Classic Recommendation : THE MAID (2005)

Sepertinya negara Singapura sangat "suka" memproduksi film-film bertema kehidupan para pembantu rumah tangga. Setidaknya sudah ada 3 film bertema itu yang saya tonton baru-baru ini : Ghost Child (baca review lengkapnya di : http://funtertainment-facts.blogspot.com/2013/06/movie-review-ghost-child-aka-tuyul-toyol.html), Ilo Ilo, dan yang paling anyar : The Maid.

Sebenarnya The Maid bukan film baru. Film ini diproduksi tahun 2005. Meski demikian, saya baru berkesempatan menonton film ini beberapa hari lalu. Harus saya akui, film bergenre drama-horor ini benar-benar sangat menarik dengan alur cerita yang sangat tidak terduga. Dibandingkan Ghost Child - yang sama-sama produksi Singapura yang juga bergenre horor - film The Maid terasa jauh lebih berbobot dan berada di atas film tersebut. Tidak heran kalau The Maid menjadi film box-office di Singapura tahun 2005 silam, serta berhasil memecahkan rekor sebagai film produk lokal berpenghasilan terbesar saat itu. Tidak hanya itu, beragam penghargaan pun diraih film ini. Salah satunya adalah penghargaan dari European Fantastic Film Festical Federation (EFFFF) Asian Film Award untuk kategori Best Asian Film Of The Year.

Skenario The Maid dibuat oleh Kelvin Tong. Selain itu, Kelvin juga menyutradarai film ini. Diperani Alessandra De Rossi, Chen Shu Cheng, Hong Hui Fang, dan Benny Soh, film berdurasi 98 menit ini mengisahkan tentang seorang pembantu rumah tangga kewarganegaraan Filipina bernama Rosa Dimaano (diperani dengan baik oleh si cantik blasteran Italia-Filipina Alessandra de Rossi) - gadis berusia 18 tahun - yang datang dan bekerja di sebuah keluarga di Singapura.

Keluarga Tuan dan Nyonya Teo (diperani oleh aktor dan aktris veteran Singapura Cheng Shu Cheng dan Hong Hui Fang) ini memiliki seorang anak berusia 21 tahun yang mengalami gangguan mental bernama Ah Soon (diperani Benny Soh) yang segera menjadi sangat akrab dengan Rosa.

Saat tiba, Rosa baru mengetahui kalau di Singapura sedang merayakan Bulan Hantu (Ghost Month), di mana pada saat itu, masyarakat Tiongkok meyakini kalau Pintu Neraka sedang terbuka dan semua roh turun ke dunia. Sialnya, karena tidak mengetahui adat-istiadat tersebut, beberapa kali Rosa melakukan kesalahan fatal yang tabu dilakukan masyarakat di sana saat Bulan Hantu tersebut, sehingga Rosa mengalami hal-hal aneh. Salah satunya adalah dapat melihat dan berinteraksi dengan roh orang mati.

Sejak itu, Rosa selalu mengalami penglihatan dan penampakan mengerikan yang membuatnya sangat ketakutan. Puncaknya adalah saat dia menemukan sebuah kaca bertuliskan nama "Esther Santos". Saat mencari tahu siapa Esther, dia menemukan banyak misteri yang pada akhirnya mengancam nyawanya.

Banyak kejutan cerdas di film ini. Banyak hal tidak terduga yang ditampilkan di film ini, dan dapat membuat penonton terkejut, bahkan berdecak kagum karena hal tersebut. Saya tidak ingin menuliskan apa saja kejutan yang ada dalam film ini, karena akan merusak mood Anda saat menyaksikan film ini. Yang bisa saya informasikan adalah film ini tidak ada adegan penuh darah, atau pun menakutkan khas film horor yang umum Anda tonton. Film ini sangat khas film Singapura : Sederhana. Tidak ada efek khusus yang canggih maupun make-up yang seram. Semuanya ditampilkan dengan sangat sederhana, bahkan terkesan biasa sekali. Kekuatan film ini adalah pada naskah skenarionya yang sangat menarik dan enak untuk dikuti hingga akhir.

Bagi penyuka film horor, The Maid adalah film horor yang sangat menarik untuk ditonton. Meski sudah diproduksi dan tayang 10 tahun silam, namun tema dan konteksnya masih relevan dengan kondisi masyarakat Singapura - juga masyarakat peranakan atau keturunan Tiongkok yang tersebar di Asia - masa kini.


ABOUT "GHOST MONTH"
Bulan Hantu atau dikenal juga dengan Ghost Festival, atau Hungry Ghost Festival (盂蘭; Yu Lan). adalah salah satu perayaan tradisional masyarakat Tiongkok yang hingga kini masih dipercaya dan dirayakan, baik oleh masyarakat di Negara Tiongkok, maupun yang tinggal di negara lain, seperti di Singapura, Jepang, Vietnam, Korea, Taiwan, Hong Kong, dan Indonesia.

Tradisi ini diduga telah dilakukan sejak abad ke-15 di Masa Dinasti Ming, dan menjadi tradisi masyarakat Tiongkok. Ajaran Tao dan Buddha kemudian memasukkan tradisi ini sebagai bagian kanonik dari ajaran kedua ajaran dan agama tersebut.

Bulan Hantu atau Festival Bulan Hantu ini biasanya dirayakan setiap tanggal 15 bulan ketujuh dari tanggalan Tiongkok. Pada bulan ini, masyarakat Tiongkok meyakini bahwa pintu akhirat akan dibuka dan semua roh orang mati diberi kesempatan untuk turun ke dunia. Biasanya pada kesempatan ini, masyarakat keturunan Tionghoa melakukan tradisi ke kuburan keluarga, dengan membawakan makanan untuk arwah keluarga mereka tersebut. Selain itu, masyarakat yang merayakan biasanya menyalakan dupa serta membakar uang kertas orang mati sebagai persembahan dan penghormatan kepada keluarga mereka.

Pada hari ke-14 dari perayaan ini, masyarakat akan menyalakan lentera dan melarungnya ke sungai di dekat rumah, sebagai penunjuk arah bagi para roh untuk dapat kembali ke akhirat.


DO YOU KNOW? 
Film The Maid adalah film horor pertama yang dibuat dan diproduksi oleh sineas Singapura.

The Maid diproduksi dengan bujet SGD 1,500,000.

Harus diakui kalau daya tarik film horor ini adalah pada Alessandra de Rossi, pemeran utama film ini. Di film ini, Alessandra berperan sebagai Rosa, sang pembantu asal Filipina. Aslinya, gadis kelahiran 19 Juli 1984 ini adalah aktris Filipina.

Bernama asli Alessandra Tiotangco Schiavone, gadis keturunan Italia-Filipina ini telah dikenal sebagai aktris berbakat yang meraih banyak penghargaan di negeri asalnya. Dia meraih penghargaan pertamanya sebagai Best Suporting Actress di ajang FAMAS Awards - saat usia 16 tahun - di film serial Azucena. Selanjutnya, Alessandra banyak bermain di film dan serial televisi Filipina. Film the Maid adalah film internasional pertama yang diperaninya. Setelah itu, dia juga turut bermain dalam serial I Love Betty La Fea (24 April - 5 Oktober 2009), serial drama Filipina yang merupakan remake dari serial Yo Soy Betty produksi Kolumbia. Hingga hari ini dia masih aktif bermain dalam berbagai film layar lebar, serial televisi, dan menjadi model untuk produk-produk kenamaan di Filipina.



NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment