Korean Film - Montage (2013)

Terus terang, saya bukan seorang penggemar film Korea. Butuh alasan yang kuat, serta perdebatan yang alot (antara saya dan diri saya sendiri) untuk akhirnya memutuskan menonton sebuah film Korea (jadi jangan heran jika saya sangat jarang me-review film Korea). 

Bagi saya, film Korea - khususnya yang bergenre drama - identik dengan sinetron Indonesia yang penuh air mata. Cengeng. Bertele-tele.Dan ceritanya garing banget (ya.... sama seperti sinetron Indonesia, ceritanya ga akan jauh-jauh dari intrik perebutan harta warisan, cinta segitiga, CLBK, dan sejenisnya....). 

Kalau pun ada film Korea bergenre thriller, maka ceritanya seringkali ribet dan "festival movie" banget (hanya orang tertentu yang paham maksud film tersebut). Saya rasa film Old boy sudah cukup membuat saya pusing karena terlalu lama mengenyitkan kening, meraba-raba alur cerita yang begitu memusingkan, dan baru "sedikit" benderang di akhir film. 

Bagaimana dengan horor-nya? Serba tanggung. Seram tidak, mengejutkan pun tidak. Film-film seperti Cello, The Tale of Two Sisters, dan The Ring Virus yang katanya "serem", malah membuat saya tertidur (untung nontonnya di DVD. Bayangkan betapa ruginya kalo nonton di bioskop...). Jika disuruh memilih, saya akan lebih memilih menonton film-film Thailand dan Jepang yang jauh lebih seram, "bloodiest", dan bikin jantungan. 

Jadi jika pada akhirnya ada film Korea - genre apapun - yang mampu menarik perhatian saya untuk ditonton, berarti film itu masuk kategori "luar biasa". Bisa jadi ceritanya, pemerannya, maupun hal lain. Dan minggu ini, akan ada sebuah film layar lebar Korea yang akan dirilis dan berhasil "mencuri" hati saya. Film tersebut adalah Montage (몽타주; Mon-ta-ju).

Dirilis tanggal 16 Mei 2013 mendatang di Korea, film bergenre thriller ini menceritakan tentang kejadian penculikan 15 tahun silam yang tidak pernah terungkap. Lima hari sebelum kasus tersebut dinyatakan "ditutup" oleh kepolisian, seseorang meninggalkan bunga di lokasi kejadian penculikan 15 tahun silam tersebut. Setelah itu, sebuah penculikan bermodus sama terjadi lagi dengan target yang mirip korban penculikan 15 tahun silam. 

Kasus ini menggegerkan kepolisian, yang kemudian membuka kembali kasus masa lalu. Adalah Cheong-ho (diperankan oleh Kim Sang-kyung), detektif yang 15 tahun silam menangani kasus penculikan tersebut, yang kemudian mengajukan diri untuk menyidiki kasus penculikan tersebut. Kegagalannya di kasus pertama, membuatnya trauma dan bersumpah untuk membekuk penculik tersebut. Pemimpinnya mengizinkan Cheong-ho untuk menangani kasus tersebut.

Selain Cheong-ho,  ternyata ada 2 orang lain yang mempunyai obsesi sama untuk membekuk sang penculik : Kakek (diperani Song Young-chang) dan Ibu sang korban pertama (diperani Uhm Jung-hwa). Keduanya terpukul karena kehilangan anggota keluarga yang mereka cintai, dan berjuang untuk mendapatkannya kembali. Dengan segala cara. 

Bertiga mereka bahu-membahu - dan mempertaruhkan semua yang mereka miliki, termasuk nyawa sekalipun - untuk menemukan penculik yang sama sekali tidak mereka ketahui identitasnya. Mereka harus bertarung dengan waktu, karena waktu mereka tidak banyak. Sang penculik harus ditangkap dalam waktu singkat, atau kasus tersebut akan dinyatakan sebagai "kasus mati" (Dead Case) dan mereka selamanya tidak akan pernah menemukan keadilan dari kasus tersebut.

Film yang disutradarai Jung Geun-sub ini menawarkan premis film yang menarik. Kebetulan saya menyukai film eksyen-thriller yang bertemakan cerita "bertarung melawan waktu" sejenis film-film The Nick of Time, Speed, film Hong Kong Breaking News, serial televisi 24, maupun film Korea The Chaser. Itulah yang menjadi sebab mengapa saya terpikat untuk menonton film ini. Dengan durasi yang lumayan panjang (119 menit), serta trailer-nya yang cukup menegangkan, tampaknya film ini menawarkan sebuah tontonan seru yang akan membuat penonton tetap bertahan di kursi hingga film berakhir. 

Secara kualitas pun, film ini tampaknya sangat baik dengan cerita yang tidak bertele-tele. Saya jadi tidak sabar untuk segera menontonnya....


TRIVIA FACTS : 
Film ini merupakan film yang didedikasikan kepada keluarga korban penculikan di Korea, sekaligus memperingati The 7th International Missing Children's Day tanggal 26 Mei 2013 mendatang. Kim Sang-kyeong dan Uhm Jung-hwa ditetapkan sebagai Duta International Missing Children's Day dan akan memulai kampanye mereka tanggal 26 Mei mendatang. Dalam konferensi pers saat mempromosikan film ini, mereka menyerukan kecaman mereka terhadap para penculik anak yang telah merenggut kebahagiaan keluarga-keluarga, baik di Korea maupun di negara manapun. 




 
NewerStories OlderStories Home

3 comments:

  1. makasie gan.. jadi pingin nonton nih.. visit back yah.. http://imoshare.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. ada banyak film korea yang bagus tidak hanya ini...

    ReplyDelete
  3. mirip film Confession Of Murder (film korea juga).. klo suka coba nonton "I Saw The Devil" dan "Memories Of Murder" masuk dalam top 250 IMDB

    ReplyDelete