10 Film Dengan Alur Cerita Paling Membingungkan

Pada hakekatnya, ketika memutuskan untuk menonton film, kita berharap film yang kita tonton akan dapat menghibur kita, minimal untuk 90 menit di muka. Namun pada kenyataannya tidak semua film dapat membuat kita terhibur. Apalagi jika kita "salah" memilih film (mungkin tidak ada pilihan film menarik, sehingga "terpaksa" menonton hanya karena mencari hiburan yang tidak jelas), maka bisa jadi bukan hiburan yang kita dapat, malah sakit kepala usai menonton.

Sepanjang sejarah perfilman Hollywood, ada beberapa sineas dan sutradara film yang - atas nama seni dan film berkualitas - telah menghasilkan film legendaris yang disebut-sebut kritikus sebagai "film bermutu dan berkelas". Walau demikian, di mata penonton awam, film ini bukanlah sebuah film yang "menyenangkan" untuk ditonton, tapi bikin sakit kepala, karena alurnya yang tidak jelas, ceritanya yang membingungkan, dan pada akhirnya malah tidak memberikan konklusi apapun yang dapat dengan mudah dipahami penonton.

Ada banyak film seperti itu. Namun saya hanya memilih 10 saja film yang menurut saya paling bikin sakit kepala kalau sudah menontonnya, karena film tersebut benar-benar membingunkan. Jika Anda tertarik untuk terlihat "berkelas", silakan nonton film-film ini. Tapi tanggung sendiri efek samping usai menontonnya ya. Hehehehe....

1.2001 : A Space Odyssey (1968)
Film produksi Inggris karya sutradara Stanley Kubrick - yang merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Arthur C. Clarke - ini adalah salah satu karya "agung" di dunia perfilman yang telah diakui para kritikus film sebagai salah satu film terbaik higga hari ini. Sederhananya, film ini mengisahkan tentang perjalanan para astronot ke Jupiter, namun kemudian mendapatkan sinyal aneh di bulan yang membuat mereka mendarat di sana untuk menyidiki asal sinyal tersebut. Ternyata sinyal itu muncul dari sebuah kotak hitam misterius yang disebut Monolith. Penemuan itu nantinya akan menguak tabir tentang misteri evolusi manusia di dunia dan misteri jagat raya.

Walau terkesan "sederhana" jangan dikira film berdurasi 161 menit ini mudah untuk diikuti. Sepanjang film Anda akan menyaksikan banyak adegan panjang tanpa dialog dan hanya menampilkan kondisi hening di ruang angkasa (saya tidak bisa membayangkan, betapa membosankannya para penonton harus duduk "menikmati" suasana kosong dan sepi tersebut di bioskop). Hal ini diperparah dengan ending film ini yang menampilkan sosok astronot Dave Bowman (diperani Keir Dullea) yang mengintip melalui sebuah kaleidoskop, yang kemudian berubah menjadi bayi raksasa yang disebut sebagai "Star Child". Dan tanpa penjelasan lebih lanjut, film pun usai. Huh???


2.  Memento (2000)
Jauh sebelum terkenal karena trilogi Dark Knight yang dibuatnya, sutradara Christopher Nolan telah dikenal lebih dulu sebagai sutradara berbakat dengan visi yang luar biasa. Salah satu filmnya yang dipuja para kritikus adalah film ini. Diperani Guy Pierce, Joe Pantoliano, dan Carrie-Anne Moss, film ini mengisahkan tentang Leonard Shelby (Pearce) yang memburu orang yang memerkosa dan membunuh istrinya. Walau tampak sederhana, film ini juga sangat tidak mudah untuk diikuti. Alurnya tidak paralel dan lurus, namun bolak-balik. Hal ini diperparah dengan fakta bahwa Shelby menderita amnesia, sehingga secara logika sangat tidak mungkin baginya untuk mengingat kejadian tentang istrinya. Dengan alur dan fakta seperti ini, tentu penonton akan sangat bingung dan garuk-garuk kepala sepanjang film.


3. Eraserhead (1977)
Film arahan sutradara David Lynch ini menjadi salah satu film warisan dunia pilihan National Film Registry karena dinilai memiliki nilai "kultural, historikal, dan estetika yang signifikan". Film ini pun merupakan salah satu dari 100 film pilihan dalam Online Film Critics Society.

Eraserhead mengisahkan seorang pria bernama Henry Spencer (diperani Jack Nance) yang harus mengasuh anaknya yang mengalami kelainan fisik. Sepanjang film, Henry mengalami mimpi dan halusinasi aneh yang mana di dalam mimpinya itu selalu ada anaknya dan seorang wanita misterius yang muncul dari radiator.

Film horror-surealis yang dikemas dalam format hitam-putih ini sarat dengan adegan seksual, wajah aneh orang-orang yang telah bermutasi, serta dibuat dengan alur yang sangat tidak jelas. Mungkin karena konten film ini merupakan halusinasi, jadi rasanya tidak dibutuhkan alur yang jelas untuk menjelaskan jalan film ini.


4.  Primer (2004)
Bertemakan fiksi-ilmiah, film karya sutradara, produser, dan penulis naskah Shane Carruth ini dibuat dengan bujet yang sangat murah (hanya US$ 7,000). Walau demikian, film ini berhasil memenangkan Grand Jury Prize sebagai Film Terbaik di ajang Sundance Film Festival 2004. Bahkan Shane Carruth pun meraih penghargaan sebagai Best Writer / Director di ajang Nantucket Film Festival 2004.

Primer mengisahkan 4 orang peneliti yang meneliti dan berhasil membuat mesin waktu.  Walau inti ceritanya sangat sederhana, namun filmnya sendiri tidak sesederhana itu. Banyak paparan sains ngejelimet yang dijelaskan dalam film ini, membuat saya berpikir sedang menonton pelajaran Fisika Kuantum yang pernah saya terima waktu kuliah dulu (hadeuh....*_*). Untungnya, film ini hanya berdurasi 77 menit. Jika lebih lama lagi, tampaknya kepala penonton akan pecah,


5. Cloud Atlas (2012)
Film arahan sutradara Lana Wachowski, Tom Tykwer, dan Andy Wachowski yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya David Mitchell ini didukung oleh para artis papan atas yang sangat berkualitas : Tom Hanks, Halle Berry, Hugo Weaving, Ben Whitshaw, Hugh Grant, Susan Sarandon, dan lain-lain. Sederhananya, film ini menceritakan tentang Hukum Tabur-Tuai : Apa yang dilakukan seseorang di masa lalu, berdampak besar pada penerusnya di masa-masa berikutnya. Film ini terbagi ke dalam 6 segmen di mana masing-masing segmen menggambarkan 1 masa yang merupakan efek dari masa sebelumnya. Ditayangkan pertama kali tanggal 9 September 2012 di Toronto International Film Festival, film ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari penonton. Bahkan film ini mendapatkan nominasi untuk kategori Best Original Score di ajang Golden Globe Award dan beberapa nominasi lain (Best Make Up, Best Editing, dan Best Science Fiction Film) di ajang Saturn Awards.

Meski mendapatkan penghargaan yang begitu banyak, Cloud Atlas bukan sebuah film yang mudah dicerna oleh penikmat film awam. Butuh pemahaman dan daya tangkap yang luar biasa untuk bisa memahami alur film ini secara utuh. Selain karena banyaknya pendukung film ini - yang mana masing-masing peran mereka ternyata berhubungan satu dengan yang lain (penonton harus mampu melihat benang merah hubungan antar peran tersebut) - film ini memiliki alur cerita multipel yang cukup kompleks. Sehingga butuh konsentrasi penuh untuk mampu memahami dan "menikmati" film berbujet US$ 102 juta dan berdurasi 172 menit ini.


6.  Trilogi The Matrix (1999, dan 2003)
Apakah ada dari Anda yang bisa menjelaskan secara utuh, sebenarnya bagaimana dan apa alur cerita trilogi The Matrix yang diperani Keanu Reeves, Carrie-Anne Moss, Laurence Fishburne, Hugo Weaving, dan Jada Pinkett Smith ini? Jika Anda bisa, berarti Anda sangat jenius karena hingga hari ini belum ada penonton di dunia yang paham dan mengerti alur cerita film arahan sutradara dua bersaudara Andy dan Larry Wachowski ini. The Matrix adalah film eksyen yang sarat dengan adegan baku-hantam yang elegan (terutama adegan bullet-time yang fenomenal). Ketiganya menjadi film dengan penghasilan tertinggi di masanya, serta mengangkat nama duo Wachowski sebagai sutradara ternama di dunia.

Jika mau sederhananya, The Matrix Trilogi mengisahkan tentang dua kehidupan manusia yang berjalan paralel, di mana kehidupan pertama adalah kehidupan imajiner di mana manusia hidup di dunia yang seperti sekarang kita kenal, sementara kehidupan kedua adalah kehidupan riil di mana manusia sedang berperang melawan mesin yang menguasai manusia. Neo (Reeves) adalah pemimpin manusia dalam perjuangan melawan mesin, yang diramalkan akan dapat menghentikan perang abadi tersebut. Namun dirinya masih terjebak di kehidupan imajiner, sehingga Morpheus (Fishburne) masuk ke dunia tersebut untuk menarik Neo ke dunia riil. Inilah alur yang mungkin ditangkap oleh para penonton awam. Namun jika benar-benar mengikuti film ini secara rinci, maka akan muncul banyak pertanyaan yang membuat Anda bingung dengan cerita sebenarnya. Dan pada akhirnya, penonton akhirnya memilih menikmati saja adegan perkelahiannya yang fantastis, atau special-effect canggih film ini. Som, jika tidak mau sakit kepala, jangan ambil pusing dengan alur cerita film ini.


7. The Tree of Life (2011)
Diperani Brad Pitt, Sean Penn, Jessica Chastain, dan disutradarai Terrence Malick, garis besar film drama-fantasi ini adalah menjelaskan tentang awal mula terbentuknya jagat raya hingga akhir hidup manusia di bumi. Mengambil setting tahun 1950 di Texas, The Tree of Life mengisahkan kehidupan Mr O'Brien (Pitt) yang baru berduka karena kematian anaknya. Ternyata kematian anaknya berhubungan dengan awal terbentuknya jagat raya hingga kehancuran dunia di masa depan. Masalahnya, film ini terlalu banyak menggunakan naratif dengan fragmen non-linear, dan penuh adegan metafor yang membingungkan penonton awam. Tidak mengherankan jika film ini sangat sulit untuk dicerna dan dipahami, walau memiliki makna yang dalam.

Meski demikian, film ini memenangkan penghargaan Palme d'Or sebagai Best Picutre di ajang Cannes Film Festival 2011. Film ini pun mendapatkan 3 nominasi (Best Picture, Best Director, dan Best Cinematopgrahy) dalam Academy Awards 2012.


8. Mulholland Drive (2001)
Satu lagi karya David Lynch yang diakui para kritikus film sebagai film berkualitas. Merupakan salah satu film nominasi Oscar untuk Best Director, Mulholland Drive yang diperani Justin Theroux, Naomi Watts, dan Laura Harring mengisahkan tentang seorang aktris bernama Betty Elms (Watts) yang baru tiba di Lost Angeles, lalu menemukan Rita, sahabat lamanya, yang amnesia dan sedang bersembunyi di dalam apartemen Betty. Film ini banyak menggunakan potongan-potongan adegan yang tampak seolah-olah tidak ada korelasinya dengan jalan cerita film, dan sangat memusingkan. Tidak mudah bagi banyak orang untuk mengerti apa yang ingin disampaikan Lynch dalam film ini, walau mereka sudah menonton film ini beberapa kali.


9. The Fountain (2006)
David Aronofsky mungkin dikenal banyak orang berkat film mainstream arahannya The Wrestler (2006) dan Black Swan (2011) yang mendulang popularitas. Namun sedikit yang ingat kalau dia pernah mengarahkan sebuah film surealis yang cukup "ngejelimet" di masa lalu. Ya, adalah film The Fountain yang diperani Hugh Jackman dan Rachel Weisz yang mengisahkan tentang perjuangan Tom Creo (Jackman), seorang dokter, yang berusaha menyembuhkan istrinya, Izzi (Weisz) yang menderita kanker stadium akhir. Saat bekerja di lab-nya guna mencari obat untuk istrinya, Creo menulis cerita tentang kisah cinta Ratu Isabella dengan Tomas Verde di abad 16. Lalu Izzy membantu Creo menyelesaikan cerita itu dan membayangkan diri mereka hidup panjang hingga tahun 2500.

Alurnya yang tidak linier dan banyaknya metafor serta permainan visual, membuat film ini tidak mudah untuk diikuti. Bahkan sutradara Aronofsky pun sulit untuk menjelaskan makna dari film yang dibuatnya sendiri. Dia hanya bisa mendeskripsikan filmnya sebagai "kisah cinta 2 manusia".


10. Antichrist (2009)
Walau judulnya terdengar seram, filmnya tidak seseram yang Anda kira. Film surealis ini diperani Willem Dafoe dan Charlotte Gainsbourg dengan sutradara Lars von Trier. Kisahnya sebenarnya sederhana : sepasang suami-istri yang berduka karena ditinggal mati anak mereka yang masih kecil, menyendiri di pondok mereka di hutan. Di sana mereka mengalami pergulatan dan perdebatan mengenai makna kehidupan, yang berakhir dengan saling bunuh. Bagi penonton awam, film ini benar-benar membingungkan karena penuh dengan dialog panjang yang terkesan bergaya Vickisisasi (seolah dialog cerdas, namun maknanya gak jelas). Belum lagi penyelesaian film ini yang menampilkan aksi usaha saling bunuh sepasang suami-istri itu, membuat penonton makin bingung dengan makna film ini sendiri.

Film produksi Denmark ini memenangi banyak penghargaan, seperti kategori Best Actress di ajang Canness Film Festival 2009, Best Film di Robert Award, Best Nordic Film dalam The Nordic Council Film Prize, serta Best Cinematography di ajang European Film Award.

NewerStories OlderStories Home

25 comments:

  1. Setuju banget ama 2001 ASO, film cult gila dari Kubrick. Donnie Darko & Triangle juga bingungin banget tapi bikin penasaran

    ReplyDelete
  2. Saya udh nonton semua, listnya benar sm seperti yg saya sdh saya tonton, walaupun sebenernya msh ada banyak lagi film yg alur membingungkan & menyuruh berpikir (contoh Eternal Sunshine of the spotless of mind, Synechdoche New York,Butterfly Effect, adaptation, dll msh bnyk lagi pastinya)

    Dari 10 list ini, 1 yg paling bikin otak jungkir balik, film PRIMER. That movie is mindf*ck, klo ada org yg bilang baru sekali nonton film ini langsung ngerti... So f*cking bullshit. Penonton dibikin kayak orang begok saking bingungnya film ini ngomong apa. Whatever.. Shane Carruth sungguh jenius bikin film ini..

    ReplyDelete
  3. Banyak juga penikmat film bola kusut, film no.10 beda isi dengan judul, benang merah nya malah didapat setelah googling.. Kedepan nya menghindari film rumit2 , trims ts

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Banyak juga penikmat film bola kusut, film no.10 beda isi dengan judul, benang merah nya malah didapat setelah googling.. Kedepan nya menghindari film rumit2 , trims ts

    ReplyDelete
  6. Banyak juga penikmat film bola kusut, film no.10 beda isi dengan judul, benang merah nya malah didapat setelah googling.. Kedepan nya menghindari film rumit2 , trims ts

    ReplyDelete
  7. salah satu film dengan kerumitan cerita lagi yaitu INCEPTION... tentang lucid dream, mimpi di dalam mimpi

    ReplyDelete
  8. dari list diatas, baru memento yang pernah ditonton. Sebenernya gak susah kok nangkep alur ni film asal ingat adegan di bagian awal scene supaya paham scene berikutnya (yg ternyata sebelumnya). o iya, inception juga bole masuk.

    kalo bole promosi, visit pahlevymu.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  9. bagaimana dengan insidious ? film itu bukankah termasuk film yang rumit dan membingungkan namun cerdas

    ReplyDelete
  10. Triple9 film baru yg katanya paling di tunggu2016,saya sangat gak suka,bukan karna alur cerita yg geje tapi film ini terlalu banyak dialog blablabla,action nya hampir gak ada,gak nyambung sama gambar sampul nya...

    ReplyDelete
  11. Triple9 film baru yg katanya paling di tunggu2016,saya sangat gak suka,bukan karna alur cerita yg geje tapi film ini terlalu banyak dialog blablabla,action nya hampir gak ada,gak nyambung sama gambar sampul nya...

    ReplyDelete
  12. Inland empire boleh dicoba jika anda merupakan penikmat film yang membingungkan

    ReplyDelete
  13. itulah knp list diatas disebut film berkualitas, krn film ini hanya bisa dinikmati oleh orang2 yg mmang brkualitas (pintar, kreatif, jenius). bukan untuk orang2 berotak udang sperti sebagian orang indo. trsinggunglah!!!!! marahlah!!!!! krn mmang itulah sfat orng tolol indonesia.

    ReplyDelete
  14. sutradara indo mustahilllllll untuk bsa bikin film sperti itu, krn mreka smua bodoh. adegan foto brgerak di film harry potter aja smpai skarang msih bngung cara mmbuatnya. orang indo tolol

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uhuk, Joko Anwar.. Uhuk, Upi.. Uhuk, Hanung..

      Delete
  15. itulah kenapa film diatas disebut film berkualitas, karena hanya bisa dinikmati oleh orang 2 berintelektual tinggi ( orang indonesia tdk masuk kategori). mustahil sutradara indonesia berpikir sampai sejauh itu. saya lebih bingung dengan film indonesia, nonton film horor bukannya takut malah bikin horny, nonton film percintaan juga hasil plagiat film luar trutama korsel. sinetron indonesia lbih parah, tanpa adegan n naskah dan mustahil untuk tamat ( contohnya: seluruh sinetron indonesia). saya ketawa ketika orang indonesia mmbangga2kan film the raid dan senyap, krn mereka tdk tahu klau kedua film itu buatan orang barat. kasihan orang indonesia, bikin film aja tdk tau, apalagi mau mnjadi negara trkenal. mustahil!!!!!

    ReplyDelete
  16. dari bahasa syamsu rijal kelihatan sekali dia orang malay yang sirik
    mau tanya :
    1. memangnya ada film malaysia yg masuk jajaran box office di us dan eropa ? mustahil !!
    2. memangnya ada artis atau sutradara atau crew orang malaysia yg masuk hollywood ? mustahil !!

    saya ketawa ketika orang malaysia membanggakan dirinya sendiri , tapi ketika peristiwa perang tahun 1960 an , orang malaysia pengecut minta bantuan inggris ... kalo ga habis tuh negara !!
    ingat tanpa bantuan orang indonesia , malaysia tidak bisa berbuat apa apa... lihat gedung gedung tinggi di malaysia , itu siapa pekerja konstruksinya ? siapa yg buat ? siapa para tukang yg bikin ? orang indonesia !! orang malaysia tolol bikin gedung bertingkat aja ga bisa hahaha...

    ReplyDelete
  17. Tambahan, menurut gua ini juga film yang ngebingungin
    TAG atau Riaru Onigokko..

    ReplyDelete
  18. Shuter Island? gak masuk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. shutter nggak ngebingungin gan, justru si Scorcese kayak nge doktrin kita buat bikin argumen sendiri dalam alur & plot cerita nya.. setelah argumen yg kita bangun sendiri sepertinya didukung dengan plot awal sampai tengah, tiba" itu malah dihancurin sama endingnya yg bertolak belakang sama "cara" si sutradara "mengakali" penonton filmnya gan.. itu namanya mindfuck secara sederhana.

      Delete
  19. Nyimak aja ya. Tapi jujur gua harus 2 kali nonton Shutter island baru dah ngerti plotnya

    ReplyDelete
  20. Pernah coba nonyon filem Thailand, judulnya PLOY?

    ReplyDelete
  21. udah nonton film the arrival belum gan? coba tonton ada hubungan nya dengan film the matrix di youtube ada yang subtitle indo

    ReplyDelete
  22. Gimana dengan film Predestination? sudah pada nonton?

    ReplyDelete