Amerika Serikat dan Indonesia memiliki kesamaan dalam hal masa liburan, yaitu di bulan Juni - Agustus. Pada masa itu, Amerika memasuki musim Panas (Summer), sedangkan di Indonesia baru selesai Ujian Kenaikan Kelas dan waktunya libur panjang. Pada bulan-bulan itulah, film-film calon box-office bermunculan dan bersaing ketat meraih pendapatan dari penjualan tiket di bioskop-bioskop Amerika dan Indonesia. Kita patut bergembira karena dalam beberapa tahun terakhir ini, jadwal edar film tersebut di Indonesia selalu lebih cepat daripada di Amerika sendiri, sehingga kita bisa lebih dahulu menonton.

Berikut ini adalah film-film Hollywood pilihan (versi saya) yang akan dirilis Juli 2013.

DESPICABLE ME 2  (Rilis : 3 Juli 2013)
Sekuel dari film komedi-animasi 3D yang sukses di tahun 2010 silam, hadir di bulan Juli ini. Masih tetap diproduksi Illumination Entertainment, diisi-suara Steve Carell, Russell Brand, dan Miranda Cosgrove, serta tetap disutradarai Pierre Coffin dan Chris Renaud, film ini melanjutkan cerita dari seri pertamanya, di mana Gru (Steve Carell) sudah bertobat dari aktivitas kejahatan yang dulu dilakukannya dan tinggal bahagia bersama tiga orang anak adopsinya : Margo, Edith, dan Agnes. Hidupnya yang tenang tiba-tiba berubah saat dia direkrut "secara paksa" oleh Lucy Wilde (Kristen Wiig) dan Silas Ramsbottom (Steve Coogan) menjadi anggota Anti-Villain League, kelompok yang bertujuan melawan para kriminal dari seluruh dunia. Di sana, Gru menyadari bahwa ada kriminal bernama El Macho yang berniat menguasai dunia. Dengan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya saat menjadi kriminal di masa lalu, Gru dan timnya - Dr Nefario (Russell Brand), ketiga anak angkatnya, dan para minion yang lucu - bersatu guna menangkap El Macho.

TRIVIA :
Salah satu daya tarik film ini adalah karakter mahluk-mahluk mini berwarna kuning lucu bernama Minion. Karena itu, para produser memutuskan untuk membuat spin-off berjudul "Minions" yang akan dirilis Maret 2014 mendatang. Film tersebut akan menjadi prekuel dari film Despicable Me ini dan akan menceritakan latar belakang kelahiran Minnion. Produksi sudah dilakukan saat ini. Sandra Bullock akan mengisi suara Scarlet Overkill, tokoh antagonis film ini.

Dalam Despicable Me 2, seharusnya Al Pacino terlibat dan menjadi pengisi suara Eduardo, pemilik Restoran Meksiko. Namun karena alasan perbedaan konsep, dia kemudian meninggalkan proyek ini dan digantikan Benjamin Bratt.




THE LONE RANGER (Rilis : 3 Juli 2013)
Salah satu film yang paling ditunggu banyak orang bulan ini. Diproduseri Walt Disney Pictures dan Jerry Bruckheimer Films, film yang disutradarai Gore Verbinski ini diperani Arnie Hammer sebagai Lone Ranger dan Johnny Depp sebagai Tonto. Film ini akan mengisahkan transformasi John Reid dari seorang sheriff biasa menjadi pahlawan legendaris The Lone Ranger. Selain itu juga akan mengisahkan tentang hubungan Reid dengan Tonto, seorang Indian Comanche. Berbeda dengan film-film Lone Ranger sebelumnya yang selalu mengisahkan petualangan mereka dari sudut pandang Lone Ranger, maka di film ini petualangan mereka dikisahkan dari sudut pandang Tonto.




PACIFIC RIM (Rilis : 12 Juli 2013)
Ini pun juga salah satu film paling ditunggu bulan Juli 2013 ini. Disutradarai Guillermo del Toro, film ini mengusahkan tentang perang antara manusia dan monster raksasa. Di masa depan, muncul monster raksasa - yang disebut Kaiju - dari dasar Lautan Pasifik yang menghancurkan manusia. Senjata yang biasa digunakan untuk berperang, tidak mampu melumpuhkan monster tersebut. Untuk itu, manusia menciptakan robot raksasa yang mereka sebut Jaegers untuk melawan Kaiju. Jaegers merupakan robot yang dikendalikan beberapa orang di dalamnya. Dibutuhkan orang-orang yang dapat saling bekerja sama untuk dapat menjalankan robot ini.

Film Hollywood yang menampilkan robot melawan monster sebenarnya bukan hal baru. Tahun 1995, Hollywood meluncurkan versi layar lebar Mighty Morphin Power Rangers yang menampilkan pertarungan robot raksasa melawan monster. Walau demikian, film produksi del Toro ini tetap menjadi tontonan yang paling ditunggu karena adegan yang disajikan jauh lebih realistis dan menarik. Selain itu, tema ini memang masih jarang diangkat dan digali karena banyak orang mengkonotasikan film jenis ini identik dengan film anak-anak (seperti yang biasa diproduksi di Jepang). Jadi ketika del Toro - yang sukses mengangkat Hellboy, Pan's Labyrinth, dan Blade 2 - mengumumkan akan membuat film jenis ini, banyak orang yang penasaran dan ingin tahu kedasyatan filmnya.



RED 2 (Rilis : 19 Juli 2013)
Sekuel dari film yang beredar di tahun 2010 dan juga adaptasi dari komik karya Warren Ellis dan Cully Hammer ini masih diperani bintang yang sama seperti seri pertamanya : Bruce Willis, John Malkovich, dan Mary-Louise Parker, dengan tambahan pemain baru Catherine Zeta-Jones, Lee Byung-Hun, Anthony Hopkins, dan Helen Mirren. Kursi Sutradara dipercayakan pada Dean Parisot. Ceritanya berlanjut dari seri pertamanya, di mana Frank Moses (Willis) kini telah mulai dapat menikmati hari tuanya dengan mencoba hidup normal layaknya orang kebanyakan. Tiba-tiba Interpol mengejarnya tanpa sebab. Dalam pelariannya, Moses mendapatkan informasi jika dia dikaitkan dengan sebuah proyek senjata nuklir yang dipersiapkan oleh Rusia, di mana senjata itu akan diledakkan setiap saat di Amerika. Guna membersihkan namanya, sekaligus menonaktifkan senjata nuklir tersebut, Moses mengumpulkan kembali para sahabat lamanya - yang telah pensiun dari pekerjaan mereka sebagai pembunuh - untuk beraksi kembali menghadapi para pelaku kejahatan.



R.I.P.D (Rilis : 19 Juli 2013)
Sebuah adaptasi komik lagi akan hadir di layar lebar bulan Juli 2013 ini. Diadaptasi dari komik berjudul Rest In Peace Department karya Peter M. Lenkov serta dipublikasikan oleh Dark House Entertainment, film ini diperani Ryan Reynolds, Jeff Bridges, Kevin Bacon, dan Mary-Louise Parker, dengan sutradara Robert Schwentke. Film ini memang rada unik dan tidak lazim : Seorang detektif bernama Nick Cruz (Reynolds) tewas saat menjalankan tugasnya sebagai polisi. Di dunia orang mati, dia diangkat menjadi perwira polisi di RIPD (Rest In Peace Department) dan berpasangan dengan Roy Pulsipher (Bridges), polisi vetera RIPD untuk memerangi para roh jahat yang menolak masuk ke dunia akhirat dan berusaha menguasai manusia yang masih hidup.



THE WOLVERINE (Rilis : 24 Juli 2013)
Ini film keren yang saya tunggu-tunggu bulan ini. Diangkat dari komik Wolverine (1982) karya Chris Claremont dan Frank Miller, film ini akan mengambil setting beberapa bulan pasca kejadian di instalmen terakhir film X-Men : The Last Stand  (2006). Logan (Hugh Jackman) pergi ke Jepang. Di sana, dia bertemu seseorang dari masa lalu yang berkonfrontasi dengannya. Untuk pertama kali inilah, Wolverine kalah dalam pertarungan dan hancur secara fisik dan emosional. Namun dari sanalah, Logan / Wolverine belajar untuk berubah menjadi sosok yang lebih kuat dan lebih dapat mengendalikan dirinya.

Dengung film ini sebenarnya sudah berkumandang sejak 2009 silam. Sejak trilogi X-Men  selesai dibuat, rencana memproduksi film The Wolverine sudah digembar-gemborkan. Pihak produser pun telah mengontrak Christopher McQuarrie - penulis skenario populer Amerika - untuk membuat skenario The Wolverine. Produser pun telah menunjuk Darren Aronofsky sebagai Sutradara. Tapi saat produksi akan dilakukan, muncul berbagai masalah : Aronofsky mengundurkan diri bulan Oktober 2010, dan terjadi gempa bumi dan tsunami di Tohoku (Maret 2011), yang menyebabkan shooting yang tadinya akan dilakukan di Jepang dibatalkan. James Mangold kemudian ditunjuk menggantikan Aronofsky. Naskah skenario mengalami perubahan. Mangold meminta Scott Frank dan Mark Bomback untuk berkolaborasi dan mendandani skenario menjadi lebih baik.

Hugh Jackman tetap dipercaya untuk memerani Wolverine di mana ini adalah kelima kalinya dia dipercaya memerani karakter ini. Musuh utama Wolverine dalam film ini adalah Shingen Yashida / Lord Shingen yang akan diperani Hiroyuki Sanada. Pemeran lain yang akan turut meramaikan film seru ini adalah Tao Okamoto, Rila Fukushima, Will Yun Lee, Brian Tee, dan Svetlana Khodchenkova.



THE SMURFS 2 (Rilis : 31 Juli 2013)
Sebuah sekuel adaptasi komik lagi yang patut dinanti. Diangkat dari komik berjudul sama karya Peyo, The Smurfs 2 merupakan lanjutan dari The Smurfs (2011) dan merupakan seri kedua dari trilogi The Smurfs. Sutradara masih dipegang oleh Raja Gosnell, dan semua pendukung serta pengisi suara di The Smurfs pertama tetap bermain di instalmen kedua ini.

Dalam seri kedua ini, dikisahkan Gargamel menciptakan 2 mahluk yang mirip dengan Smurf yang disebutnya Naughties. Kedua mahluk itu dinamainya Hactus (disuarakan J.B. Smoove) dan Vexy (Christina Ricci). Ketika mengetahui kalau Smurfette  (Katty Perry) dapat mempengaruhi Naughties dan mengubah mereka menjadi Smurf, Gargamel menculik Smurfette dan membawanya ke Paris. Mengetahui teman mereka diculik, para Smurf pun bahu-membahu menyelamatkannya.



Saya yakin, saat menonton film ini, ada 2 pikiran yang muncul bersamaan dalam benak Anda : Suka dan Tidak Suka. Suka karena film produksi Singapura ini secara gamblang menampilkan beberapa bagian budaya dan legenda Indonesia, tanpa diklaim sebagai milik Singapura.
 
Namun di waktu yang bersamaan, Anda pun bisa Tidak Suka karena ada beberapa bagian yang ditampilkan dengan dialog yang sedikit "menohok" bangsa Indonesia. Karena itu, butuh kedewasaan yang cukup baik untuk dapat menyikapi film ini.

Walau demikian, saya rasa perlu memberikan acungan jempol serta apresiasi kepada para pendukung film ini karena telah memasukkan unsur budaya Indonesia serta memperkenalkannya kepada publik. Tidak hanya asal memasukkan, namun jelas terlihat jika mereka benar-benar melakukan survei dan penelitian sebelum memutuskan untuk mengangkat budaya Indonesia tersebut.

Film arahan sutradara Gilbert Chan ini diperani Chen Han Wei, Jayley Woo, dan Carmen Soo. Ditayangkan di Singapura tanggal 7 Maret 2013 silam, film ini langsung menjadi film box-office di negaranya. Ceritanya sendiri sederhana, bahkan bisa dikatakan sangat "standar" : Choon (diperani Chen Han Wei) adalah seorang duda yang satu waktu melakukan perjalanan bisnis ke sebuah daerah di Indonesia (saya asumsikan daerah Jawa Tengah, mengingat daerahnya masih banyak hutan, serta pakaian yang dikenakan orang di kampung daerah tersebut). Satu ketika, dia menyelamatkan seorang wanita peranakan Indonesia-China bernama Na yang dikejar oleh beberapa pria.

Suasana Premiere GHOST CHILD di Singapura
Setelah menyelamatkan wanita itu, Choon membawa Na pulang ke Singapura untuk kemudian dinikahinya. Tanpa diketahui Choon, Na ternyata membawa seekor Tuyul. Mahluk tersebut awalnya adalah janin Na sendiri yang mati, kemudian dimanterai oleh seorang dukun (teman  suami Na) agar berubah menjadi tuyul dan mencuri demi keuntungan sang suami. Na membawa tuyul tersebut kabur, dan ditolong Choon.

Sejak Na tinggal bersama keluarga Choon, kehidupan keluarga tersebut berantakan. Bahkan ibu Choon nyaris tewas saat berniat membuang barang-barang milik sang Tuyul. Demi menyelamatkan keluarga Choon, Na akhirnya memutuskan meninggalkan keluarga Choon dan kembali ke kampung halamannya di Indonesia.

Hal menarik dalam film ini adalah penggunaan bahasa Indonesia yang ada dalam film itu sangat "Indonesia banget". Intonasi, artikulasi, aksen, dan tata-bahasa verbal terdengar sangat sempurna seperti layaknya orang Indonesia asli yang berbicara. Padahal orang-orang tersebut adalah para artis Singapura dan Malaysia yang biasanya menggunakan aksen dan kosakata Melayu yang "aneh" di telinga orang kita. Namun pengecualian itu bisa terlihat di film ini.

Mungkin hal yang sedikit mengganggu dalam film ini adalah penggambaran wanita Indonesia yang diidentikkan sebagai "pembantu rumah tangga" dan wanita gampangan. Seperti yang tampak dalam sebuah adegan saat Na berbelanja di pasar, tiba-tiba dia dipanggil seorang penjual buah yang kemudian menyebutnya sebagai "pembantu rumah tangga" serta diajak main ke Pulau Sentosa.

Carmen Soo
Lola Amaria
Di luar itu, saya menganggap film berdurasi 88 menit ini adalah film horror yang menarik - walau alur ceritanya sangat biasa-biasa saja - sekaligus "jujur". Mereka tidak meng-klaim budaya Indonesia yang ditampilkan dalam film itu sebagai budaya Singapura. Bahkan "tuyul" pun disebut sebagai bagian dari cerita supranatural Indonesia (walau sebenarnya jika dianalisa dari sudut mitologi, "tuyul" juga adalah bagian cerita supranatural masyarakat Thailand, Malaysia, dan Filipina).

Satu hal yang paling mengecewakan saya adalah tidak ada satu pun orang Indonesia yang berperan dalam film ini. Bahkan pemeran Na dalam film ini adalah Carmen Soo, model dan aktris populer Malaysia. Padahal wajah Carmen Soo sangat mirip dengan Lola Amaria. Mungkin pertimbangannya karena Carmen Soo menguasai bahasa Mandarin - yang merupakan bahasa utama dalam film ini -sehingga dia dipercayai memerani Na.Seandainya Lola Amaria pun bisa, mungkin ceritanya akan berbeda.....


DO YOU KNOW? 
Carmen Soo adalah model kelahiran Malaysia yang menguasai bahasa Mandarin, Melayu, Canton, Inggris, dan Tagalog. Dia adalah salah satu artis papan atas Malaysia yang tidak saja populer di negaranya sendiri, namun juga di Singapura, Hong Kong, dan Filipina. Soo pertama kali bermain film di tahun 1999, yaitu di film "Gorgeous" bareng Jackie Chan dan Shu Qi. Dia mulai banyak mendapatkan tawaran bermain serial drama televisi setelah bermain dalam mini seri 4 episode produksi Filipina berjudul "Your Song". Di serial tersebut, dia berpasangan dengan Christian Bautista, penyanyi dan artis populer asal Filipina.

Sedangkan Chen Hanwei adalah aktor Singapura kelahiran Malaysia. Sejak menjadi finalis ajang Star Search Singapura tahun 1988, Hanwei mulai banyak mendapat tawaran bermain di sinetron Singapura. Puncak kepopulerannya terjadi tahun 1995 saat dia berhasil membawakan peran seorang guru penuh motivasi dan perhatian dalam serial "The Morning Express". Dalam serial itu, Hanwei mendapat kesempatan untuk menyanyikan lagu tema serial tersebut. Ghost Child adalah film layar lebar pertama yang diperani Hanwei.

Film ini menjadi film horror kedua sutradara Gilbert Chan yang meraih sukses dan menjadikannya sebagai sutradara papan atas Singapura. Sebelumnya film buatannya, 23 : 59 (2011) yang juga bergenre horror, menjadi film sleeper box-office (film yang tidak dipromosikan besar-besaran, tetapi meraih penghasilan yang luar biasa). 

Saat shooting, banyak kejadian menyeramkan yang terjadi. Misalnya di rumah tempat shooting film berlangsung, Sutradara Gilbert Chan menemukan kelereng, mainan, dan permen yang terbungkus sarung dan disimpan di bawah pohon di belakang rumah. Hal lain yang membuat bulu kuduk berdiri adalah saat Chen Hanwei membuat foto dirinya sendiri saat shooting berlangsung. Foto itu menunjukkan ada sosok kabur yang berdiri di sebuah sudut gelap sedang menatapnya. Hanwei mencetak foto itu dan menunjukkannya pada publik saat press-conference Ghost Child berlangsung bulan Maret 2013 silam di Singapura.

Setiap minggu, ada saja serial drama Korea baru yang tayang di stasiun televisi Korea. Tidak heran, mengingat serial Korea rata-rata memiliki jumlah episode yang tidak banyak (antara 12 - 20 episode), sehingga dalam beberapa minggu sudah selesai ditayangkan, dan langsung diganti dengan serial baru.  Walau demikian, ada juga beberapa serial yang dibuat dengan episode yang cukup panjang, bahkan lebih dari 100 episode.

Berikut ini adalah informasi 10 rekomendasi serial televisi yang sedang, masih, dan sudah selesai tayang di Korea sepanjang bulan April - Juni 2013 ini. Apa saja serial menarik yang perlu ditunggu kehadirannya di Indonesia?

1. SPECIAL AFFAIRS TEAM TEN 2 ( 특수사건전담반 TEN 2)
Produksi: OCN
Ditayangkan : 14 April - 30 Juni 2013
Total Episode : 12

Serial ini adalah lanjutan dari Special Affairs Team Ten yang pernah ditayangkan 18 November 2011 - 13 Januari 2012 silam. Serial ini mengisahkan sepak terjang tim investigasi kriminal yang khusus menangani para pembunuh paling sadis di Korea Selatan. Rating serial ini cukup baik kala itu, sehingga
diputuskan untuk dibuatkan sekuelnya.

Sekuel serial ini masih mengusung cerita yang sama. Para anggota Ten akan dihadapkan pada kasus-kasus di mana para pelaku kejahatan adalah pelaku pembunuhan kejam yang bersembunyi di balik kekuasaan dan jabatan, sehingga tidak tersentuh hukum. Masih dengan format yang sama, tim ini dipimpin oleh Yeo Jo Hoon (diperani Joo Sang Wook), seorang detektif yang juga profesor. Sedangkan anggota timnya adalah : Baek Do Sik (Kim Sang Ho), veteran detektif yang memiliki intuisi tajam yang terasah dari pengalamannya menjadi detektif selama bertahun-tahun. Lalu Nam Ye Ri (Jo An), detektif wanita yang memiliki kemampuan negosiasi dan psikologis yang luar biasa. Dan terakhir adalah Park Min Ho (Choi Woo Sik), detektif yang juga memiliki kemampuan analisa luar biasa.



2. GOOD FOR YOU (잘났어 정말)
Produksi : MBC
Ditayangkan : 6 Mei 2013 - sekarang
Total episode : 120

Salah satu serial drama yang masih hangat dan menjadi tontonan seru di Korea adalah serial ini. Mengisahkan tentang pasangan kekasih Ji-Soo (diperankan Ha Hee-ra) dan Woo-Sung (Lee Hyung-Chui) yang saling mencinta pada awalnya. Namun hubungan asmara mereka kandas ketika pemilik perusahaan JS Company menghancurkan keluarga Woo-Sung. Dendam dengan perusahaan tersebut, Woo-Sung memilih untuk melupakan Ji-Soo, dan pindah ke Inggris untuk mencari ilmu agar kelak dapat menghancurkan perusahaan tersebut. Saat putus dengan Woo-Sung, Ji-Soo sedang hamil dan bertekad untuk mempertahankan anaknya. Beberapa tahun setelah anaknya lahir, Ji-Soo menikah dengan Ki-Cheol (Park Joon-Hyuk).

Sementara itu di Inggris, Woo-Sung saat itu telah lulus sekolah dan menikahi gadis kaya bernama Seon-Mi (Kim Bin-Woo). Saat kembali ke Korea untuk melanjutkan niatnya menghancurkan JS Company,  dia berjumpa dengan Ji-Soo, dan menyadari kalau dirinya masih mencintai Ji-Soo. Namun Woo-Sung tidak dapat meninggalkan Seon-Mi karena dia masih butuh dukungan harta keluarga istrinya itu. Woo-Sung akhirnya memilih cara terbaik agar hatinya tidak bercabang dan diliputi rasa galau : Membunuh Ji-Soo.



3. MONSTAR (몬스타)
Produksi  : Mnet & tvN
Ditayangkan : 17 Mei - 2 Agustus 2013
Total episode : 12

Drama musikal-komedi ini tampaknya cukup menarik juga untuk disimak. Mengisahkan tentang Yoon Seol-Chan (diperani Yong Jun-Hyung) - anggota boy band Men In Black - yang tanpa sengaja melakukan kekerasan terhadap salah seorang fans fanatiknya, sehingga menimbulkan masalah besar yang merusak reputasi grupnya. Untuk meredam berita yang menyebar, Seol-Chan diminta untuk mundur dahulu dari dunia hiburan dan melanjutkan sekolah kembali. Di sekolah, dia berkenalan dengan banyak siswa yang memiliki latar belakang yang berbeda namun punya 1 hasrat yang sama dengan dirinya : Bermusik.

Serial ini sekilas mirip dengan Glee karena banyak dihiasi dengan musik dan kerumitan kehidupan remaja. Cukup menyegarkan karena sepanjang seri, kita akan disuguhi lagu-lagu ceria yang asyik untuk disimak. Oya, sekedar info : Yong Jun-Hyung - pemeran Seol-Chan dalam serial ini - dalam kehidupan nyata adalah penyanyi dan rapper anggota boy band Beast.


4. UGLY ALERT (못난이 주의보) 
Produksi :  SBS
Ditayangkan : 9 Mei 2013 - sekarang
Total episode : 120

Serial ini mengisahkan tentang Gong Joon-soo (diperani Im Ju-Hwan), seorang pria yang baru usai menjalani hukuman di penjara setelah dituduh membunuh saudaranya sendiri.  Dia kemudian bekerja di perusahaan fashion milik Na Do Hee (Kang So Ra), seorang gadis yang berasal dari keluarga industri fashion. Sementara itu, ayah Joon-soo menikah dengan wanita lain, yang telah memiliki anak. Saat itu, Joon-soo harus belajar untuk bisa mengasihi keluarga barunya, serta menebus dosa dan kesalahan masa lalu yang menyebabkan kematian saudaranya.



5. PRINCESS AURORA (오로라 공주) 
Produksi : MBC
Ditayangkan : 20 Mei 2013 - sekarang
Total episode : 100

Serial ini mengisahkan tentang Aurora (Jun So-min), anak kesayangan dari seorang pemilik perusahaan besar di Korea, yang jatuh cinta dengan novelis Hwang Ma Ma (Oh Chang-suk). Masalahnya, cinta Aurora bertepuk sebelah tangan karena Hwang Ma Ma adalah orang yang sangat pemilih dan rese banget. Walau demikian, cinta Aurora sangat besar dan dia berjuang mati-matian untuk mendapatkan perhatian dan hati Hwang Ma Ma. Selain mengisahkan kisah cinta Aurora - Ma Ma, serial ini pun banyak menyoroti kehidupan keluarga mereka. Cukup menghibur dan menyenangkan untuk ditonton.



6. CRUEL CITY (무정도시) 
Produksi : jTBC
Ditayangkan : 27 Mei - 30 Juli 2013
Total episode : 20

Mungkin Anda yang suka dengan film-film bertema spionase, serial ini bisa jadi pilihan. Mengisahkan yang awalnya berjudul Undercover (언더커버) ini mengisahkan tentang Yoon Soo-min (Nam Gyu-Ri), seorang anggota polisi yang kehilangan rekan kerjanya karena tewas terbunuh setelah menyusup ke dalam anggota sindikat narkoba. Soo-min kemudian memilih untuk melakukan penyamaran dan menyusup ke dalam sindikat itu demi menuntaskan pekerjaan rekannya itu. Selama penyusupan, dia jatuh hati pada Jung Shi-hyun (Jung Kyung Ho), pemimpin sindikat yang ternyata turut andil dalam kematian rekan kerja Soo-min.



7. DATING AGENCY : CYRANO   (연애조작단  :   시라노 )
Produksi : tvN
Ditayangkan : 27 Mei - 16 Juli 2013
Total episode : 16

Diangkat dari film layar lebar Cyrano Agency (시라노; 연애조작단; 2010), drama komedi ini mengisahkan tentang sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah tim bernama Cyrano yang bertugas membuat suasana romantis bagi para klien yang menyewa jasa mereka. Uang hasil usaha mereka akan digunakan untuk merenovasi sebuah gedung teater tua yang terletak di dekat rumah mereka. Serial ini merupakan seri keempat dari serial drama remaja "Oh Boy" produksi tvN. Sebelumnya, serial "Oh Boy" yang telah diproduksi dan ditayangkan adalah Flower Boy Ramen Shop (2011), Shut Up Flower Boy Band (2012), dan Flower Boy Next Door (2013). Walau merupakan bagian dari serial "Oh Boy", kisah Cyrano tidak ada kaitannya dengan serial "Oh Boy" sebelumnya.



8. SHARK (상어) 
Produksi : KBS2
Ditayangkan : 27 Mei - 30 Juli 2013
Total episode : 20

Serial yang punya judul alternatif Don't Look Back : The Legend of Orpheus ini merupakan seri ketiga dari trilogi "Revenge" karya sutradara Park Chan-hong dan Kim Ji-woo. Seri sebelumnya adalah Ressurection (2005) dan The Devil (2007). Walau demikian, ketiga serial itu sama sekali tidak ada hubungan dan masing-masing berdiri sendiri.

Dalam sebuah insiden tabrak lari yang disengaja oleh anggota keluarga pemilik Gaya Hotel Group, Han Yi-soo (Kim Nam-gil) nyaris tewas. Dia hanya bisa menyaksikan ayahnya meregang nyawa setelah kecelakaan itu. Beruntung dirinya diselamatkan dan diasuh oleh keluarga Jepang yang kaya dan berpengaruh. Setelah 12 tahun tinggal di Jepang, Yi-soo kembali ke Korea dengan identitas baru dan dengan hati-hati menyiapkan plot untuk menjebak dan menghancurkan orang-orang yang telah menghancurkan keluarganya.



9. I HEAR YOUR VOICE (너의 목소리가 들려)
Produksi : SBS
Ditayangkan : 5 Juni - 25 Juli 2013
Total episode : 16

Diperani Lee Bo-young, Lee Jong-suk, Yoon Sang-hyun, dan Lee Da-hee, serial drama fantasi ini mengisahkan tentang Jang Hye-sung (Lee Bo-young), seorang pengacara yang terkenal karena kepandaian serta "mulut pedas"-nya yang selalu berhasil membela para kliennya. Kali ini dia mendapatkan sebuah kasus berat di mana kliennya adalah orang yang dinyatakan bersalah secara hukum dan hanya punya 1% kemungkinan bebas dari hukuman mati. Dengan dibantu Cha Kwan-woo (Yoon Sang-hyun) - seorang polisi yang juga pengacara pemerintah - serta Park Soo-ha (Lee Jong-suk), seorang anak berusia 19 tahun yang memiliki kemampuan untuk mendengar pikiran setiap orang, mereka bertiga harus berjuang untuk menyelamatkan sang klien dari kesalahan peradilan.

Serial ini tampaknya cukup  digemari. Terbukti dari rating setiap episodenya yang selalu baik. Saat episode pertama ditayangkan, serial ini hanya dipandang sebelah mata oleh penonton Korea dan hanya duduk di posisi 17. Namun sejak episode kedua dan selanjutnya, rating serial ini langsung naik dan bertahan di posisi 2. Hal ini menunjukkan kalau serial ini sangat diminati dan menjadi tontonan yang paling dinanti.



10. THE QUEEN'S CLASSROOM (여왕의 교실)
Produksi : MBC
Ditayangkan : 12 Juni - 1 Agustus 2013
Total episode : 16

Serial yang dibuat-ulang berdasarkan serial Jepang berjudul sama ini adalah serial drama-komedi yang cukup menarik untuk disimak. mengisahkan tentang seorang guru SD bernama Ma Yeo-jin (Ko Hyun-jung), seorang guru yang tegas dan selalu menjadi pelindung bagi anak didiknya. Namun di sisi lain, jika sang anak melakukan kesalahan dan menantang dirinya, Guru Ma selalu menggunakan cara-cara unik untuk bisa membuat anak itu "takluk" padanya.

Satu waktu, Guru Ma dipindahkan untuk menjadi Wali Kelas 6-3 yang terkenal luar biasa badung dan nakal. Di kelas itu, Guru Ma menghadapi kenyataan kalau dia adalah musuh yang berusaha disingkirkan oleh anak-anak didiknya itu. Dengan berbagai cara, Guru Ma berusaha mendekati muridnya dan membuktikan bahwa dirinya tidak hanya sekedar guru yang bertugas mendidik dan mengajar, namun juga seorang pelindung yang akan melindungi dan mempersiapkan anak-anak didiknya untuk dapat bertahan menghadapi kehidupan yang sangat keras.


Dan akhirnya... inilah 5 serial drama terakhir yang batal ditayangkan di TVB. Sama seperti 10 serial terdahulu, 5 serial ini pun sebenarnya berpotensi untuk meraih rating yang cukup tinggi. Namun entah mengapa, TVB memutuskan untuk tidak memproduksi atau bahkan membatalkan penayangan serial tersebut di layar kaca.

11. The Beauty of Versatility <玉面玲瓏>
Serial The Beauty of  Versatility mengambil cerita dari karya sastra klasik China terkenal, yaitu Dream of The Red Chamber. Serial ini merupakan drama-seri yang paling banyak dibicarakan orang di tahun 2007 silam. Sebelum ditayangkan, serial yang rencananya dibuat dalam 30 episode ini telah banyak mendapatkan respon yang positif dari para kritikus. The Beauty of Versatility menceritakan kehidupan penguasa Rongguo legendaris Wang Xifeng (diperani Ada Choi),yang terkenal karena kecerdikan dan ketajaman pikirnya. Selain Ada Choi, pemeran lain yang ikut mendukung serial tersebut adalah Joyce Koi, Joe Ma, Anne Heung, Natalie Tong, Bernice Liu, dan Shirley Yeung.

Namun entah mengapa, serial ini tidak pernah ditayangkan dan TVB tidak menyebutkan alasannya. Spekulasi merebak. Banyak orang menyebutkan kalau penyebab serial ini tidak pernah ditayangkan karena salah casting. Dua pendukung serial yang dituding menjadi "biang kerok" penyebab gagalnya penayangan serial ini adalah Joyce Koi dan Shirley Yeung. Joyce Koi yang berperan sebagai Joa Baoyu, dianggap tidak mampu menampilkan sosok Baoyu yang cerdas dan riang. Begitu juga dengan Shirley Yeung yang memerani Lin Daiyu, seorang gadis tegar namun lemah dalam hal percintaan. Shirley dinilai gagal membawakan karakter Daiyu. Bahkan aktingnya cenderung stabil dan monoton, sehingga sangat membosankan.



12. Li Keyong and the Thirteen Treasures <李克用與十三太保>
Kisah Li Keyong adalah salah satu kisah klasik yang cukup dikenal masyarakat China dan orang-orang yang mempelajari literatur China Kuno. Berdasarkan novel yang ditulis Ni Kuang, Li Keyong adalah satu satu penguasa yang pernah hidup di antara masa Dinasti Tang dan Song. Di masa di mana China kala itu dikuasai oleh 5 dinasti dan 10 kerajaan besar itu, Li berkuasa dan memerintah dengan tangan besi. Dia memiliki 12 anak angkat dan 1 anak biologis yang kesemuanya pada awalnya mendukung sang ayah. Namun karena kekuasaan dan harta, salah satu anak sang penguasa membelot dan diam-diam menjebak sang ayah serta semua saudaranya, sehingga satu-persatu mereka tewas dibantai oleh musuh.

Legenda Li Keyong dan ketiga belas anaknya ini sebelumnya sudah pernah dibuat dalam beberapa versi. Tahun 1970, kisah Li Keyong pernah diangkat Shaw Brothers ke layar lebar dengan judul The Heroic Ones. Film itu diperani oleh David Chiang, Ti Lung, dan Fu Sheng. TVB sendiri tahun 1993 pernah membuat serial Li Keyong berjudul The Wild Bunch, yang diperani Felix Wong, Idy Chan, dan Kent Tong.

Li Keyong yang rencananya akan ditayangkan tahun 2008 silam ini dibuat dengan alur yang berbeda dan cukup kontroversi. Untuk pembuatan serial ini, TVB menggaet semua aktor dan aktris baru yang kala itu belum dikenal banyak orang : Elliot Ngok, Ron Ng, Shirley Yeung, Michael Tse, Raymond Wong, Savio Tsang, Joel Chan, Stefan Wong, Francois Wong, dan Au Sui Wai. Sayangnya, ambisi TVB untuk membuat serial Li Keyong ini akhirnya harus dikubur karena rumitnya pembuatan skenario.


13. The Monk <武偈大師>
Sama seperti sinetron di Indonesia, Hong Kong pun sering membuat serial drama televisi bertema religius. Namun berbeda dengan sinetron yang selalu mendapatkan rating yang baik, drama religi di Hong Kong tidak selalu mendapatkan rating yang baik. Hal ini disebabkan penonton Hong Kong bukan masyarakat yang fanatik dengan agama mereka sendiri. Serial drama televisi pun bagi mereka murni hiburan, dan bukan alat "penyebaran ajaran agama tertentu". Jadi jangan heran, jika serial drama religi di Hong Kong kurang diminati dan jarang dibuat. Kalau pun dibuat, jarang ratingnya bagus. Salah satunya adalah serial The Monk.

Bulan November 2009, serial ini diproduksi TVB dan rencananya akan ditayangkan awal tahun 2010. Serial ini mengisahkan tentang seorang Pendeta Budha bernama Mokit yang telah bertapa bertahun-tahun di gunung, lalu turun ke dunia masyarakat untuk menghentikan 3 Racun dalam ajaran Budha, yaitu : Hasrat, Kebencian, dan Ketidakperdulian. Serial religius ini ternyata

Serial ini dikecam para penonton karena pemilihan pemerannya yang dinilai keliru. Bosco Wong yang saat itu baru beberapa tahun merintis karir sebagai artis drama serial TVB, terpilih menjadi pemeran utama serial ini. Para penonton menilai Bosco belum matang untuk menjadi pemeran utama, dan harusnya peran tersebut diberikan kepada aktor TVB lain yang lebih senior. Serial yang juga diperani Kate Tsui, Michael Tse, Sunny Chan, dan Lau Siu Ming ini hanya mendapat respon positif beberapa penonton saja, sehingga akhirnya TVB memutuskan untuk menghentikan penayangan serial ini setelah tayang 1 episode.


14. The Mole <鼴鼠>
Salah satu serial spionase yang pernah dibuat oleh TVB adalah serial ini. Mengambil alur cerita yang mirip dengan Infernal Affairs,  The Mole mengambil setting Perang Dunia Kedua, tentang sepak terjang tiga agen rahasia wanita Pemerintah China yang menyusup dan menghancurkan militer Jepang. Namun, tanpa mereka sadari, salah satu dari tiga agen tersebut ternyata adalah mata-mata Jepang yang justru disusupkan untuk mengetahui gerak-gerik Pemerintah China.

Diperani Roger Kwok, Sonija Kwok, Bernice Liu, Shirley Yeung, dan Susan Tse, serial ini menjadi bahan pembicaraan yang serius di antara para penikmat serial drama TVB. Walau alurnya cukup menarik, namun pemilihan pemerannya dinilai banyak orang kurang tepat. Meski sudah dipromosikan cukup gencar tahun 2011, TVB akhirnya memutuskan untuk tidak memproduksi serta menayangkan serial ini.


15. Legend of Empress Lu <呂后傳> dan Lu for King <呂氏為王>
Sebuah langkah kontroversi yang dilakukan TVB tahun 2012 kemarin adalah dengan mengumumkan rencana pembuatan 2 serial bertema sama yang akan ditayangkan sekaligus di waktu yang nyaris bersamaan. Kedua serial tersebut adalah Legend of Empress Lu dan Lu For King.

Legend of Empress Lu akan diperankan Kevin Cheng, Maggie Cheung Ho Yee, Kristal Tin, Kenny Wong, dan Oscar Leung.

Sedangkan Lu For King akan diperani Bosco Wong, Tavia Yeung, Eddie Cheung, Sharon Chan, Ben Wong, dan Mandy Wong.

Kedua seri yang rencananya tayang di tahun 2012 itu memiliki alur cerita yang nyaris mirip, yaitu tentang kisah kehidupan Ratu Lu, kaisar wanita pertama di China. Produksi Legend of Empress Lu sendiri sebenarnya sudah dilakukan sejak awal tahun 2011 dan rampung di tahun 2012. Sedangkan Lu For King diproduksi tahun 2012 dan rampung di tahun yang sama. Sebenarnya Lu For King sudah direncanakan untuk diproduksi beberapa tahun silam. Namun karena terkendala dengan masalah casting, serial tersebut akhirnya baru diproduksi di tahun 2012.

Namun beberapa saat sebelum tanggal tayang, TVB memutuskan untuk tidak menayangkan kedua serial tersebut. Tidak jelas alasan TVB membatalkan penayangan, namun banyak orang menduga hal ini disebabkan rasa ketidaknyamanan TVB pada hasil Lu For King karena tidak didukung aktor dan aktris yang pas. Salah satu aktor yang "seharusnya" bermain dalam serial tersebut adalah Gallen Lo. Saat ditawarkan bermain dalam serial tersebut, Lo menolak. Selain itu, konflik kontrak kerja sama antara TVB dan Maggie Cheung, yang diakhiri dengan hengkangnya Cheung dari TVB, menjadi penyebab pembatalan rencana penayangan serial ini.



Setelah minggu lalu saya menampilkan 5 drama unggulan Hong Kong yang dibatalkan penayangannya oleh TVB, maka kali ini saya menampilkan 5 drama lain yang pernah ditayangkan namun dibatalkan oleh TVB karena berbagai alasan. Berikut ini adalah drama tersebut.

6.  Storm of Hallucinations <迷幻風暴>
Sempat dibuat dalam bentuk teaser trailer yang ditayangkan tahun 2002, serial produksi TVB yang diperani Ekin Cheng, Raymond Lam, dan Michael Tse ini mengisahkan tentang kehidupan sekelompok polisi yang tergabung dalam tim fiksi Hong Kong's Narcotics Bureau. Film yang digadang-gadang sebagai serial drama polisi paling realistis ini ternyata berisi banyak adegan remaja yang mabuk-mabukan, penggunaan narkoba yang berlebihan, serta adegan kematian. Hal ini tentu mengenyitkan kening para Eksekutif TVB yang kala itu belum bisa menerima tayangan seperti itu dalam produksi mereka. Akibatnya serial ini batal diproduksi.

Sepuluh tahun kemudian, tepatnya tahun 2012, TVB membuka berkas lama mereka dan "menemukan" kembali trailer tersebut. Merasa ide itu cukup "fresh" maka TVB kemudian membuat serial berjudul Highs and Lows <雷霆掃毒> dengan alur yang mirip dengan Storms of Hallucinations. Raymond Lam turut serta bermain dalam serial Highs and Lows.


7. Time for Feng Shui <時來玄到>
Serial ini adalah serial drama modern  yang awalnya akan ditayangkan TVB antara akhir 2003 atau awal 2004, di mana serial ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang menguasai pengetahuan Feng Shui dan Filosofi Xuanxue, yang juga dikenal dengan sebutan Neo-Taoism. Untuk mendukung serial ini, TVB menggaet DericWan, Jessica Hsuan, Eddie Kwan, dan Adia Chan. Namun saat shooting baru berlangsung beberapa saat, tiba-tiba Deric keluar dan memilih berperan dalam serial The Vigilante In The Mask. Akibat kepergian Deric, skenario terpaksa harus dirombak. Namun perombakan itu ternyata tidak selesai-selesai, sehingga membuat berang para pendukung lain dan proses shooting menjadi tertunda berbulan-bulan. Karena kondisi itu, maka TVB akhirnya memutuskan untuk menghentikan proyek pembuatan serial ini.



8. Club Foot <鬼脚七>
Xiong Xin Xin
Salah satu serial spin-off Master Kungfu Wong Fei Hung yang paling banyak dibicarakan orang di tahun 2005 adalah serial ini. TVB sudah mengumumkan untuk membuat serial spin-off Wong Fei Hung, yaitu dengan menampilkan kehidupan sosok salah satu murid Wong Fei Hung yang cukup fenomenal : Gui Ciao Chi. Karakter Gui Chiao Chi sebelumnya pernah muncul dalam film layar lebar Once Upon A Time in China 3 (diperani Xiong Xin Xin). Awalnya dia adalah llawan Wong Fei Hung. Namun kelak menjadi pendukung, bahkan murid Wong Fei Hung yang paling disegani. Petualangan Gui Ciao Chi juga pernah diadaptasi oleh Yuen Biao dalam film layar lebar Once Upon A Chinese Hero (1993).

Awalnya, TVB berencana memproduksi serial ini di tahun 2005 dengan menggandeng aktor papan atas Hong Kong Nick Cheung, Yuen Wah, dan Shirley Yeung. Namun entah kenapa, serial yang rencananya dibuat dalam genre action-comedy ini tidak pernah terwujud. TVB sendiri hingga hari ini tidak pernah menjelaskan alasan pembatalan pembuatan serial tersebut.



9.  Unlucky Magic <撞板法術 >
Tahun 2003 silam, TVB pernah menayangkan teaser trailer serial bergenre komedi-fantasi ini. Serial yang diperani Bobby Au Yeung, Nancy Sit, Niki Chow, Raymond Lam, Lo Hoi Pang, Ronald Cheung, Jack Wu, Claire Yiu, dan Sherming Yiu ini menceritakan tentang seorang pelajar di masa kerajaan yang terus-menerus gagal dalam ujian. Satu ketika dia berjumpa dengan seorang peri cantik yang kemudian membantunya belajar agar lulus ujian. Caranya adalah dengan menyihir sang pelajar agar dia memakan semua tulisan di dalam buku pelajarannya mana kala dia lapar. Alur cerita yang kedengarannya "aneh" ini mengandalkan banyak sekali penggunaan teknologi CGI. Walau banyak kalangan yang menilai serial ini cukup unik dan layak ditonton, TVB memutuskan untuk tidak memproduksi serial ini dengan alasan yang tidak jelas.


10. Possessed <鬼迷心竅>
Antara tahun 2000 - 2005, Louis Koo dan Jessica Hsuan menjadi pasangan aktor / aktris TVB yang paling digemari penonton serial drama Hong Kong. Keduanya sering dipasangkan dalam berbagai serial dan rating serial yang mereka perani bersama selalu tinggi, tidak perduli genre apapun yang mereka mainkan. Namun dalam salah satu serial bergenre drama-supernatural berjudul Possessed, pihak TVB memutuskan untuk tidak menayangkan serial tersebut, walau mereka menyadari kalau rating serial tersebut mungkin bisa sama tinggi seperti serial duet Louis Koo - Jessica Hsuan lainnya.

Serial Possessed menceritakan tentang sepasang suami-istri yang kehidupan pernikahan mereka diambang kehancuran ketika sang suami kerasukan roh jahat yang menuntut balas terhadap orang yang menghabisi nyawanya. Serial ini diproduksi tahun 2003 dan seharusnya tayang di akhir tahun tersebut.  Namun baru juga produksi berjalan 1 episode, tiba-tiba peran Louis dan Jessica diganti Lawrence Ng dan Yoyo Mung. Selain itu, perubahan skrip yang terus-menerus, menyebabkan penyelesaian serial ini terus tertunda. Karena itulah TVB akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi serial ini.


(Bersambung ke seri 3)
Selama kurun waktu 20 tahun ini, TVB ternyata telah cukup banyak membatalkan produksi dan tayang serial drama mereka. Hal ini tidak saja mengecewakan banyak penonton serta pendukung serial tersebut, tetapi juga para investor  Banyak hal yang menjadi penyebab pembatalan penayangan serial tersebut. Mulai dari pemotongan budjet produksi, hingga batalnya kontrak kerja karena alasan tertentu. Hal ini sebenarnya sangat disayangkan, mengingat sebenarnya sebagian serial yang dibatalkan tersebut memiliki rating yang cukup tinggi dan ceritanya juga menarik.

Dari catatan saya, setidaknya ada 15 seri drama produksi TVB ber-rating baik atau berpotensi menjadi serial yang sangat diminati tapi penayangannya dibatalkan. Berikut ini adalah 5 serial pertama.

1. Young Worker Gets Married <打工仔娶老婆>
Serial ini pernah ditayangkan di TVB tahun 1999 silam, serial drama bergenre komedi ini menceritakan tentang seorang gadis muda yang hidup dalam keluarga sederhana di Hong Kong. Karena tidak bisa melanjutkan sekolah, dia terpaksa harus bekerja guna mendukung ekonomi keluarganya. Berbeda dengan serial televisi lain yang banyak menampilkan perseteruan kalangan atas untuk memperebutkan harta warisan atau perusahaan, serial ini justru menampilkan keseharian kaum pekerja level bawah serta kesulitan hidup yang mereka hadapi. Diperani Cheung Tat Ming, Dayo Wong, Wong He, dan Florence Kwok, serial dengan premis yang menarik ini sayangnya hanya ditayangkan 1 episode saja.


2. Web of Law <法網群英>
Serial ini pun pernah tayang di TVB tahun 1999. Diperani Lawrence Ng, Maggie Shiu, Elaine Ng, dan Felix Lok, serial bergenre dunia hukum ini merupakan versi lain dari serial genre hukum produksi TVB yang pernah sukses sebelumnya, yaitu File of Justice <壹號皇庭>. Sayang, baru juga diproduksi 5 episode, serial ini dihentikan penayangannya setelah produsernya, Gary Tang, keluar dari TVB. Beberapa tahun kemudian, TVB membuat remake serial ini dengan judul The Legal Storm <律政風雲>. Sayangnya, serial ini tidak pernah tuntas diproduksi hingga hari ini.


3. Storm of the Walled City <城寨風雲>
 Serial ini merupakan serial bergenre action-thriller yang berbeda dari biasanya. Serial yang dipersiapkan untuk tayang tahun 2000 ini menceritakan kehidupan masyarakat di kota Kowloon tahun 1960 di mana saat itu, Kowloon merupakan kota yang masih kacau dan terpecah-pecah, di mana sebagian daerah dikuasai oleh Militer China, sebagian oleh triad, dan sebagian lagi oleh polisi korup. Frankie Lam, Gallen Lo, Yvonne Yung, dn Florence Kwok menjadi pendukung serial tersebut. Dengan alur cerita yang sangat cepat dan menegangkan, serial ini sebenarnya sudah meraup banyak penonton setia saat ditayangkan. Namun TVB terpaksa menghentikan penayangan serial ini setelah memasuki episode kedua karena mahalnya biaya produksi, terutama biaya pembuatan set kota tua Kowloon.

Walau tidak ditayangkan lagi, namun ada kabar baik yang saya peroleh sehubungan dengan serial ini : Donnie Yen tertarik untuk membuat versi layar lebar serial ini.  Shooting-nya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.


4. Cheung Po Tsai <張保仔>
Serial kolosal ini hanya sampai proses pembuatan trailer dan tidak dilanjutkan lagi oleh TVB. Serial yang rencananya tayang tahun 2000 ini mengisahkan tentang kehidupan Cheung Po Tsai, pemimpin bajak laut populer asal Kanton yang pernah menggetarkan dan menguasai Samudra Pasifik serta kawasan Asia Tenggara. Sosok Po Tsai sudah pernah muncul di film Jackie Chan berjudul Project A (1983), dan Once Upon A Time in China 5 (1995).  Guna mewujudkan serial ini, TVB secara khusus membentuk tim untuk mengumpulkan semua dokumen berkenaan dengan sosok Po Tsai. Selain itu, untuk pendanaannya, TVB menggandeng CCTV-China dengan harapan produksi kolosal ini dapat terwujud. Namun ternyata produksi serial ini sangat tidak mudah, terutama penggambaran perang di laut. TVB berusaha mengantisipasinya dengan membuat perang itu dengan teknik komputer grafik. Namun karena teknologi saat itu belum secanggih sekarang, maka kualitasnya pun jadi buruk. Hal ini diperparah dengan hengkangnya Louis Koo, pemeran utama Po Tsai, karena kelelahan usai menyelesaikan produksi serial TVB yang lain (At the Threshold of An Era). Karena masalah-masalah itu, maka TVB akhirnya memutuskan untuk tidak memproduksi serial kolosal ini.


5. The Dangerous <高危分子>
 Serial yang rencananya ditayangkan tahun 2001 ini menceritakan tentang tiga orang mantan narapidana dengan kemampuan beladiri dan pengetahuan teknologi yang direkrut oleh Kepolisian Hongkong untuk menyelesaikan berbagai kasus mustahil dan sulit dilakukan. Mirip Mission Impossible dengan pendekatan yang cocok dengan budaya Asia. Serial yang diperani Louis Koo, Bowie Lam, dan Moses Chan ini sebenarnya sudah menarik banyak penonton saat trailernya ditayangkan oleh TVB. Sayangnya, karena alotnya negosiasi dengan sponsor, TVB terpaksa membatalkan pembuatan serial ini.


(Bersambung ke Seri Ke-2)
Sebuah film "underdog" produksi China berjudul American Dreams in China (中国合伙人) tiba-tiba menjadi pembicaraan hangat di kalangan penikmat film, terutama mereka yang tinggal di China. Betapa tidak, film berbudjet RMB 60 juta ini memecahkan rekor sebagai film terlaris tercepat yang bisa menembus pendapatan dari penjualan tiket lebih dari RMB 100 juta hanya dalam waktu 3 hari sejak dirilis. Dan dalam seminggu, film ini sudah mengantungi perolehan penjualan tiket hingga RMB 400 juta. Padahal, saat dirilis tanggal 19 Mei 2013 silam, film ini harus bersaing langsung dengan Iron Man 3, Star Trek Into Darkness, dan So Young (致青春; film debut penyutradaraan Vicki Zhou) yang tergolong film unggulan. Namun di luar dugaan, American Dreams mampu mengalahkan film-film tersebut.

Peter Chan
Film yang disutradarai Peter Chan dan diperani Tong Dawei, Deng Chao, serta Huang Xiaoming ini mengangkat kisah nyata tiga orang mahasiswa China yang miskin, kemudian merantau ke Amerika Serikat dan berhasil menjadi multi-jutawan pemilik franchise sekolah bahasa Inggris terbesar di Amerika. Dengan setting tahun 1980an, saat perekonomian China baru mulai bertumbuh, sepanjang film akan menceritakan tentang perjuangan selama tiga puluh tahun ketiga mahasiswa tersebut dalam meraih mimpi mereka di Amerika Serikat.

Para kritikus memberikan acungan jempol atas kecerdasan Peter Chan dalam menangkap realitas kehidupan masyarakat China serta perjuangan mereka di negeri orang. Selain itu, pemilihan lagu-lagu latar dalam film itu pun diacungi jempol karena dinilai sangat cocok dengan kondisi yang ditayangkan dalam film. Secara keseluruhan, film ini adalah salah satu film yang sangat menarik untuk ditonton. Sederhana. Ringan. Namun penuh makna, terutama karena menampilkan perjuangan yang tidak mudah untuk meraih kesuksesan. Moral yang ingin disampaikan film ini adalah : Untuk meraih mimpi diperlukan perjuangan yang tidak sebentar dan usaha keras yang pantang menyerah.


DO YOU KNOW? 
Saat ditayangkan premier di Hong Kong tanggan 31 Mei 2013 silam, para artis Hong Kong papan atas Hong Kong - seperti Leon Lai, Aaron Kwok, Nick Cheung, Chingmy Yau, Jacky Cheung, Tony Leung Ka Fai, Fala Chen, Kenny B, Shawn Yue, Dalvin Choy, dan lain-lain - hadir untuk menonton film tersebut. 


Dalam penayangan premier di Hong Kong tersebut, hadir pula Anita Yuen yang ikut menonton film tersebut dan melakukan sesi foto bersama usai menonton film. Di tahun 1990an, saat Anita Yuen baru menjadi artis top Hong Kong, dia sempat menjalin hubungan dan menjadi kekasih Peter Chan. Namun setelah menikah dengan Julian Cheung - aktor dan juga penyanyi populer di Hong Kong - tahun 2001, mereka sudah tidak pernah bertemu lagi. Banyak orang berspekulasi kalau kehadiran Anita Yuen dalam acara premier tersebut menunjukkan masih adanya hubungan di antara mereka. Namun Anita Yuen dan Peter Chan menunjukkan kepada publik kalau hubungan asmara mereka di masa lalu benar-benar telah selesai dan hubungan mereka kini hanyalah sebagai hubungan dua sahabat saja. Tidak lebih.

Dari dana RMB 60 juta yang digunakan, lebih dari setengah dana itu digunakan untuk membayar lisensi lagu-lagu latar yang digunakan dalam film ini. Peter Chan berkelakar kalau biaya lisensi lagu jauh lebih mahal daripada pengerjaan efek khusus CGI.





Kabar mengejutkan saya dapatkan baru-baru ini, di mana Donnie Yen awal bulan Juni 2013 ini menyatakan mundur dari proyek Ip Man 3, padahal April lalu dia sudah memberikan konfirmasi untuk mendukung film tersebut. Apa yang terjadi?

Ternyata hal ini dikarenakan adanya perselisihan yang terjadi antara produser Raymond Wong dengan sutradara Wilson Yip, di mana Wong menginginkan anaknya - Edmond Wong - yang menyutradarai film tersebut. Akibat perubahan yang mendadak itu, Wilson protes pada Wong, namun tidak ditanggapi. Akhirnya Wilson Yip keluar dari proyek itu.
Wilson Yip dan Donnie Yen

Bersamaan dengan hengkangnya Yip dari proyek itu, Donnie Yen pun menyatakan mundur dari Ip Man 3. Sebagaimana diketahui publik, Donnie Yen dan Wilson Yip adalah sahabat kental yang sudah menjalin persahabatan mereka sejak bekerja sama dalam film SPL: Sha Po Lang (2005). Sejak itu, mereka telah menjadi pasangan tim yang solid dan selalu menghasilkan film-film box-office Hong Kong yang berhasil menembus pasar perfilman internasional. Hingga saat ini, telah 4 film yang mereka garap bersama dan sukses : SPL, Flash Point, Ip Man 1, dan Ip Man 2. Dan dengan mundurnya Wilson Yip dan Donnie Yen, proyek Ip Man 3 kini berada di ujung tanduk dan kemungkinan batal diproduksi.


KRONOLOGIS PROYEK FILM IP MAN 3
Pada awal tahun 2013, Raymond Wong mengumumkan rencananya untuk membuat Ip Man 3. Untuk itu, bersama Pegasus Motion Pictures, Raymond telah menyiapkan dana RMB 150 juta untuk pembuatan instalment ketiga franchise Ip Man. Raymond menjelaskan pula bahwa Ip Man 3 akan dimulai shootingnya bulan Juli 2013 dan pengambilan gambar akan dilakukan di Hangzhou. Filmnya sendiri akan dibuat dalam format 3D.

Namun, beberapa bulan kemudian, media mulai mengendus adanya masalah, terutama dalam pendanaan film Ip Man 3 setelah beberapa investor China yang tadinya mendukung proyek tersebut, tiba-tiba menyatakan mundur. Hal ini terjadi setelah dua film yang diproduseri Wong sebelumnya - Magic To Win dan Saving General Yang - jeblok dan gagal menjadi film box office. Walau Ip Man 3 berpotensi mendulang keuntungan seperti seri terdahulunya, namun para investor sudah sepakat untuk mundur.

Dengan dana yang terbatas, Wilson Yip kala itu menyarankan kepada Raymond untuk menghentikan sementara proyek Ip Man 3 dan mencari investor lain lebih dulu. Karena dengan dana yang terbatas, mau tidak mau biaya produksi harus dikurangi, dan efek khusus yang dibutuhkan untuk format 3D juga akan dikurangi, sehingga kualitas filmnya akan menjadi buruk. Lebih baik proyek dibuat sedikit terlambat daripada memaksakan mempertaruhkan reputasi dengan membuat film berkualitas rendah. Raymond Wong tersinggung dengan saran Yip dan memutuskan untuk menggantinya dengan Edmond Wong, anak Raymond Wong. Keputusan itulah yang membuat Wilson marah dan memutuskan untuk mundur, yang kemudian diikuti Donnie Yen.

Keluar dari proyek Ip Man 3, tidak lantas membuat Wilson Yip dan Donnie Yen menganggur. Banyak proyek yang sudah menunggu mereka. Bulan Juli 2013 mendatang, Wilson akan langsung menyutradarai film
Zhong Kui <鍾馗>. Sementara itu, Donnie akan menuntaskan film terbarunya The Iceman Cometh <3D冰封俠> dan One Person’s Martial Arts Circle <一個人的武林>.

Walau di tengah prahara dan diguncang isu bakal batalnya pembuatan Ip Man 3, Alvina Wong - anak perempuan Raymond Wong - menegaskan kepada publik, bahwa Ip Man 3 tetap akan jalan terus, walau tanpa Wilson Yip dan Donnie Yen, karena mereka tidak ingin melanggar kontrak yang sudah mereka sepakati dengan para investor yang ada saat ini.



Tampaknya tahun 2013 ini akan menjadi tahun yang cukup melelahkan bagi Jackie Chan. Betapa tidak : baru juga rampung melakukan promosi film terbarunya, CZ12, dia kini sudah berkutat dengan film Hong Kong Police Story 2013. Dan kabar yang lebih mengejutkan lagi : Jackie Chan akan ikut serta bermain dalam film The Expendables 3.

Kabar ini tentu sangat menggembirakan para fans Jackie Chan, karena sebelumnya banyak rumor yang mengatakan kalau Jackie akan terlibat dalam franchise The Expendables tersebut. Terlebih setelah Sylvester Stallone secara pribadi telah mendekati Jackie dan (waktu itu) mengajaknya untuk bergabung dalam The Expendables 2. Sayang, jadwal Jackie yang padat dan saat itu sedang memfokuskan diri menyelesaikan film CZ12, membuat Jackie terpaksa menolak ajakan Stallone.

Namun tanggal 3 Juni 2013 silam, dalam acara "An Academy Salute to Jackie Chan" yang diadakan di The Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Hollywood, Jackie Chan mengungkapkan kalau dia telah menandatangani kontrak untuk bermain dalam film The Expendables 3. Tentu saja hal ini sangat menggembirakan dan disambut hangat oleh para fans Jackie Chan.

Untuk instalment ketiga franchise The Expendables ini, Sylvester Stallone akan tetap duduk di kursi produser sekaligus penulis skenario. Kursi sutradara diberikan kepada Patrick Hughes, menggantikan sutradara Simon West yang sebelumnya menyutradarain The Expendables 2.

Selain Jackie Chan, aktor dan aktris senior lain yang telah berhasil didekati Sylvester Stallone adalah Wesley Snipes, Nicholas Cage, dan Milla Jovovich. Beberapa aktor lain yang masih didekati Stallone untuk ikut bermain dalam filmnya ini adalah Steven Seagal, Harrison Ford, dan Clint Eastwood.

Sebagai informasi, The Expendables adalah film eksyen super-seru yang seri pertamanya dirilis tahun 2010 silam dan menjadi salah satu film eksyen paling laris saat ini. Adalah ide Stallone untuk membuat film dengan menggaet para bintang eksyen papan atas Hollywood yang pernah populer di era 80 - 90an. Ide ini sempat dicibir banyak orang karena dianggap sebagai ide yang buang-buang uang saja. Terlebih lagi berdasarkan fakta dari produksi film sebelumnya, film yang diisi terlalu banyak aktor & aktris populer selalu flop dengan hasil merugi. Namun di luar dugaan, film Stallone tersebut laris di pasaran.

The Expendables 1 (2010) dibuat dengan budjet US$ 80 juta, ternyata mampu meraup keuntungan sebesar lebih US$ 274 juta. Film tersebut didukung oleh  Sylvester Stallone, Jason Statham, Jet Li, Dolph Lundgen, Randy Couture, Mickey Rourke, Eric Roberts, Steve Austin, Gary Daniels, Charisma Carpenter, Bruce Willis, dan Arnold Schwarzenegger. Di film ini, selain sebagai pemeran utama, Stallone juga bertindak sebagai Sutradara dan Penulis Skenario.


The Expendables 2 - beredar tahun 2012 - dibuat dengan budjet US$ 100 juta, ternyata mampu melampaui perolehan dari film pertamanya, yaitu US$ 312.5 juta. Mayoritas bintang yang bermain di seri pertama masih diikutsertakan dalam sekuel ini, yaitu : Stallone, Jet Li, Jason Statham, Dolph Lundgen, Randy Couture, Arnold Schwarzenegger, Bruce Willis, dan Charisma Carpenter. Sedangkan artis "baru" yang bergabung adalah Jean Claude Van Damme, Chuck Norris, Terry Crews, dan Liam Hemsworth.

Dan sama seperti seri sebelumnya, The Expendables 3 nanti tetap akan didukung oleh mayoritas bintang di seri sebelumnya. Jean Claude Van Damme pun - yang di seri sebelumnya berperan sebagai karakter antagonis bernama Jean Villain - akan tampil kembali dan menjadi karakter antagonis kembali yang bernama Claude Villain, saudara kembar dari Jean Villain yang telah tewas dibunuh di seri sebelumnya. Selain itu, muncul gosip yang beredar kalau Mel Gibson pun rencananya akan turut pula diajak Sylvester Stallone untuk menjadi berperan sebagai karakter antagonis dalam The Expendables 3. Berhasilkah Stallone mengajak Mel Gibson bergabung dalam filmnya? Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

Shooting The Expendables 3 akan dimulai bulan September 2013 mendatang dan rencananya film ini akan dirilis tanggal 15 Agustus 2014.





Tampaknya belakangan ini produser televisi Amerika sedang hobi-hobinya membuat serial thriller-psikologi mencekam dan brutal. Setelah kesuksesan serial Dexter yang ditayangkan sejak 2006 hingga hari ini, diikuti dengan The Following (yang reviewnya sudah saya bahas bulan lalu), kini muncul lagi serial terbaru berjudul HANNIBAL.

Diproduksi NBC, Hannibal merupakan adaptasi ketiga dari novel Red Dragon karya Thomas Harris. Sebelumnya, novel Red Dragon diadaptasi dalam bentuk film berjudul Manhunter (1986). Film yang disutradarai Michael Mann tersebut flop di pasaran. Tahun 2002, setelah film The Silence of the Lambs dan Hannibal sukses secara finansial, maka novel tersebut diadaptasi kembali menjadi sebuah film berjudul Red Dragon (2002) dengan sutradara Brett Ratner.

Film The Silence of The Lambs (1991) sendiri adalah film adaptasi dari novel berjudul sama, yang juga karya Thomas Harris. Film ini menjadi perbincangan banyak orang, merajai perolehan penghargaan dari berbagai ajang festival perfilman tingkat dunia, dan meraup keuntungan finansial yang luar biasa. Film ini pun mengangkat nama para pendukung film tersebut (Jodie Foster dan Anthony Hopkins, serta sutradara Jonathan Demme) menjadi populer dan dihormati penikmat film seluruh dunia.

Red Dragon merupakan prekuel dari novel dan film The Silence of The Lambs yang mana kisahnya menyoroti awal mula Hannibal Lecter - tokoh sentral dalam novel Red Dragon - dapat bergabung dan menjalin hubungan istimewa dengan FBI, yang tanpa mereka sadari, ternyata Hannibal adalah pembunuh paling berbahaya dan paling mengerikan yang harusnya mereka tangkap sejak dulu. Hannibal Lecter adalah pembunuh keji yang dikenal dengan julukan "Hannibal The Cannibal" karena senang membunuh korban, lalu mengambil bagian tubuh korbannya untuk dijadikan bahan masakan.

Dan berdasarkan novel Red Dragon inilah, maka dibuatlah serial televisi berjudul Hannibal. Saat artikel ini dibuat, serial dengan total 13 episode ini baru tayang 10 episode, dan rencananya semua episode serial ini akan tuntas tayang 20 Juni 2013 mendatang. Dengan tingginya rating serial ini, maka produser David Slade dan NBC memutuskan untuk membuat Season kedua Hannibal yang akan tayang awal 2014 mendatang.

Secara umum, serial Hannibal mengisahkan tentang Will Graham (diperani Hugh Dancy), seorang detektif yang punya kemampuan luar biasa untuk mengindetifikasi pelaku kriminal serta membaca kronologis kasus pembunuhan. Satu waktu, terjadi sebuah kasus pembunuhan yang mana semua korbannya adalah wanita muda yang tidak saling kenal, namun memiliki satu persamaan : mereka tewas dengan kondisi kehilangan salah satu bagian dalam tubuh mereka.

Karena menemui jalan buntu, maka FBI - dalam hal ini Jack Crawford (Laurence Fishburne), Agen Khusus Bagian Perilaku, yang juga atasan Graham - meminta bantuan Dr Hannibal Lecter (Mads Mikkelsen), seorang psikiatris forensik cerdas untuk membantu timnya mencari pelaku kejahatan brutal tersebut. Lecter setuju untuk membantu FBI dalam penanganan kasus.

Para Pendukung Serial Hannibal
Tanpa diketahui orang, ternyata Lecter-lah otak pembunuhan tersebut. Karena Lecter juga suka memasak dan menikmati kuliner yang nikmat, maka setiap kali membunuh, dia selalu mengambil bagian tubuh korbannya untuk kemudian diolah menjadi masakan. Dan tujuannya untuk membantu FBI tidak lain adalah untuk menutupi kecurigaan para FBI terhadap dirinya.

Selama menyelidiki kasus bersama Lecter, Graham menemukan begitu banyak orang yang tewas, termasuk para tersangka. Awalnya dia tidak terlalu menanggapi. Namun semakin lama, Graham mulai melihat ada kejanggalan-kejanggalan yang mengganggu, yang pada akhirnya mengarahkan kecurigaannya pada Hannibal Lecter.

Serial ini sangat menarik dan mencekam. Saya bahkan tidak dapat berhenti untuk terus menontonnya karena selalu ada kejutan tidak terduga serta alur ceritanya yang bergerak sangat cepat.


DO YOU KNOW?
Proyek pembuatan serial ini telah dilakukan sejak 2011. Katie O'Connell - Pimpinan Divisi Drama NBC - mengajak sahabatnya, Bryan Fuller (salah satu penulis serial Heroes yang fenomenal), untuk membuat naskah episode perdana Hannibal pada bulan November 2011. Saat O'Connell menginformasikan rencana pembuatan naskah tersebut kepada NBC, tanpa banyak bertanya, NBC langsung menggelontorkan dana untuk memproduksi episode perdana tersebut. Di bulan Februari 2012, saat skrip episode perdana baru rampung, NBC sudah langsung memesan 13 episode untuk 1 season.

Para produser serial Hannibal telah memutuskan untuk memproduksi setiap Season serial ini sejumlah 13 episode. Jika ratingnya bagus, maka rencananya serial ini akan dibuat hingga 7 Season (91 episode).

Jose Ramon Andres Puerta (dikenal juga dengan nama Jose Andres), chef asal Spanyol paling populer saat ini di Amerika karena masakan-masakannya yang "menggetarkan", diundang untuk menjadi konsultan kuliner dalam serial ini. Selain memberikan masukan cara memasak bagian-bagian tubuh manusia, Puerta juga memberikan peragaan dan pelatihan khusus cara mengolah daging manusia, mulai dari teknik pemilihan bagian tubuh, pengirisan, pemilihan dan penggunaan bumbu, hingga penyajian.

Karena serial ini banyak menampilkan adegan memasak dan teknik pengolahan masakan, maka semua episode Hannibal menggunakan judul nama masakan Perancis dan istilah istilah kuliner. Adapun judul setiap episode Season 1 adalah :
1. Aperitif  : Minuman beralkohol yang biasa diminum bersama makanan pembuka
2. Amuse-Bouche : secara harafiah berarti "makanan yang menyenangkan mulut", merupakan cemilan pembuka (appetizer snack) sebelum menikmati makanan utama.
3. Potage : sup kental atau bubur padat yang dimasak dengan daging dan sayur. 
4. Ceuf : bahasa Perancis yang berarti "telur"
5. Coquilles : masakan yang terbuat dari seafood maupun ayam yang dipanggang dengan saus dan biasanya disajikan di atas cangkang scallop .
6. Entree : makanan utama yang menggunakan bahan utama daging sapi, ayam, bebek, atau domba.
7. Sorbet : makanan penutup yang terbuat dari minuman sari buah yang didinginkan.
8. Fromage : salah satu jenis keju Perancis.
9. Trou Normand : minuman beralkohol dari fermentasi buah-buahan (mirip wine), diminum sebagai minuman penyegar dan penjedah antar makanan.
10. Buffet Froid : satu set lengkap makanan yang tersaji di meja, di mana para penikmat makanan mengambil sendiri makanan yang tersedia tersebut.
11. Roti : sesuai namanya dalam bahasa Indonesia, adalah roti yang biasa dimakan bersama dengan sup.
12. Releves : makanan yang terbuat dari daging dan disajikan sebagai salah satu makanan utama dalam jamuan makan dengan jumlah makanan yang banyak. Biasanya disajikan sebagai makanan setelah ikan dan sebelum sup. Seringkali merupakan masakan yang terbuat dari daging burung, atau daging hewan bertulang besar.
13. Savoureux :  dalam bahasa Perancis, secara harafiah berarti "Enak".

Salah satu stasiun televisi - KSL TV di Salt Lake City, Utah - menghentikan penayangan serial ini setelah tayang 4 episode. Hal ini terjadi setelah Scott D. Pierce, jurnalis Salt Lake Tribune, mengkritik serial tersebut karena terlalu sadis dan banyak mengumbar adegan seksual.

Dalam serial ini, Laurence Fishburne berperan sebagai Detektif Jack Crawford, dan Gina Torres berperan sebagai istri Crawford. Dalam dunia nyata, mereka berdua memang adalah pasangan suami-istri.


Tanggal 9 Juni 2013 mendatang, sebuah film wuxia akan beredar di China dan Hong Kong. Judulnya 7 Assassins. Film yang disutradarai sineas senior Eric Tsang dan Hung Yan Yan ini diperani oleh banyak aktor dan aktris papan atas Hong Kong yang pernah populer di era 80an - awal 2000an, seperti Felix Wong (Huang Je Hua), Ti Lung, Max Mok (Mo Shao Chung), Simon Yam, Gordon Lau, Ray Lui, Gigi Leung, dan lain-lain.

Filmnya mengambil setting di suatu masa pada jaman kerajaan China kuno, di mana saat terjadi perang besar, pemerintah mengumpulkan emas yang akan digunakan untuk mendanai perang dan persenjataan. Tidak disangka emas tersebut hilang dicuri orang. Untuk mendapatkan emas itu kembali, pemerintah menyewa 7 orang pendekar handal untuk mendapatkan emas itu kembali.

Ketujuh pendekar tersebut sebenarnya adalah para pendekar yang telah pensiun dan mengundurkan diri dari dunia persilatan. Namun saat ditawari pekerjaan tersebut, mereka langsung setuju untuk menerima tugas tersebut. Sebagian karena ingin merasakan kembali kejayaan mereka di masa lalu, serta membuktikan eksistensi mereka masih sanggup mengguncangkan dunia kang-ow. Namun sebagian lagi karena tergiur dengan emas yang hilang tersebut. Jika emas ditemukan, mereka bermaksud menguasai emas itu untuk diri mereka sendiri.

Selain perbedaan kepentingan yang membuat mereka cenderung mudah bertikai bahkan saling membunuh demi emas yang mereka cari, ternyata banyak juga orang yang berniat mendapatkan emas tersebut dengan berbagai cara.


Berbeda dengan film-film wuxia belakangan ini yang sudah banyak menggunakan teknologi CGI atau komputer animasi, 7 Assassins menggunakan efek alami, bahkan sama sekali tanpa sentuhan teknologi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi Eric Tsang pada film genre wuxia yang dulu sangat populer sebagai genre film eksyen paling populer di Asia, di mana dalam setiap adegannya menggunakan efek khusus yang sederhana, murah, dan meriah. Sekilas menonton trailer film ini, saya jadi teringat film-film wuxia era 90an yang populer seperti Once Upon A Time in China (trilogi Jet Li), Iron Monkey, dan lain-lain.

Satu hal yang menarik dari film ini adalah moral cerita yang diusung dalam 7 Assassins, di mana film ini mengangkat kembali tema jiwa ksatria yang jujur dan setia kawan. Mungkin menurut saya, film ini perlu ditayangkan di Indonesia dan ditonton oleh masyarakat Indonesia, serta menjadi film "wajib tonton" para petugas KPK. Selain dapat menyadarkan masyarakat tentang pentingnya hidup jujur, film ini pun (rasanya) mampu "menampar" orang-orang yang kerap melakukan korupsi, agar mereka bertobat.


Mungkin Anda yang lahir di era 90an akan berpikir kalau serial televisi yang saya bahas berikut ini adalah adaptasi modern dari kisah klasik berjudul sama yang menuturkan kisah cinta seorang anak petani dengan seorang pangeran yang dikutuk menjadi mahluk buruk rupa. Padahal tahun 1987 silam, pernah ada sebuah serial televisi produksi CBS berjudul tersebut dengan cerita yang berbeda jauh dari kisah klasik itu.

Serial televisi Beauty and the Beast versi 1987 menceritakan kisah cinta Asisten Pengacara Catherine Chandler (diperani Linda Hamilton) dengan Vincent (diperani Ron Perlman), pria berwajah singa yang tinggal di bawah tanah dan menjadi pelindung Catherine ke mana pun gadis itu pergi. Serial hasil kreasi Ron Koslow itu dibuat dalam 3 Season (ditayangkan oleh CBS sejak 25 September 1987 - 4 Agustus 1990) dan berhasil mengangkat nama Linda Hamilton serta Ron Perlman menjadi aktris dan aktor papan atas Hollywood. Serial tersebut pernah ditayangkan lengkap di salah satu televisi swasta di Indonesia tahun 1991-1993.

Kini, serial tersebut dibuat ulang dengan garis besar cerita yang mirip, namun dengan beberapa perubahan yang cukup signifikan. Beauty And The Beast versi terbaru diproduksi oleh The CW Television Network dan season pertama serial ini ditayangkan telah ditayangkan tanggal 11 Oktober 2012 - 16 Mei 2013 sebanyak 22 episode. Serial ini sukses dan mendapatkan sambutan yang luar biasa, sehingga The CW memutuskan untuk membuat Season kedua sebanyak 22 episode yang rencananya akan ditayangkan akhir tahun 2013 ini.

Serial ini dibuka dengan kisah Catherine Chandler (diperani Kristin Kreuk) yang kala itu masih menjadi mahasiswi yang bekerja sambilan di sebuah kafe. Satu malam, Catherine menyaksikan dua orang tidak dikenal membunuh ibunya. Dirinya pun nyaris tewas terbunuh, namun diselamatkan oleh seseorang yang identitasnya tidak dia ketahui.

Beberapa tahun kemudian, Catherine telah menjadi detektif NYPD yang menyelidiki kasus pembunuhan misterius. Kasus itu ternyata mempertemukannya dengan Vincent Keller (diperani Jay Ryan), seorang pria yang dinyatakan telah tewas dalam perang Afganistan beberapa tahun silam.Tanpa diketahuinya, Vincent adalah pria yang dulu menyelamatkannya dari 2 orang yang membunuh ibunya. Vincent sendiri adalah seorang dokter yang dijadikan prajurit eksperimen oleh Pemerintah Amerika untuk menjalani program Prajurit Super yang membuatnya bisa berubah menjadi mahluk buas saat sedang marah atau kesakitan.

Sepajang Season 1 kita akan disuguhkan petualangan Catherine dalam mengungkap berbagai kasus, sementara Vincent secara diam-diam melindungi Catherine sambil terus mencoba mencari formula untuk menyembuhkan dirinya.

Sebenarnya salah satu hal yang cukup mengganggu saya selama menonton serial ini adalah peran Kristin Kreuk sebagai Detektif Catherine Chandler yang terkesan "dipaksakan". Perannya sebagai Lana Lang di serial Smallville yang digambarkan sebagai sosok gadis cute yang lemah dan pasrah - ditambah lagi mimik wajahnya yang selalu sendu - telah terlalu solid melekat dalam benak saya.Walau pun Kreuk pernah mencoba "sangar" dengan memerani Chun-Li di film layar lebar Street Fighter : The Legend of Chun-Li (2009), namun tetap imej gadis lemah tersebut telah terlalu melekat. Ditambah akting Kreuk yang tidak berubah terlalu signifikan sejak bermain di Smallville hingga serial Beauty and The Beast, makin membuat minus penilaian saya terhadap Kreuk.

Hal senada tampaknya juga diserukan oleh beberapa kritikus terhadap serial ini. Kyle Anderson dari Entertainment Weekly memberikan nilai "C" kepada serial ini karena tidak memiliki pesona seperti yang ditampilkan dalam serial Beauty and the Beast versi 1986. Bahkan dia menyesalkan penampilan Vincent yang terlalu mirip Hulk daripada The Beast. Walau mendapatkan penilaian negatif dari kritikus, serial ini justru terpilih dan memenangi penghargaan People's Choice Award untuk kategori serial paling favorit (Favorite New TV Drama).


DO YOU KNOW? 
Proyek pengembangan serial Beauty And The Beast versi baru ini sudah berlangsung sejak September 2011. Ini adalah proyek pertama Mark Pedowitz, Presiden Direktur baru The CW Television Network, yang kala itu baru bergabung dengan The CW.

Walau lokasi tempat dalam serial ini adalah New York, keseluruhan shooting serial sebenarnya dilakukan di Toronto, Canada. Kristin Kreuk yang aslinya tinggal di Vancouver, memutuskan membeli rumah dan tinggal di Toronto agar dekat dengan lokasi shooting.





Memasuki bulan Juni, berarti kita sudah masuk bulannya musim "film-film rame", karena di Amerika sedang musim panas dan banyak sekolah libur. Para produser menggunakan momen ini untuk merilis film-film terbaik mereka karena saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari penjualan tiket bioskop. Hmm... kira-kira apa saja ya film pilihan yang kudu "wajib nonton" di bulan Juni?

THE PURGE (Release date : June 7, 2013)
Salah satu film thriller yang paling saya tunggu di bulan ini adalah The Purge. Film ini bersetting tahun 2022, di mana Amerika Serikat saat itu sedang dilanda krisis ekonomi cukup parah yang memicu tindak kriminal yang sangat tinggi. Untuk mengurangi tindak kriminal tersebut, maka Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan aturan pembebasan tindakan kriminal selama 12 jam setiap tahun. Pada periode yang disebut "The Purge" itu, Pemerintah membiarkan semua bentuk tindakan kriminal dan memberi kesempatan para pelaku kejahatan untuk melampiaskan emosi negatif mereka terhadap apaun selama itu. Polisi dan rumah sakit diliburkan. Semua penduduk pun diwajibkan tinggal di dalam rumah dan tidak diizinkan membuka pintu untuk tujuan apapun selama periode tersebut.

Masalah terjadi ketika "The Purge" dijalankan, tiba-tiba seseorang tanpa identitas berlari di tengah jalan mencari pertolongan. Dia berhenti di depan rumah keluarga James Sandin (diperani Ethan Hawke) dan minta tolong. Orang tersebut ditolong. Namun masalah mencuat karena ternyata para kriminal yang mengejar orang tersebut berusaha masuk ke dalam rumah keluarga tersebut. Nyawa James dan keluarganya terancam. Dan film ini akan menceritakan tentang perjuangan keluarga tersebut untuk bertahan hidup selama 12 jam dari serangan para kriminal.

Premis film ini berdurasi 85 menit ini cukup seru dan jelas tidak membosankan. Selain Ethan Hawke, film ini didukung pula oleh Lena Headey, Adelaide Kane, dan Max Burkholder, dengan sutradara James DeMonaco.


THIS IS THE END (Release Date : June 12, 2013)
Ini akan menjadi salah satu film komedi yang paling kocak dan ditunggu para moviegoers seluruh dunia. Betapa tidak, film ini dipenuhi banyak artis film dan penyanyi yang akan memerankan diri mereka sendiri. Ada James Franco, Jonah Hill, Seth Rogen, Danny McBride, Michael Cera, Martin Starr, Craig Robinson, Emma Watson, semua personel Backstreet Boys, dan Rihanna.

Disutradarai Evan Goldberg dan Seth Rogen (yang juga bermain dalam film ini dengan berperan sebagai diri mereka sendiri), film ini mengisahkan sekumpulan selebritis yang sedang berpesta di rumah aktor James Franco. Di tengah pesta, tiba-tiba mereka menghadapi kejadian di mana terjadi kiamat di bumi, dan hanya merekalah yang selamat. Sepanang film berdurasi 106 menit ini, kita akan menyaksikan kekonyolan-kekonyolan yang dilakukan para artis tersebut dalam menyikapi kiamat.

TRIVIA : Dalam sebuah adegan di mana Michael Cera diharuskan meraba pantat Rihanna dan Rihanna menampar wajah Cera, adegan itu ternyata harus diulang berkali-kali karena banyaknya kesalahan yang dilakukan Cera (entah sengaja atau tidak). Hal ini membuat Rihanna kesal, sehingga setiap kali re-take, Rihanna selalu menampar Cera lebih keras daripada take sebelumnya.


MAN OF STEEL (Release Date : June 14, 2013)
Film yang bertutur tentang petulangan Superman ini sudah saya ulas dalam artikel sebelumnya. Untuk informasi detil film ini, bisa Anda baca dalam artikel Man Of Steel yang saya buat.


THE BLING RING (Release Date : June 14, 2013)
Berbarengan dengan dirilisnya Man Of Steel, film The Bling Ring pun dirilis di tanggal yang sama. Film komedi remaja ini diambil dari kisah nyata tentang sekumpulan remaja putri yang menyebut diri mereka The Bling Ring (atau Hollywood Hills Burglar Bunch) yang berspesialisasi pada pencurian di rumah artis Hollywood. Kelompok yang dipimpin Rachel Lee / Rebecca (diperani Katie Chang) dengan bawahannya Nick Prugo / Marc (diperani Israel Broussard), Alexis Neiers / Nicki (Emma Watson), Tess Taylor / Sam (Taissa Garmiga), dan lain-lain tersebut tergolong sangat berani dan terorganisir. Aksi perampokan dan pencurian yang mereka lakukan sepanjang tahun 2008 - 2010 "melegenda" dan menjadi pembicaraan banyak orang, karena mereka berhasil membobol cukup banyak rumah selebritis, di antaranya rumah Paris Hilton, Orlando Bloom, Lindsay Lohan, Audrina Patridge, Megan Fox, Kirsten Dunst, dan lain-lain. Untuk membuat film ini tampak sangat realistis, Sofia Coppola - sutradara merangkap produser - mengikutsertakan semua artis korban aksi The Bling Ring sebenarnya dalam film ini.


WORLD WAR Z (Release Date : June 28, 2013)
Inilah film thriller-horror yang paling banyak dibicarakan orang belakangan ini. Film yang ceritanya diangkat dari novel berjudul sama karya Mark Brooks, dengan diperani Brad Pitt, Mireille Enos, James Badge Dale, Lucy Aharish, dan Matthew Fox, serta disutradarai Marc Foster ini mengisahkan tentang dunia di masa depan yang kacau-balau di mana epidemi virus misterius merebak dan manusia berubah menjadi zombie yang tidak terkalahkan. Gerry Lane (diperani Brtad Pitt), seorang staf PBB, berjuang melawan waktu untuk mencari anti-virus yang dapat membunuh para zombie. Film berbujet US$ 125 juta ini rencananya akan dibuat dalam 3 seri (trilogi).


WHITE HOUSE DOWN (Release Date : June 28, 2013)
Diperani Channing Tatum, Jamie Foxx, Maggie Gyllenhaal, dan disutradarai Roland Emmerich, film eksyen ini menceritakan tentang sekelompok teroris pimpinan Emil Stenz (diperani Jazon Clarke) berhasil menyusup dan menguasai Gedung Putih. Di waktu bersamaan, John Cale (diperani Channing Tatum) - seorang petugas kepolisian - yang saat itu sedang mengikuti tes anggota Secret Service, terjebak di dalam Gedung Putih bersama Presiden Amerika Serikat James Sawyer (Jamie Foxx) dan para staf Gedung Putih lain. Dengan kecerdikan dan nalar kuatnya - serta keterbatasan persenjataan yang ada- Cale berjuang keras untuk mengalahkan para teroris dan menyelamatkan Presiden.

Film ini memiliki kesamaan alur dengan film Olympus Has Fallen yang lebih dulu beredar Maret 2013. Secara finansial pun Olympus meraih kesuksesan yang cukup oke. Akankah White House Down akan melampaui kesuksesan Olympus? Kita lihat saja nanti.






NewerStories OlderStories Home