Recommended Movie - STAND BY ME DORAEMON (STAND BY ME ドラえもん)

Buat para penggemar anime Doraemon, siap-siap untuk menangis karena sebentar lagi Anda akan berpisah dengan karakter kesayangan Anda ini. Baru-baru ini - tepatnya tanggal 8 Agustus 2014 silam - Fujiko Movie Studio merilis film Stand By Me Doraemon (STAND BY ME ドラえもん ). Banyak pihak menyebutkan kalau film tersebut merupakan film terakhir dari petualangan kucing robot dari masa depan ini. Mengapa? Karena film ini akan mengisahkan tentang perpisahan Doraemon dan Nobita. Kesedihan juga tampak pada poster film Stand By Me Doraemon yang menampakkan mata Doraemon yang berair, sehingga menampilkan suasana yang benar-benar mengharukan.

Dikisahkan bahwa Doraemon yang aslinya adalah robot dari masa depan merasa sudah waktunya untuk kembali lagi ke masanya. Karena itu, dia mengucapkan perpisahan dengan Nobita. Alasannya untuk pulang, adalah karena ingin Nobita bisa bertumbuh sebagai pria dewasa yang mandiri, tanpa harus selalu tergantung dengan Doraemon. Tentu keputusan Doraemon ini tidak mudah, baik bagi Nobita maupun Doraemon sendiri. Namun pada akhirnya, Doraemon harus kembali dan Nobita belajar untuk hidup mandiri tanpa bantuan sahabat lamanya itu.

Sepanjang film akan mengisahkan perjuangan Nobita yang melewati fase kesendiriannya tanpa Doraemon, termasuk kisah cintanya dengan Shizuka yang memasuki fase keseriusan, hingga ke jenjang keseriusan.

Berbeda dengan film Doraemon sebelumnya, film ini dibuat dengan format CGI,  sehingga bentuk semua karakter tampak lebih hidup. Untuk bagian penyutradaraan dipercayakan pada Takashi Yamazaki dan Ruichi Yagi. Para pengisi suara film ini hampir semuanya adalah para pengisi suara (Seiyuu) yang juga mengisi suara untuk serial televisinya, seperti Wasabi Mizuta (Doraemon), Megumi Ohara (Nobita), Yumi Kakazu (Shizuka), Tomokazu Seki (Suneo), dan Subaru Kimura (Giant). Di Jepang, film ini dirilis tanggal 8 Agustus 2014 silam, dan dalam penayangan perdana, langsung meraup keuntungan finansial sebesar US$ 9 juta. Sebuah prestasi yang sangat fantastis luar biasa.


TRIVIA FACTS
Film Stand By Me Doraemon merupakan film untuk merayakan ulang tahun mendiang salah seorang pengarang Doraemon Fujiko F. Fujio, yaitu Hiroshi Fujimoto yang ke-80.

Takashi Yamazaki dan Ryuichi Yagi - sutradara film Stand by Me Doraemon - adalah sutradara film anime handal yang dihormati di Jepang. Karya Yamazaki seperti Returner dan Space Battleship Yamato, serta karya Yagi yaitu Moyashimon merupakan film anime legendaris yang dikagumi banyak penonton.  Sebelumnya, kedua sutradara ini sudah pernah berkolaborasi dalam anime 3D bertajuk Friends : Mononoke Shima no Naki.

Berbeda dengan film animasi yang lain, film ini dibuat justru setelah proses rekaman suara selesai dilakukan. Dengan cara demikian, maka semua gerakan animasi dibuat menyesuaikan suara yang sudah direkam. Biasanya dalam animasi, justru filmnya dulu yang dibuat baru diisi suara, sehingga pengisi suara bisa menyesuaikan suara mereka sesuai dengan gambar yang telah dibuat. Dengan cara seperti yang dilakukan pada film Stand By Me Doraemon, pengisi suara harus mampu menghayati cerita film dan berimajinasi mengenai tampilan gambar yang dihasilkan, dan penggambar animasi harus mampu menerjemahkan imajinasi pengisi suara tersebut ke dalam gambar bergerak. Jelas bukan hal yang mudah.

Jauh sebelum film ini dibuat, sebenarnya akhir cerita Doraemon sudah pernah dirilis dalam bentuk manga dan episode serial anime-nya. Meski demikian, Doraemon kembali dihidupkan setelah adanya permintaan dari para penggemar di seluruh dunia. Ada 3 akhir cerita Doraemon yang pernah diterbitkan, yaitu :
1. Maret 1971, dalam majalah Shogaku 4-Nensei : Dikisahkan Pemerintah Abad 22 melarang adanya kegiatan perjalanan waktu, karena sangat mengganggu dan merusak masa depan. Karena itu, Doraemon harus kembali ke masanya. Alur cerita inilah yang sekarang dipakai untuk film Stand By Me Doraemon.

2. Maret 1972, dalam majalah Shogaku 4-Nensei, cucu Nobita - Sewashi - menyadari bahwa Nobita terlalu bergantung pada Doraemon dan tidak dapat mandiri. Karena itu, dia sengaja merusak Doraemon dan membuat kucing robot ini sakit dan harus kembali ke masanya. Setelah Doraemon pulang ke masanya, Nobita berjuang untuk mandiri dan dewasa tanpa bantuan Doraemon.

3. Maret 1973, juga dalam majalah Shogaku 4-Nensei, dikisahkan bahwa Doraemon mendapat instruksi dari Sewasi - cucu Nobita sekaligus kreator Doraemon di masa depan - untuk kembali ke masanya. Nobita pada waktu itu baru pulang setelah kalah berkelahi dengan Giant. Saat dia tahu kalau Doraemon harus kembali ke masanya, Nobita mengajak Giant untuk berkelahi kembali, untuk menunjukkan kepada Doraemon kalau dia bisa mandiri dan Doraemon bisa pergi tanpa perlu menguatirkannya. Dalam pertarungan berdarah itu, Nobita berkali-kali dihajar hingga jatuh, namun dia tetap berdiri dan menolak untuk menyerah. Hingga pada akhirnya Giant yang menyerah. Setelah menerima kekalahan Giant, Nobita pun pingsan. Doraemon menemukan sahabatnya yang pingsan itu, lalu membawanya pulang. Setelah menidurkan Nobita, Doraemon pun pulang ke jamannya. Alur ini dicetak ulang dan ditayangkan dalam buku ke-6 serial Doraemon. Selain itu, cerita ini pernah diadaptasi beberapa kali menjadi animasi Doraemon di tahun 1981, 1998, dan tahun 2000.  Banyak penggemar yang menyukai alur ini dan dianggap sebagai alur cerita perpisahan yang paling mengharukan.

Meski banyak orang yang mengatakan film Stand By Me Doraemon akan menjadi film terakhir Doraemon, namun Fujiko Movie Studio memastikan kalau film Doraemon belum berakhir. Hal ini disebabkan pengarang cerita Doraemon (Fujiko F. Fujio) sendiri tidak pernah membuat kesepakatan untuk mengakhiri cerita Doraemon (meski sempat merilis beberapa akhir cerita Doraemon, namun selalu "dianulir" dengan dibuatkan cerita kembalinya Doraemon ke masa kini dan membantu Nobita lagi). Meski serial komiknya sendiri sudah tamat (komik terakhir Doraemon dirilis tahun 1996; volume 45), namun serial anime-nya sendiri masih terus dibuat dan ceritanya dilanjutkan oleh para asisten Fujiko F. Fujio. Apalagi saat konferensi pers, disebutkan kalau Stand By Me Doraemon merupakan film CGI "pertama" dari Doraemon. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa kelak akan ada lagi film-film Doraemon yang akan dibuat dengan format seperti ini. Kita tunggu saja kalau begitu ....
NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment