Recommended - FROM VEGAS TO MACAU (賭城風雲)

Bagi Anda yang masa remajanya di akhir era 80an, mungkin pernah dengar atau pun menonton film mega-blockbuster Hong Kong God Of Gamblers (1989). Film yang diperani Chow Yun Fat dan Andy Lau serta disutradarai Wong Jing ini mengisahkan tentang Dewa Judi Ko Chun yang mengalami amnesia, lalu ditolong oleh Little Dagger (Andy Lau) yang kemudian menjadi murid dan orang kepercayaan Ko Chun.

Film ini sangat populer di masa itu, sampai-sampai dibuat beberapa sekuel dan spin-off. Selain itu, komik khusus pun tentang God Of Gamblers pun pernah dirilis dan beredar di Indonesia.

Tahun 2014, Wong Jing menghidupkan kembali karakter Ko Chun dengan merilis seri terbaru dari petulangan Dewa Judi ini berjudul From Vegas To Macau. Peran Ko Chun masih dipercayakan kepada Chow Yun Fat. Sedangkan Andy Lau tidak akan kembali bermain dalam film ini, sehingga posisisnya digantikan oleh Nicholas Tse. Film ini akan dirilis di Asia (Hong Kong, China, Singapore, Taiwan, dan mungkin Indonesia) tanggal 30 Januari 2014, bertepatan dengan Chinese New Year.

Ceritanya cukup berbeda dengan seri God of Gamblers sebelumnya. Dikisahkan seorang hacker bernama Show Hand (Nicholas Tse) dan Karl (Chapma To) pergi ke Las Vegas untuk bertemu dengan sobat lama mereka, Benz. Di Vegas, mereka diperkenalkan dengan Hendrick (Chow Yun Fat), yang tidak lain adalah si Dewa Judi Ko Chun. Ko Chun saat itu sudah mengundurkan diri dari dunia perjudian dan memilih hidup low-profile dengan menjadi Konsultan Keamanan di sebuah kasino di Vegas.

Ketiganya kemudian bertemu dengan Mr Ko, seorang koruptor yang ahli dalam mencuci uang. Mr Ko saat itu sedang menjadi incaran interpol. Show Hand yang ternyata adalah mantan anggota kepolisian, diminta bantuan oleh Ken - sahabat Show Hand yang seorang interpol dan menyusup ke dalam kelompok Mr Ko - untuk mencarikan informasi dan bukti guna menjatuhkan Mr Ko. Informasi berhasil didapatkan Show Hand namun justru jatuh ke tangan Charlie, anak Ko Chun. Charlie menjadi kejaran bawahan Mr Ko.

Demi menyelamatkan anaknya, Ko Chun akhirnya muncul kembali dan bersama Show Hand, mereka bekerja sama untuk memenjarakan Mr Ko.


ABOUT GOD OF GAMBLERS 
Seperti yang saya jelaskan di atas, God of Gamblers adalah salah satu film Hong Kong bergenre eksyen-komedi yang sangat populer di era 90an. Dirilis tahun 1989, film yang disutradarai Wong Jing ini menjadi mega-box office, tidak saja di Hong Kong namun seluruh dunia.

God of Gamblers mengisahkan tentang Dewa Judi Ko Chun (Chow Yun Fat) yang mengalahkan kelompok yakuza Jepang dalam sebuah pertarungan judi. Kecewa dengan kekalahan mereka, Yakuza tersebut berusaha membunuh Ko Chun. Untungnya Ko Chun selamat lalu mengalami insomnia. Dia kemudian diselamatkan oleh Dagger (Andy Lau) yang lalu memanfaatkan Ko Chun untuk keuntungan dirinya sendiri. Perlahan-lahan, ingatan Ko Chun sembuh kembali. Dia kemudian mengangkat Dagger menjadi muridnya, dan bertarung mengalahkan para Yakuza yang telah menghancurkan kehidupannya.

Sukses film God Of Gamblers segera diikuti dengan spin-off dan parodi dan beberapa film yang - uniknya - kesemuanya berhubungan dan saling cross-over dengan film God of Gamblers. All for The Winner (1990) menjadi film parodi dan spin-off pertama dari God of Gamblers. Film yang diperani Stephen Chow dan Ng Man Tat ini mengisahkan Sing (\Stephen Chow) yang memiliki kemampuan supranatural yang mampu memenangkan banyak permainan judi. Berkat film ini, nama Stephen Chow terangkat sebagai aktor papan atas Hong Kong. Selain itu, Stephen Chow dan Ng Man Tat menjadi pasangan tidak terpisahkan yang kelak selalu tampil bersama dalam berbagai film sepanjang era 1990an.

Tahun 1991, Wong Jing merilis sekuel dari God of Gamblers berjudul God Of Gamblers II, di mana seri ini mengisahkan petualangan Dagger (Andy Lau) yang dibantu Sing (Stephen Chow) guna membersihkan nama baik Dewa Judi yang dimanipulasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Tahu 1992, film God Of Gamblers III  : Back to Shanghai dirilis. Kali ini justru Sing yang menjadi tokoh utama. Baik Dagger maupun Ko Chun sama sekali tidak muncul di film ini. Di seri ini, dikisahkan Sing berpindah masa ke tahun 1937 di mana dia berjumpa dengan Ding Lik (Ray Liu), seorang milyarder Shanghai yang harus berhadapan dengan pasukan militer Jepang. Ding Lik sendiri adalah karakter legendaris dari serial televisi Hong Kong The Shanghai Bund yang populer di awal tahun 1980an.

Tahun 1994, Wong Jing merilis kembali seri God of Gamblers yang diberinya judul God of Gamblers 2 atau God of Gamblers Returns. Film ini merupakan sekuel "sebenarnya" dari film Gof Of Gamblers, yang mengisahkan kembali petualangan Dewa Judi Ko Chun (Chow Yun Fat). Kali ini, dia berhadapan dengan penjudi kejam dari Taiwan bernama Chau Siu Chee (Wu Hsing Kuo). Agar bisa menang bersaing melawan Dewa Judi, Chau Siu Chee mengutus para pembunuh menghabisi keluarga Ko Chun. Ko Chun selamat, namun istrinya tewas. Ko Chun kemudian bersembunyi di China. Dengan bantuan pencopet Little Trumpet (Tony Leung Ka Fai), kapten Polisi Tsui (Elvis Tsui), dan anak pemimpin triad Hoi Tong (Chingmy Yau), merekapun bertarung melawan Chau Siu Chee.

Tahun 1997, muncul seri God of Gamblers berikutnya berjudul God of Gamblers 3 : The Early Stage. Film ini mengisahkan masa muda Dewa Judi Ko Chun, diperani Leon Lai, Jordan Chen, Anita Yuen, dan Gigi Leung. Film ini bisa dikatakan reboot dari seri God Of Gamblers karena memiliki alur an latar belakang cerita yang sama sekali berbeda dengan  seri-seri God Of Gamblers sebelumnya. Seri ini merupakan seri God of Gamblers paling gagal yang pernah dibuat, yang membuat Wong Jing memutuskan untuk tidak lagi merilis seri God Of Gamblers berikutnya.

Tahun 2012, Wong Jing memutuskan untuk menghidupkan kembali God of Gamblers. Karena itu, dia mengumpulkan timnya kembali untuk membuat skenario tentang God of Gamblers. Dan jadilah film From Vegas to Macau yang akan dirilis tanggal 30 Januari 2014 mendatang. Film ini memegang rekor sebagai seri God Of Gamblers yang skenarionya paling banyak direvisi (8 kali revisi). Persiapan film ini memakan waktu 9 bulan, sebelum shooting mulai dilakukan tanggal 28 Juli 2013 silam.





NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment