kolaborasinya degnan penulis James Costigan dan Ernest Lehman. Naskah ini tidak pernah terselesaikan dan tidak pernah dibuat filmnya, namun dibuat dalam bentuk buku dan dipublikasikan pada tahun 1980.


NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment