TV Series Recommended - 12 MONKEYS

Tahun 1995 silam - tepatnya tanggal 29 Desember 1995 - film layar lebar 12 Monkeys dirilis. Disutradarai Terry Gilliam,film yang diperani Bruce Willis, Brad Pitt, Christopher Plummer, dan Madeleine Stowe ini mengisahkan tentang seorang pejuang dari masa depan yang melakukan perjalanan waktu ke masa lalu guna menghentikan aksi teror yang akan dilakukan oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya The Army of 12 Monkeys.

Film yang merupakan adaptasi dari cerita pendek Perancis berjudul La Jetee karya penulis Chris Marker ini menjadi salah satu film fiksi ilmiah yang cukup sukses di masa itu. Dengan bujet US$ 29 juta, film ini mampu memperoleh keuntungan finansial sebesar US$ 168 juta. Meski alurnya cukup membingungkan, namun buat saya, film ini merupakan salah satu film "cerdas" favorit saya di masa itu. Dan hal yang cukup menggembirakan adalah waktu tahu kalau serial ini dibuat ulang dalam bentuk mini seri.

Serial 12 Monkeys sudah tayang sejak tanggal 16 Januari 2015 kemarin di Amerika Serikat. Saya sendiri baru berkesempatan menonton premiere episode perdananya semalam. Meski dengan tokoh yang sama, namun alurnya jauh lebih sederhana, dan lebih menegangkan. Inilah yang membuat saya "kecanduan" menonton serial ini.

Serial 12 Monkeys dimulai dengan menampilkan kondisi dunia tahun 2043 di mana 93% manusia telah punah akibat virus yang mematikan. James Cole (diperani Aaron Stanford) adalah seorang kriminal yang mendapatkan kesempatan untuk menebus kesalahannya, di mana dia membantu para ilmuan untuk menemukan sumber virus di masa lalu, kemudian menghancurkannya. Dengan teknologi mesin waktu, Cole pun kembali ke tahun 2013, menghubungi Casandra Railly (Amanda Schull), untuk mencari seorang pria bernama "Leland Goines" yang diduga adalah otak dan penyebab merebaknya virus mematikan itu. Cole menemukan Railly tapi wanita itu tidak kenal dengan Goines.

Cole kemudian berpindah ke tahun 2015 di mana dia kembali berjumpa dengan Railly, yang kehidupannya telah berubah total sejak bertemu Cole. Mereka berdua kemudian menemukan kalau Leland adalah pengusaha di bidang pengembangan teknologi. Cole berhasil membunuh Leland. Namun saat dia kembali ke masanya, tidak ada perubahan apapun di masanya. Dari sanalah Cole sadar kalau Leland Goines hanyalah bagian terkecil dari sebuah konspirasi besar. Dan konspirasi besar ini ada kaitannya dengan kelompok radikal "Army of the 1 Monkeys" yang diyakini sebagai aktor di balik kehancuran dunia ini.

Serial seru bertotal 13 episode ini mendapatkan respon yang cukup baik. Terbukti episode perdananya ditonton lebih dari 1.35 juta orang. Dengan alur cerita yang sedemikian cepat dan menegangkan, bisa dipastikan penonton akan lebih banyak dan serial ini akan berlanjut ke Season 2. Yeah.... !!!!!


ABOUT THE ORIGINAL "12 MONKEYS" 
Film layar lebar 12 Monkeys merupakan salah satu film sains-fiksi yang cukup fenomenal di masanya. Betapa tidak, film ini dibuat dengan bujet "hanya" US$ 29 juta, sebuah biaya yang sangat murah untuk produksi sebuah film fiksi ilmiah (bandingkan dengan Star Trek yang berbujet di atas US$ 100 juta). Meski demikian, film ini terbukti mampu meraup keuntungan dan bahkan disukai banyak orang hingga hari ini. Alurnya terbilang sangat tidak umum di masa itu dan akhir ceritanya sangat mengejutkan.

Disutradarai Terry Gilliam, film ini mengisahkan tentang James Cole (diperani Bruce Willis), seorang kriminal yang ditahan di Philadelphia pada tahun 2035. Pada masa itu, manusia sudah nyaris punah akibat merebaknya virus mematikan yang telah mulai menyebar sejak tahun 1996. Cole dijanjikan mendapatkan keringanan hukuman jika setuju melakukan perjalanan waktu ke masa lalu guna mengumpulkan informasi tentang virus tersebut, serta keberadaan organisasi teroris bernama "The Army of the 12 Monkeys" yang diduga menjadi dalang di balik kepunahan manusia ini.

Cole pun pindah ke tahun 1996 dan dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa setelah mengaku sebagai orang dari masa depan. Di sana dia berkenalan dengan Dr Kathryn Railly  (Madeleine Stowe) - sang dokter jiwa yang merawatnya - serta Jeffrey Goines (Brad Pitt), pasien sakit jiwa yang sangat mendukung kampanye hak hidup binatang. Selama di Rumah Sakit Jiwa itu, Cole sering bermimpi potongan gambar dirinya melihat anak-anak di Bandara. Selain itu, Cole pun banyak mengumpulkan informasi tentang "The Army of 12 Monkeys".

Cole kemudian pindah waktu ke tahun 1996 di mana dia kemudian mengetahui kalau Goines adalah pendiri dari "The Army of 12 Monkeys", namun ternyata kelompok itu tidak ada hubungannya penyebaran virus tersebut. Kewarasan Cole kemudian diuji setelah dia terus-menerus merasa sedang berhalusinasi. Informasi apapun yang didapatnya di masanya, ternyata sangat berbeda dengan fakta yang ditemuinya di masa kini.

Di akhir cerita, Cole menyadari kalau informasi yang didapatkannya salah. Musuh utama mereka bukanlah "The Army of 12 Monkeys" dan kelompok itu bukan teroris tapi kelompok perlindungan binatang. Seseorang sedang berupaya menghancurkan kelompok itu dengan memfitnah mereka, membunuh Goines, serta menyebarkan virus mematikan. Saat berada di bandara, ketika mencoba mencegah orang-orang yang berusaha membunuh Goines, Cole tertembak polisi. Sebelum tewas, dia sempat melirik kepada seorang anak kecil bernama James Cole - yang tidak lain adalah Cole Kecil - yang membawa tas berisi serum virus mematikan. Cole Kecil memasuki pesawat ditemani oleh seorang wanita yang tidak lain adalah salah seorang Peneliti yang menugaskan Cole Dewasa di masa depan untuk melakukan tugas perjalanan waktu ke masa lalu.

Film ini tidak saja sukses secara finansial, tetapi juga sukses sebagai film berkualitas dan mendapatkan banyak pujian kritikus. Berkat film ini pula, Brad Pitt mendapatkan nominasi sebagai Best Supporting Actor di Ajang Academy Award, serta memenangkan penghargaan yang sama di Ajang Golden Globe AWard. Film ini pun mendapatkan banyak nominasi serta memenangkan banyak penghargaan di Ajang Saturn Awards.



DO YOU KNOW? 
Syfy - stasiun televisi yang memproduksi serial ini - telah mengumumkan untuk mengadaptasi 12 Monkeys ke dalam versi serial televisi sejak Juli 2013. Jadwal shooting film sendiri sudah dimulai sejak 26 Agustus 2013. Tapi, pendukung serial ini baru dicasting bulan November 2013. Dari sanalah terpilih Aaron Stanford (berperan sebagai James Cole) dan Amanda Schull (sebagai Cassandra Railly).
Aaron Standford (kiri) dan Amanda Schull (kanan)

Penulisan skenario serial ini dipercayakan pada Terry Matalas dan Travis Fickett. Sebelumnya kedua penulis ini membuat skenario untuk serial Terra Nova. Meski disebut sebagai adaptasi dan "remake" dari film layar lebarnya, Matalas dan Fickett menyebutkan alur cerita yang mereka buat sama sekali baru dan tidak sekedar mendaur ulang alur 12 Monkeys versi layar lebarnya. Kejutan yang ditampilkan jauh lebih banyak dengan akhir cerita yang sudah dipersiapkan dengan sangat matang serta sangat berbeda dari versi aslinya.

Istilah "12 Monkeys"  / 12 Monyet terinspirasi dari novel "The Magic of Oz" (diterbitkan tahun 1919) karya L. Frank Braum. Dalam novel tersebut, dikisahkan Nome King dan Kiki Aru - dua karakter antagonis dalam novel tersebut - membentuk sekutu yang terdiri dari 12 ekor monyet. Monyet-monyet tersebut berhasil dibujuk menjadi sekutunya setelah dijanjikan mendapatkan suplai makanan seumur hidup.

Selain itu "12 Monkeys" juga merupakan istilah sains dalam penelitian tentang ingatan serta kemampuan mengidentifikasi mimpi dan kenyataan. Dalam penelitian tersebut, para ilmuan biasa menggunakan monyet / kera sebagai "kelinci percobaan", mulai dari pengujian obat-obatan, kemampuan komunikasi hewan tersebut, hingga interaksi mereka terhadap teknologi. Ada 12 tahap pengujian yang harus dilalui kera tersebut. Dari sanalah muncullah istilah "12 Monkeys".



NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment