14 Fakta Mengejutkan Film Horror Klasik

Film horor memang aslinya sudah mengerikan. Tapi apa jadinya jika fakta di balik pembuatan filmnya pun sama "mengerikan" dengan filmnya sendiri? Tentu akan bikin kita semua merinding. Berikut ini adalah fakta-fakta mengejutkan yang melingkupi film-film horror klasik yang tidak Anda ketahui.

1. Tahukah Anda bahwa topeng yang digunakan Michael Myers dalam film horror legendaris "Halloween" sebenarnya adalah topeng wajah William Shatner? Yep, benar sekali. William Shatner adalah aktor pemeran Captain James T. Kirk di serial televisi Star Trek (1969) yang cukup populer di masanya. Guna menciptakan efek "seram" dan menyamarkan wajah Shatner, maka topeng tersebut disemprot dengan warna putih.

2. Jubah yang dikenakan pembunuh dalam film kuarlogi "Scream" aslinya berwarna putih. Namun Wes Craven - sutradara film tersebut - akhirnya memutuskan untuk menggantinya menjadi warna hitam. Selain untuk menciptakan efek misterius, dia pun ingin menjauhkan kesan kalau pembunuh di film tersebut memiliki hubungan dengan anggota Ku Klux Klan, yang biasanya mengenakan jubah putih.

3. Sebelum diputuskan beredar dengan judul Scream, film horror ini pertama kali diberi judul "Scary Movie".

4.   Anda tidak akan pernah mendengar kata "Elm Street" diucapkan sekalipun dalam seri pertama film "Nightmare on Elm Street".

5. Sebelum dirilis dengan judul "Texas Chainsaw Massacre" (1973), film horor tersebut awalnya diberi judul "Head Cheese". Film tersebut merupakan satu-satunya film yang dibuat secara berurutan sesuai dengan urutan adegan yang tertulis di skrip. Selain itu, tulang-belulang manusia yang digunakan dalam film tersebut adalah tulang manusia sungguhan yang dibeli dari India. Waktu itu, tulang manusia sungguhan jauh lebih murah ketimbang membuat tulang palsu dari bahan plastik.

6. Fairuza Balk, artis yang bermain sebagai penyihir di film The Craft, dalam kehidupan nyatanya ternyata adalah seorang Wican (keturunan penyihir).

7.  Nama Charles Lee Ray - pembunuh yang rohnya merasuk ke dalam tubuh boneka Chucky dalam film horor legendaris "Child's Play" dan "Chucky" - sebenarnya merupakan gabungan dari 3 nama pembunuh legendaris Amerika : Charles Mason, Lee Harvey Oswald, dan James Earl Ray.

8.  Untuk merekam adegan jalan London yang sepi (karena para penduduknya telah berubah menjadi zombi) di film "28 Days Later", pihak sutradara bekerja sama dengan kepolisian setempat dengan memperlambat perubahan lampu merah ke lampu hijau. Saat jalan sedang kosong karena lampu merah itulah, maka para kru film dengan sigap merekam dengan cepat adegan di lokasi tersebut.

9. Saat shooting adegan pengusiran roh jahat di kamar Regan di film "The Exorcist" (1973), ruangan tersebut dipasangi AC yang diset bersuhu minus 3- 4 derajat. Akibat suhu yang sangat dingin tersebut, keringat para pemain dan kru pun membeku. Tidak itu saja. Karena saat itu sedang musim panas, dan kelembabannya sangat tinggi. Akibat perbedaan udara yang cukup ekstrim di luar dan di dalam ruang shooting tersebut, menyebabkan muncul salju yang turun di dalam ruang shooting.

10. Trailer pertama film "The Exorcist" menampilkan layar gelap, di mana tiba-tiba muncul sekelebat wajah setan berwajah putih yang dengan cepat menghilang dari layar tersebut. Trailer yang kurang dari 1 menit tersebut dilarang beredar di semua bioskop karena "terlalu menakutkan".

11. Ketika film "Psycho" dirilis pada tahun 1960 dan meraih kesuksesan sebagai film horror paling mengerikan saat itu, Alfred Hitchcock - sutradara film tersebut - justru dicekal Walt Disney dan tidak diizinkan untuk masuk ke wahana Disneyland. Alasannya karena Hitchcock membuat film "Psycho" yang menjijikkan.


12. Film horor Night of The Living Dead (1969) aslinya adalah film hitam-putih. Namun film ini pernah 4 kali dicoba di-mastering ulang dengan pemberian warna ke dalam film tersebut : tahun 1986, 1987, 2004, dan 2009. Namun karena pertimbangan kesadisan film ini jadi terlihat lebih realistis dan mengerikan, akhirnya diputuskan untuk tetap diedarkan dalam bentuk hitam-putih.

13. Para aktor pemeran zombie di film "Night of The Living Dead" hanya dibayar US$ 1 untuk peran mereka. Selain itu, masing-masing pemeran tersebut mendapatkan T-shirt bertuliskan "I Was A Zombie in Night of The Living Dead".

14. Eiko Ishioka, designer kostum Dracula untuk film "Dracula" (1992), tidak pernah menonton film tersebut sama sekali. Padahal dia meraih penghargaan Oscar atas desain pakaiannya untuk film tersebut.


NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment