Review TV Series - THE FOLLOWING (2013 - onward)

Sebuah serial yang tergolong anyar belakangan ini cukup menyedot perhatian saya. Judulnya The Following. Episode perdana serial bertotal 15 episode ini dirilis tanggal 21 Januari 2013 di jaringan televisi Fox, dan episode terakhirnya baru selesai ditayangkan 29 April 2013 silam. Jadi bisa dibilang masih sangat baru sekali. Season kedua serial ini akan segera dibuat dan akan mulai tayang awal tahun 2014 mendatang.

Diperani Kevin Bacon dan James Purefoy, serial thriller-psikologis ini menceritakan tentang Dr. Joe Carroll (James Purefoy), seorang profesor pengajar literatur Inggris di Universitas Winslow yang juga seorang penulis dan psikopat pembunuh berantai. Delapan tahun silam, aksi brutalnya berhasil dihentikan oleh Agen FBI Ryan Hardy (Kevin Bacon) dan berhasil memasukkan Carroll ke dalam penjara. Namun saat menghentikan aksi keji Carroll, Hardy nyaris tewas setelah jantungnya ditusuk Carroll. Beruntung Hardy tetap dapat hidup, walau jantungnya harus dipasangi alat pacu jantung. Sejak saat itu, Hardy mengundurkan diri dari kepolisian dan menjadi penulis.

Delapan tahun kemudian, Carroll yang telah divonis hukuman mati, berhasil melarikan diri dari penjara setelah menghabisi semua sipir penjara dengan kejam.

Hardy yang telah pensiun, dipanggil kembali untuk membantu FBI, karena Hardy dinilai paling memahami jalan pikiran Carroll. Tidak butuh waktu lama, Hardy berhasil membekuk Carroll. Kisah tamat begitu saja? Ternyata tidak. Karena Carroll memang sengaja membiarkan dirinya dibekuk oleh Hardy.

Tanpa diketahui banyak orang, Carroll memiliki banyak pengikut setia di luar penjara, yang berada di bawah kendalinya dan dapat digerakkan setiap saat olehnya. Carroll sendiri telah menyiapkan sebuah skenario besar penuh kejutan yang bertujuan menghancurkan Hardy. Justru dengan membiarkan dirinya dibekuk, Carroll lebih leluasa mengendalikan anak buahnya, tanpa perlu takut dipersalahkan.Bagi Carroll, mempermainkan nasib Hardy ibarat sedang membuat sebuah novel misteri di mana Hardy berperan sebagai tokoh sentral yang harus memecahkan rahasia dan jebakan yang dibuat oleh Carroll.

Serial ini cukup menarik untuk disimak tidak saja karena ketegangan dan kesadisan yang dihadirkan dalam setiap episode, namun juga alur cerita yang sangat cepat dan tidak terduga. Akting James Purefoy yang berkarisma dan kejam, mau tidak mau mengingatkan kita pada sosok Hannibal Lector dalam film The Silence of The Lambs (1991) yang dibawakan dengan sangat sempurna oleh Sir Anthony Hopkins. Baik karakter yang dibawakan Purefoy maupun Anthony Hopkins memiliki kesamaan karisma yang nyaris seimbang. Hal ini membuat penonton yang menonton The Following dapat miris melihat akting Purefoy yang "menghanyutkan" namun mendirikan bulu roma karena kekejamannya.

Selain kecepatan alur, salah satu daya tarik serial ini adalah : selalu saja ada (minimal) satu karakter dalam setiap episode yang ternyata adalah pengikut Carroll. Dan pengikut Carroll ini tidak saja menyabotase pekerjaan Hardy, tetapi juga beberapa kali nyaris membunuh Hardy. Penonton dibuat penasaran dan menebak-nebak, siapa karakter tersebut. Bahkan ada karakter yang sejak awal cerita muncul sebagai karakter protagonis, tau-tau setelah berjalan beberapa episode ternyata adalah musuh dalam selimu. 

Bagi penggemar serial seru dan penuh kejutan sejenis serial "24" atau "Alias", serial jenis ini jelas menegangkan dan sangat menarik untuk ditonton. Yang pasti : kalo sudah nonton, akan sulit untuk berhenti. Karena itu disarankan untuk menonton serial ini secara maraton dan berkelanjutan.

Para Pendukung serial The Following
Banyak kritikus yang memuji serial ini sebagai salah satu serial televisi bergenre thriller-psikologi terbaik saat ini. Salah satu kelemahan serial ini - menurut Ken Tucker dari Entertainment Weekly - adalah penggunaan literatur karya Thoreau, Emerson, dan Edgar Allan Poe sebagai petunjuk yang disebarkan Carroll untuk memberikan instruksi kepada semua pengikutnya. Hal ini jelas sangat mengganggu, karena dikuatirkan akan menciptakan penafsiran yang keliru pada karya ketiga pengarang tersebut, bahkan menciptakan "follower" Carroll di dunia nyata.

Selain Kevin Bacon dan James Purefoy, serial ini didukung pula oleh pemain lain, seperti Natalie Zea (pemeran Dr. Claire Matthews, istri Joe Carroll yang juga kekasih gelap Ryan Hardy), Annie Parisse (Debra Parker, agen FBI spesialis Perilaku Pengkultusan), Shawn Ashmore (Mike Weston, Agen FBI yang juga rekan kerja Ryan Hardy), dan Kylee Catlett (Joey Matthews, anak Joe Carroll dan Claire Matthews).


DO YOU KNOW?
Kevin Williamson - kreator serial The Following - menggambarkan Ryan Hardy sebagai "pria tangguh berjiwa anak-anak". Kepada Agennya, Williamson mengatakan bahwa dia mencari seseorang yang mirip dengan Kevin Bacon untuk membawakan peran tokoh tersebut. Ketika Agennya menawarkan Kevin Bacon, Williamson baru menyadari bahwa Bacon pun sudah 4 tahun terakhir ini mencari peran di serial televisi yang menampilkan dirinya sebagai sosok seperti yang dicari Williamson. Klop.

Nama karakter antagonis Joe Carroll, dalam dunia nyata ternyata adalah nama samaran yang digunakan oleh John Sweeney, seorang pembunuh berantai asal London yang dikenal dengan julukan "Sketchbook Killer".



NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment