Recommended Movie - BLACK COAL, THIN ICE <白日焰火>

Film produksi Tiongkok ini sebenarnya sudah tayang sejak 21 Maret 2014 silam. Namun karena mendapatkan banyak penghargaan dan apresiasi serta pujian kritikus, serta baru-baru ini mendapatkan 8 nominasi - paling banyak tahun ini - untuk penghargaaan 51st Taipei Golden Horse Film Festival yang akan dilangsungkan tanggal 22 November 2014, saya pikir tidak ada salahnya jika saya ulas film tersebut sekarang.

Black Coal Thin Ice merupakan film bergenre thriller yang ditulis dan disutradarai oleh Diao Yi Nan, sutradara kondang asal Tiongkok. Film yang diperani Liao Fan, Gwei Lun Mei, Wang Xue Bing, Wang Jing Chun, dan Yu Ai Lei ini mengisahkan tentang terjadinya sebuah kejadian pembunuhan sadis yang terjadi di sebuah desa di China bagian Utara. Polisi menemukan tubuh korban dalam kondisi terpotong-potong menjadi beberapa bagian yang ditebar ke beberapa bagian yang berjarak puluhan bahkan ratusan kilometer.

Zhang Zili (diperani Liao Fan) adalah seorang polisi yang - sejak bercerai dengan istrinya - menyikapi kasus ini dengan sangat serius. Dalam penyidikannya pada dua orang pelaku, secara tidak terduga mendapatkan perlawanan yang menyebabkan dua orang rekan kerjanya tewas dan dirinya terluka parah. Setelah sembuh, Zhang yang merasa telah berhasil menuntaskan kasus pembunuhan kejam itu, memutuskan untuk mengundurkan diri dari dinas kepolisian dan bekerja sebagai Satpam.

Lima tahun kemudian, dia betemu dengan Wang (Yu Ai Lei), mantan rekan sekerjanya di Dinas Kepolisian yang saat itu telah menjadi Inspektur. Zhang mendapatkan informasi mengejutkan kalau kasus pembunuhan yang ditanganinya dulu ternyata belum selesai dan pelaku sebenarnya belum tertangkap. Korban-korban dengan modus yang sama seperti kejadian lima tahun lalu mulai berjatuhan dan meresahkan masyarakat. Wang mengajak Zhang kembali ke kesatuan kepolisian untuk bersama-sama menuntaskan kasus itu.

Kedua polisi itu pun menyidiki kasus itu kembali. Mereka menemukan bahwa semua korban punya kesamaan, yaitu sama-sama mengenal dan pernah berhubungan dengan wanita yang sama bernama Wu Zhi Zhen (Gwei Lun Mei). Wanita tersebut adalah pekerja di sebuah binatu kecil. Saat menyidiki Wu, diam-diam Zhang menaruh hati dan jatuh cinta pada wanita melankolis dan penuh pesona itu.
Meski dalam kondisi jatuh cinta, naluri polisi Zhang masih tetap berjalan. Dan semakin dalam dalam mengenal Wu, Zhang semakin sadar kalau Wu bukanlah sosok yang apa yang dilihat dan dibayangkannya.

Film berdurasi 106 menit ini menghadirkan banyak adegan-adegan mengejutkan dan tidak terduga sama sekali. Selain itu, pengambilan gambarnya pun sangat indah dan menarik, sehingga penonton pun terbuai dengan pesona pemandangan alam yang indah (yang menjadi penyeimbang adegan brutal nan sadis yang muncul di sepanjang film).


DO YOU KNOW? 
Judul bahasa Inggris film ini memiliki arti berbeda dengan judul Mandarinnya, dan keduanya memiliki keterkaitan seperti 1 koin dengan dua sisi. Dalam bahasa Mandarin (白日焰火 - Bai Ri Yan Guo) berarti "Kembang Api di Siang Hari", yang menggambarkan sesuatu yang indah tapi tidak nyata. Sebaliknya judul dalam bahasa Inggris menggambarkan hal buruk yang benar-benar terjadi (Black Coal / Aspal hitam adalah tempat potongan mayat ditemukan; Thin Ice / Es tipis adalah lokasi pembunuhan dilakukan).

Sutradara Diao Yi Nan meraih penghargaan Golden Bear Prize untuk kategori Best Director di ajang 64th Berlin International Film Festival yang berlangsung tanggal 6 - 16 Februari 2014. Di ajang bersamaan, aktor Liao Fan juga memenangi Silver Bear Award untuk kategori Best Actor.

Film ini meraih 8 nominasi di ajang 51th Taipei Golden Horse Film Festival, beberapa diantaranya adalah Best Feature Film, Best Director, Best Actor, dan Best Actress.


NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment