TV SERIES - Person of Interest (2011 - onward)

Saat pertama kali membaca review serial ini, saya tidak merasa tertarik sama sekali untuk menonton serial ini, meski saya tahu serial ini cukup menarik. Butuh waktu lama bagi saya untuk bisa "memunculkan" rasa penasaran terhadap serial ini. Dan setelah dua tahun sejak serial ini ditayangkan, barulah saya mencoba nonton. Dan.... wow.... dasyat....!!! Serial ini benar-benar membuat saya tidak dapat berhenti untuk terus menontonnya. Alur ceritanya benar-benar berbeda dari serial yang biasa, bahkan tidak terduga sama sekali. Ini yang membuat saya penasaran untuk terus menontonnya. Dan pada akhirnya.... saya menjadi salah seorang fans berat serial ini.

Person of Interest adalah serial drama-action polisi yang cukup menarik. Ditayangkan oleh CBS sejak 22 September 2011, serial ini telah menjadi salah satu serial yang paling banyak ditonton oleh penonton Amerika. Saat ini Season Ketiga serial ini sedang tayang, dan sepertinya akan berlanjut ke season berikutnya.

Alurnya sendiri cukup unik dan berbeda dari drama kepolisian yang lain. Serial ini menuturkan tentang seorang mantan Green Baret dan petugas lapangan CIA bernama John Reese (diperani dengan sangat keren oleh Jim Caviezel) yang hidup menggelandang di New York setelah kematian kekasihnya. Dia kemudian didekati oleh seorang bilioner misterius yang cerdas dan menguasai teknologi bernama Harold Finch (Michael Emerson) yang menawarkan pekerjaan pada Reese.

Finch ternyata adalah orang yang pernah membuat sebuah mesin canggih yang kemudian dijualnya kepada Pemerintah Amerika. Mesin tersebut adalah sistem komputer yang mampu membaca emosi seseorang yang berpotensi melakukan kejahatan atau juga menjadi korban dari sebuah tindak kejahatan. Finch menciptakan mesin itu untuk mencegah tindakan teroris yang mungkin terjadi. Namun Pemerintah tidak menanggapi serius ciptaan Finch tersebut, sehingga mesin tersebut diabaikan. Untuk membuktikan mesinnya berguna, Finch kemudian menggunakan mesinnya untuk mendeteksi tindak kejahatan yang akan terjadi. Karena itulah dia butuh bantuan Reese yang memiliki kemampuan bela diri untuk mencegah kejahatan yang mungkin terjadi.

Agar bisa mendapatkan informasi yang jauh lebih cepat, Reese kemudian meminta bantuan Detektif Lionel Fusco (Kevin Chapman) - seorang polisi korup yang kemudian bertobat - untuk mencarikan informasi terkait calon korban atau pelaku kejahatan yang namanya terdeteksi oleh mesin yang dibuat Finch. Selanjutnya, tanpa sepengetahuan Fusco, Reese pun menggaet Detektif Jocelyn "Joss" Carter (Taraji P. Henson) - atasan sekaligus rekan kerja Fusco - untuk membantu Reese melakukan hal yang mirip dengan yang dilakukan Fusco. Baik Fusco maupun Carter tidak pernah tahu jika mereka berdua bekerja sama dengan Reese untuk menyingkap berbagai kasus.

Kasus yang dihadapi Finch dan Reese pun bukan kasus yang sederhana, bahkan hampir semua kasus terjadi "twist" yang tidak terduga sama sekali (misalnya orang yang mereka duga bakal menjadi korban, justru pada akhirnya adalah pelaku kejahatan itu sendiri). Inilah yang menjadi daya tarik dari setiap episode Person of Interest, karena penonton selalu dibikin penasaran hingga akhir cerita. Selain itu, munculnya tokoh-tokoh misterius yang muncul dalam beberapa episode yang "mengganggu" usaha Finch dan Reese untuk mengungkapkan kasus, menjadi daya tarik tersendiri yang membuat serial ini tidak membosankan.


Saat pertama kali ditayangkan, episode pertama Person of Interest langsung menduduki peringkat pertama sebagai episode paling banyak ditonton sepanjang sejarah CBS. Tercatat 13.2 juta penonton menyaksikan episode perdana tersebut. Bagi CBS, angka itu adalah angka tertinggi yang pernah mereka raih selama 10 tahun terakhir (sebelumnya, episode pertama CSI Season Pertama pernah meraih penonton sebanyak 13 juta orang). Hingga saat ini, serial kreasi Jonathan Nolan ini telah memasuki Season Ketiga yang mana Season berjumlah 23 episode tersebut sudah tayang sejak 24 September 2013 silam dan akan berakhir pada bulan Mei 2014 mendatang.


DO YOU KNOW? 
Dalam dunia kepolisian Amerika, istilah "Person of Interest" berarti seseorang yang terlibat dalam sebuah investigasi tindakan kejahatan, di mana orang tersebut belum ditangkap, atau secara resmi belum dianggap melakukan sebuah tindakan kejahatan (baru masuk kategori "tersangka"). Secara harafiahnya, istilah tersebut mengandung makna seseorang yang sedang "diincar" polisi karena diduga akan melakukan kejahatan tertentu.

Serial Person of Interest meraih penghargaan sebagai Favorite New TV Drama dalam ajang People's Choice Award tahun 2012 silam. Sementara itu, serial ini juga mendapatkan perhatian dan masuk nominasi di berbagai ajang seperti BET Award, MPSE Golden Reel Award, NAACP Image Award, Primetime Emmy Award, dan MPSE Golden Reel Award.

J.J. Abrams - kreator serial televisi populer seperti Alias, Lost, Fringe, Revolution, dan Almost Human, serta sutradara film layar lebar Mission Impossible III (2009), Star Trek (2009), dan Star Trek Into Darkness (2013) - adalah produser dari serial Person of Interest ini. Tidak hanya itu, dia pun menulis dan menjadi komposer lagu tema untuk serial ini.

Sang kreator serial ini, Jonathan Nolan adalah adik dari Christopher Nolan, sutradara yang terkenal karena trilogi Dark Knight dan film thriller-psikologi Inception. 

Jim Caviezel sebelumnya dikenal sebagai pemeran Yesus Kristus dalam film Passion of the Christ (arahan sutradara Mel Gibson).

Sedangkan Michael Emerson - pemeran Harold Finch - sebelumnya dikenal penonton sebagai Benjamin Linus dalam serial televisi Lost.

Saat membuntuti dan memotret tersangka yang diikutinya, John Reese selalu menggunakan kamera Nikon D3100.

Pada Episode 15 Season Pertama (Judul Episode : Blue Code), disebutkan bahwa kota kelahiran John Reese adalah Puyallup, Washington, yang mana terletak sekitar 100 kilometer dari Mount Vernon, Washington. Kota itu adalah kota kelahiran sebenarnya dari Jim Caviezel, sang pemeran John Reese.

Perhatikanlah kalau saat menggunakan nama samaran Harold Finch selalu menggunakan nama depan "Harold" sementara nama belakangnya adalah nama-nama burung, seperti Harold Wren, Harold Crane, Harold Crow, Harold Quail, Harold Gull, dan Harold Swift.

Sedangkan John Reese sendiri seringkali menggunakan nama samaran dengan nama pertama John : John Rooney, John Warren, John Anderson, John Wiley, John Campbell, John Randall, dan John Hayes. Hanya di beberapa kesempatan dia menggunakan nama samaran berbeda, seperti James J. Manzione (pada episode Pilot), Tony Miller (episode 1, season 1, berjudul Mission Creep), serta Detective Stills dan Marshall Jennings setelah mencuri tanda pengenal sang detektif dan marshall.





NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment