Movie Review : OZ THE GREAT AND POWERFUL (2013)

Mungkin film ini bisa dikategorikan sebagai "film prekuel terjauh" yang pernah dibuat karena dibuat sebagai pendahulu film The Wizard of Oz (1939). Berarti rentang waktu antara film asli dengan film ini adalah 74 tahun. Wow... luar biasa....!!!

Film OZ The Great and Powerful terinspirasi dari novel The Wonderful Wizard of Oz karya L. Frank Baum  yang diterbitkan tahun 1900. Disutradarai oleh Sam Raimi, film ini diperani oleh James Franco sebagai Oscar Diggs (alias The Wizard of Oz), Mila Kunis sebagai Theodora, dan Rachel Weisz sebagai Evanora.

Film ini mengisahkan tentang perjalanan hidup Oscar Diggs (James Franco), seorang penipu yang pandai bermain sulap yang hidup di tahun 1905 di Kansas. Bersama rombongan sirkus, mereka berpindah-pindah dari sebuah tempat ke tempat lain. Suatu saat, saat badai menghadang, kelompok sirkus itu beristirahat untuk berlindung dari badai. Tak disangka, saat itu Oscar sedang bermesraan dengan istri seorang pemain sirkus. Hal ini memunculkan kemarahannya dan berniat membunuh Oscar. Oscar pun kabur menggunakan balon udara, namun justru tersedot ke dalam tornado, yang membawanya masuk ke Negara Oz.

Di Negara Oz, Oscar berjumpa dengan tiga orang penyihir bernama Theodora, Evadora, dan Glenda. Mereka mengatakan Oscar adalah penyihir dari antah-berantah yang diramalkan akan datang ke Negara Oz untuk mengalahkan Penyihir Terjahat (The Wicked Witch) yang telah membunuh ayah mereka, Sang Raja Oz. Dengan ketampanan dan kemampuan sulapnya, Oscar berhasil meyakinkan ketiga penyihir bersaudara itu jika dia memang adalah Penyihir yang diramalkan tersebut. Tanpa disadarinya, salah satu dari ketiga saudara itu adalah The Wicked Witch sebenarnya, dan dia sedang mengincar nyawa Oscar.

Di akhir kisah, Oscar - dengan bantuan para penduduk Negara Oz - berhasil mengalahkan The Wicked Witch dan menjadi penyihir Negara Oz yang dihormati dan disegani.

Selain sarat dengan efek CGI yang memukau mata, film fantasi ini pun cukup memikat dalam hal cerita. Sangat menarik dan menghibur. James Franko yang kita kenal sebagai Green Goblin yang dingin di film Spiderman, tampil lepas dengan kekocakan dipadu dengan keseriusannya, menghidupan sosok Oscar Diggs yang urakan namun menyenangkan. Sebagai sebuah tontonan keluarga, film ini tampaknya harus wajid tonton nih....

Dengan budjet US$ 200 juta, film berdurasi 130 menit yang dirilis tanggal 8 Maret 2013 silam ini telah berhasil meraih pemasukan melebihi budjetnya. Sungguh fantastis....

TRIVIA : 
Sebelum Sam Raimi terpilih sebagai sutradara, Robert Downey, Jr telah mendapatkan peran Oscar Diggs. Setelah Raimi masuk, dia mencabut peran Oscar dari Downey setelah melihat keengganan Downey untuk bekerja sama dengannya. Raimi kemudian memberikan peran itu pada Johnny Depp yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Raimi di film Pirates of Carribean dan Alice in Wonderland. Sayangnya, saat itu Depp sedang terlibat dalam film The Lone Ranger, sehingga melepas peran tersebut. James Franco menjadi pilihan terakhir Raimi, lima bulan sebelum jadwal shooting dilakukan.

Untuk mempersiapkan perannya, Franco mendapatkan pelatihan sulap secara intensif dari pesulap veteran Lance Burton.

Tadinya Hilary Swank adalah pilihan pertama Sam Raimi untuk memerani Evanora. Namun Rachel Weisz mendapatkan naskah film ini dan ngotot untuk mengambil peran tersebut. Butuh waktu sangat panjang bagi Raimi untuk mempertimbangkan memberikan peran tersebut untuk Rachel Weisz. Bahkan Raimi menghabiskan waktu 2 jam untuk mengaudisi Weisz, sebelum akhirnya setuju untuk memberikan peran Evanora pad Weisz.

Dalam novel The Wonderful Wizard of Oz, latar belakang karakter Oscar Diggs sama sekali tidak pernah diceritakan. Mitchell Kapner, screenwriter film ini, menggunakan semua informasi yang ada dalam novel L. Frank Baum untuk mendeskripsikan dan menghidupkan karakter Oscar Diggs, ditambah referensi dari film The Wizard of Oz versi 1939.

Banyak konflik terjadi sepanjang proses pembuatan film. Film yang diproduseri Walt Disney ini mengalami pertentangan sengit dengan MGM yang memegang lisensi film The Wizard of Oz (1939), yang memaksa Disney untuk tidak menampilkan beberapa bagian ikonik dari film tersebut. Beberapa di antaranya : sepatu rubi merah yang dikenakan Judy Garland, tahi lalat dan warna hijau kulit The Wicked Witch. Bahkan jembatan warna kuning untuk ke istana Oz pun tidak boleh ada di film Oz The Great and Powerful ini. Ada-ada saja....

Proses pengambilan gambar film ini sering terhambat lantaran alasan-alasan yang tidak masuk akal yang dibuat oleh para aktor dan aktris film ini. Rachel Weisz beberapa kali ijin tidak shooting lantaran harus menyelesaikan film The Bourne Legacy yang jadwal shooting-nya berbenturan dengan film ini. Michelle Williams (pemeran Glinda) pun sering meminta ijin untuk melakukan promosi film terbarunya My Week With Marilyn. Film ini pun sempat berhenti beberapa hari lantaran ayah James Franco meninggal, sehingga aktor tersebut butuh waktu beberapa saat untuk masa berkabung.

Lagu "Almost Home" menjadi theme song film ini. Lagu tersebut ditulis oleh Mariah Carey, Simone Porter, Justin Gray, Lindsey Ray, Tor Hermansen, dan Mikkel Eriksen, serta dinyanyikan oleh Mariah Carey. Lagu tersebut telah dirilis dalam bentuk single tanggal 19 Februari 2013 oleh Island Records.

Film ini adalah film ketiga bertema Oz bagi Mila Kunis. Sebelumnya, Kunis pernah terlibat dalam drama musikal The Wizard of Oz saat dia masih duduk di kelas tiga SD. Saat bermain di sitkom The 70's Show pun Kunis pernah memparodikan peran Dorothy di salah satu episode sitkom tersebut.

Kesuksesan film ini membuat Walt Disney memutuskan untuk membuat sekuelnya. Menurut majalah Variety (7 Maret 2013), para pendukung film ini telah menandatangani kontrak untuk pembuatan sekuel Oz The Great & Powerful. Jadwal rilis sekuel film ini belum ditentukan.




NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment