Setelah sekian lama ditunggu, akhirnya saya mendapatkan konfirmasi kalau film action Hong Kong super seru ini sudah selesai produksi dan akan tayang 18 Juni 2015 mendatang. Yes... akhirnya.... !!!

Ya... SPL : Sha Po Lang adalah salah satu film eksyen super keras yang pernah menggemparkan China karena adegan-adegan perkelahiannya yang sangat brutal, sadis, dan bikin banyak penonton trauma. Akibatnya peredaran film itu ditarik dan dicekal dari China. Di luar negeri, film ini pun mengalami banyak pemotongan dari Badan Sensor Film negara setempat. Bahkan saat dirilis di Indonesia pun eksyen dalam film ini nyaris "habis" dibabat Badan Sensor Film. Jadi bisa dibayangkan bagaimana dasyatnya film itu.  Meski mengalami sensor yang cukup banyak, film ini justru menjadi film yang sangat laris di tahun 2005. Karena itu, film ini pun dibuat sekuelnya.

Walau judulnya sekuel, film ini menghadirkan alur cerita yang sama sekali baru dan tidak ada hubungannya dengan cerita di seri pertama film ini. Sama seperti seri pertamanya, film ini pun akan menghadirkan banyak adegan perkelahian brutal yang sadis, berdarah-darah, dan super seru.

SPL 2 mengisahkan tentang Detektif Zhijie (Wu Jing) yang mendapatkan tugas untuk menyusup ke dalam sindikat narkoba yang dipimpin oleh Hong (Louis Koo). Saat dia melakukan transaksi bersama kelompok Hong di Thailand, Paman Wah (Simon Yam) - Paman sekaligus Atasan Zhijie - mendadak menghentikan operasinya karena disinyalir ada penyusup yang membocorkan rahasia jati diri Zhijie. Akibatnya transaksi itu gagal dan Zhijie dipenjara.

Di dalam penjara Thailand, Zhijie mendapatkan pengawasan ekstra ketat dari seorang sipir bernama Chai (Tony Jaa). Sang sipir saat itu sedang mengumpulkan uang untuk membiayai operasi leukemia anaknya. Saat tahu Zhijie adalah satu-satunya donor yang paling cocok bagi anaknya, dan tahu kalau nyawa Zhijie terancam oleh orang-orang suruhan Hong, Chai mati-matian melindungi Zhijie. Berdua mereka pun bertarung melawan orang-orang Hong yang sudah ditempatkan di dalam penjara untuk menghabisi mereka berdua.

Dalam konferensi pers yang berlangsung beberapa hari lalu, Wilson Yip - sang sutradara - mengungkapkan kalau film ini akan penuh adegan perkelahian keras, bahkan jauh lebih dasyat dibandingkan seri pertamanya. Banyak adegan perkelahian rumit antara Wu Jing dan Tony Jaa, yang membuat keduanya beberapa kali saling bertukar bogem mentah sungguhan. Meski demikian, Wilson memuji profesionalisme kedua bintangnya yang tidak mendendam, bahkan saling meminta maaf.

Wu Jing dan Tony Jaa pun saling memuji satu sama lain. Meski mereka terkendala dalam bahasa, namun mereka mampu saling memahami, terutama pada saat koordinasi koreografi perkelahian.

Film ini jelas merupakan film yang saya nantikan di bulan Juni. Bagaimana dengan Anda?



ABOUT "SPL : SHA PO LANG"
SPL : Sha Po Lang adalah salah satu blockbuster Hong Kong yang dirilis tahun 2005 silam. Secara harafiah, judul film itu berarti "Serigala Pemburu Kebenaran". Film ini diperani Donnie Yuen, Sammo Hung, Simon Yam, dan Wu Jing, dengan Wilson Yip sebagai sutradaranya.

Film tersebut mengisahkan tentang Ma Kwun (Donnie Yen), seorang polisi Hong Kong yang ditugaskan untuk menangkap gembong kriminal Wong Po (Sammo Hung). Tiga tahun sebelumnya, Wong Po juga berusaha diciduk Polisi Chan Kwok Chung (Simon Yam), namun nyaris tewas di tangan Jack (Wu Jing) orang kepercayaan Wong Po.

Ma Kwun pun nyaris berhasil membekuk dan menghancurkan sindikat Wong Po, namun mengalami penyiksaan yang hebat dari orang suruhan Wong Po hingga sekarat. Hal itu membuat Ma Kwun mendendam pada Wong Po dan bersumpah untuk menghabisi Wong Po dengan tangannya sendiri.

Bersama Chan Kwok Chung, Ma Kwun pun menyerbu ke dalam tempat persembunyian Wong Po. Pertarungan habis-habisan pun terjadi, dan pada akhirnya Ma Kwun berhasil menghabisi Jack dan Wong Po.


Bagian paling menarik dari film ini adalah aksi perkelahian Donnie Yen dan Wu Jing di gang pada bagian akhir film ini. Perkelahian itu menampilkan koreografi laga yang luar biasa sadis dan brutal, dengan durasi yang cukup panjang. Selain itu, perkelahian Donnie Yen dan Sammo Hung pun dinilai cukup menarik dan sangat brutal. Inilah film pertama Donnie Yen yang menampilkan berbagai macam jenis bela diri (mix martial art), dan kelak menjadi ciri khas film-film Donnie Yen berikutnya (kecuali Ip Man).

Sukses film itu mendorong Wilson Yip untuk membuat sekuelnya. Meski skenario telah dibuat dan telah mengalami beberapa kali revisi, namun sekuel SPL tidak kunjung diproduksi juga. Barulah pada tanggal 1 Mei 2014, produksi akhirnya dilakukan setelah Wilson mendapatkan kucuran dana dari Sun Entertainment Culture Lt dan Maximum Gain Kapital Group sebesar US$ 23 juta. Produksi film selesai tanggal 6 Septmber 2014, dan akhirnya SPL 2 pun siap tayang bulan Juni 2015 mendatang.



DO YOU KNOW?
Donnie Yen dan Sammo Hung dipastikan tidak bermain di sekuel SPL ini, dikarenakan bentrok jadwal shooting.

SPL 2 dipastikan tidak ada pemeran wanitanya. Bagi sebagian besar pendukung film ini, tidak adanya pemeran wanita dalam film ini memberikan kelegaan sendirian, karena para pendukung film bisa bermain dengan lebih serius, dan tidak memberikan celah bagi para awak media untuk menciptakan kisah "cinta lokasi" selama proses pembuatan film berlangsung.

Film SPL 2 merupakan film luar negeri kedua yang diperani Tony Jaa. Sebelumnya, Tony Jaa bermain di film Furious 7. Dalam film tersebut, selain menjadi pemeran, Tony juga menjadi fighting choreografer.

Berbeda dengan SPL pertama yang mengalami pencekalan di China akibat banyaknya adegan brutal dan sadis, maka Wilson Yip memastikan SPL 2 sudah mendapatkan "restu" dari Badan Sensor Film China untuk ditayangkan di negara tersebut bersamaan dengan tanggal rilis di Hong Kong.









Serial Korea masih tetap mendominasi tontonan keluarga hingga hari ini. Cerita yang diangkat pun makin hari makin unik, dan makin beragam. Sudah tidak lagi melulu cerita cinta segitiga atau perebutan harta kekayaan.

Untuk menambah pengetahuan Anda, berikut ini saya tampilkan 10 serial Korea Selatan terbaru yang sedang dan akan tayang di stasiun televisi di sana. Kapan main di Indonesia? Jangan tanya .... Yang penting : Nikmati saja informasi berikut ini....

1. THE GIRL WHO CAN SEE SMELLS (냄새를 보는 소녀 )
Ditayangkan      : SBS
Tanggal tayang :  1 April - 21 Mei 2015
Total episode    : 16

Judul yang aneh. Karena itulah serial ini jadi menarik untuk disimak. Diangkat dari web-komik berjudul "Naemsaereul Boneun Sonyeo" yang ditulis oleh Man Chwi dan dipublikasikan pertama tanggal 23 Juli 2013 silam, serial ini mengisahkan tentang seorang gadis muda bernama Choi Eun Seol (Shin Se Kyung) yang trauma karena menjadi saksi pembunuhan atas kedua orang tuanya. Sang pembunuh memahat kode barcode di kulit kedua orang tuanya sesaat setelah membunuh mreka. Saat melihat Eun Seol, pembunuh tersebut kabur namun tertabrak kendaraan, dan berhasil ditahan polisi. Eun Seol menjadi saksi satu-satunya dalam kasus pembunuhan brutal itu. Eun Seol saat itu pingsan dan dibawa ke rumah sakit.

Di waktu bersamaan, Choi Mu Gak (Park Yoo Chun) membawa adik perempuannya Eun Seol (Kim So Hyun) ke rumah sakit karena terluka dalam kecelakaan lalu lintas. Rupanya ada orang yang salah menduga adik Mu Gak sebagai saksi pembunuhan "barcode", sehingga mereka membunuhnya.

Enam bulan kemudian, Eun Seol tersadar dari pingsannya. Dia mengalami amnesia dan matanya berubah menjadi hijau, tapi tidak buta. Dalam kondisi itu, dia mendapatkan kemampuan unik dan dapat "melihat" aroma dan dapat menemukan orang karena mereka selalu meninggalkan bau mereka yang terlihat sebagai "jejak" di mata Eun Seol.

Di lain pihak, Mu Gak yang trauma karena kematian adiknya yang tragis, mengalami gangguan mental karena sudah tidak tidur selama 2 bulan. Dia bahkan sempat dinyatakan meninggal selama 10 hari. Ketika tersadar dari kematiannya, Mu Gak kehilangan indra penciuman dan perasa, bahkan tidak bisa merasakan sakit saat terluka. Mu Gak keluar dari pekerjaannya dan menjadi polisi untuk menangkap orang yang membunuh adiknya. Dalam investigasinya inilah dia bertemu dengan Eun Seol. Keduanya pun bekerja sama mengusut kasus pembunuhan itu.



2. THE LOVERS (더 러버 )
Ditayangkan      : MNet
Tanggal tayang : 2 April - 18 Juni 2015
Total episode    : 12

Serial ini merupakan gabungan dari 4 cerita berbeda namun saling berhubungan. Keempatnya mengisahkan 4 pasangan yang tinggal di sebuah komplek perumahan yang sama.

Oh Do Si (Oh Jung Se) dan Ryu Doo Ri (Ryu Hyun Kyung) adalah pasangan muda yang sama-sama baru menginjak usia 30 tahun. Do Si bekerja sebagai Pengisi Suara dan Doo Ri adalah seorang Blogger. Masalahnya keduanya tidak menikah dan keduanya sudah tinggal dalam 1 apartemen selama 2 tahun, demi agar bisa berhemat.

Jung Young Joon (Jung Joon Young) dan Choi Jin Nyeo (Choi Yeo Jin) adalah pasangan kekasih yang usianya terpaut 12 tahun. Young Joon adalah pria pengangguran yang kemana-mana selalu membawa gitar, meski dia sendiri tidak bisa memainkannya. Sementara Jin Nyeo diam-diam punya kekasih yang lebih muda darinya dan selalu membiayai hidup pria itu.

Park Hwan Jong (Park Jong Hwan) dan Ha Seol Eun (Ha Eun Seol) adalah pasangan muda berusia 20-an tahun. Keduanya memutuskan untuk tinggal bersama dalam satu apartemen. Seol Eun adalah gadis naif yang bekerja mati-matian untuk bisa menghidupi mereka, sekaligus untuk membiayai dirinya agar tetap memiliki tubuh yang sempurna.

Lee Joon Jae (Lee Jae Joon) adalah pria penyendiri yang tidak suka bersosialisasi dan memilih tinggal sendirian di apartemennya. Namun karena mahalnya biaya sewa apartemen, akhirnya dia setuju untuk tinggal bersama dengan pria asing dari Jepang bernama Takuya (Takuya Terada). Takuya berusaha mendorong Joon Jae untuk bisa menikmati hidup dengan bersosialisasi dan melakukan hal-hal "gila" yang belum pernah Joon Jae lakukan sebelumnya. Usaha Takuya berhasil. Dan lambat laun, benih-benih cinta pun mulai bersemi di antara mereka..... (....Kalau sudah gini, gak comment dah....)



3.  FALLING FOR INNOCENCE (순정에 반하다 )
Ditayangkan      : jTBC
Tanggal tayang : 3 April - 23 Mei 2015
Total episode    : 16

Kang Min Ho (Jung Kyung Ho) adalah seorang pebisnis yang kejam yang bekerja di perusahaan saham. Sikapnya ini terjadi karena dendamnya pada perusahaan kosmetik Hermia. Dulunya, Ayahnya adalah CEO dari Hermia. Namun setelah ayahnya bunuh diri akibat kasus penyelewengan uang perusahaan, kepemilikan perusahaan berubah menjadi milik Kang Hyun Chul (Park Yeong Gyu), paman Min Ho, dan Min Ho pun diusir dari perusahaan itu. 

Tindakan Pamannya itu membuat Min Ho sakit hati. Dia yakin ayahnya tidak bersalah dalam kasus penyelewengan uang tersebut, dan berusaha membuktikannya.  Namun Min Ho punya gangguan jantung Cardiomyopathy, sehingga harus menjalani operasi transplantasi jantung. 

Setelah menjalani operasi jantung, kepribadian Min Ho berubah menjadi orang yang lebih lembut dan manusiawi. Min Ho kemudian memutuskan untuk melakukan penebusan dosa dengan lebih perduli pada orang-orang di kantornya, termasuk Kim Soon Jung (Kim So Yun) - sekretaris Pamannya - yang tidak lain adalah anak dari mantan sekretaris ayahnya yang pernah dia pecat sebelumnya. Dari sekedar perduli, Min Ho pun jatuh hati pada Soon Jung, dan memahami makna dari cinta dan kebahagiaan.

Tapi cinta ini tidaklah mudah, karena diam-diam sahabat masa kecil Soon Jung juga jatuh hati padanya. Ditambah lagi dengan Soon Jung ternyata sudah bertunangan dengan Ma Dong Wook (Jin Goo), seorang detektif yang di waktu bersamaan sedang menyelidiki kasus korupsi yang terjadi di Hermia, yang melibatkan Paman Min Ho.



4. MY UNFORTUNATE BOYFRIEND (나의 유감스러운 남자친구 )
Ditayangkan     : MBC
Tanggal tayang : 10 April - 30 Mei 2015
Total episode    : 16

Membaca judulnya saja, Anda sudah pasti menduga kalau serial ini mengisahkan tentang hubungan asmara di mana sang prianya "dizolimi" oleh kekasihnya. Ya, Anda benar sekali.... !!!

Serial ini mengisahkan tentang seorang pria bernama Yoon Tae Woon (No Min Woo) yang jatuh hati pada seorang gadis cantik bernama Yoo Ji Na (Yang Jin Sung). Tae Woon adalah pria berhati mulia dan jujur. Masalahnya, Ji Na - kekasihnya - justru adalah gadis yang mengejar karir dan tidak terlalu memperdulikan kekasihnya. Baginya, karir sangat penting dan dia akan melakukan apapun - termasuk berbohong atau mengorbankan siapapun - demi meraih karirnya.

Berkali-kali Tae Woon mengalami perlakukan yang tidak berkenan dari kekasihnya, namun dia masih tetap mengasihi dan mengampuni kekasihnya. Pada akhirnya, hubungan cinta yang sangat mustahil itu menjadi kisah cinta sejati yang dramatis dan mengharukan. Tontonan wajib bagi Anda yang baru jadian ni.....



5. THE SUPERMAN AGE (초인시대 )
Ditayangkan     : tvN
Tanggal tayang : 10 April - 29 Mei 2015
Total episode    : 13 + 1 spesial

Tren film Superhero yang sedang melanda dunia, dimanfaatkan produser Korea untuk membuat film bertema sama. Salah satu serial televisi bertema superhero akhirnya tayang juga di Korea Selatan.

Adalah Byung Jae (Yoo Byung Jae), seorang mahasiswa Teknik Sipil yang tiba-tiba mendapatkan kekuatan super saat dia berulang tahun yang ke-25. Ketika teman-temannya tahu, maka mereka memanfaatkan Byung Jae untuk kepentingan pribadi mereka.

Tanpa diketahui Byung Jae, ternyata ada banyak orang di sekitar yang memiliki kekuatan super serupa dengannya. Dan justru aksi unjuk kekuatan yang dilakukannya mendorong mereka - yang semula bersembunyi - untuk keluar, dan melakukan hal yang sama dengan Byung Jae. Wa... dunia jadi kacau deh kalau sudah begini ...



6. HWAJUNG (화정)
Ditayangkan     : MBC
Tanggal tayang : 13 April - 29 September 2015
Total episode    : 50

Serial ini dirilis dengan menggunakan 2 judul : Hwajung (untuk penayangan di Korea Selatan) dan Splendid Politics (untuk penayangan internasional).

Serial ini merupakan rekaan dari kejadian sebenarnya yang terjadi di masa pemerintahan Raja Seonjo (memerintah Korea pada tahun 1567 - 1608). Adalah Pangeran Gwanghae (diperani Cha Seung Won), anak selir Raja Seonjo, yang merupakan anak kesayangan dari Raja. Berbekal kedekatan dan dukungan dari ayahnya, Gwanghae melakukan berbagai cara untuk memuluskan langkahnya menjadi Pangeran Mahkota yang kelak akan menggantikan ayahnya. Beberapa hal yang dilakukannya adalah mengeksekusi anak Permaisuri dan mengusir adik tirinya, Putri Jeongmyeong (Lee Yeon Hee), dari istana.

Di tempat pembuangannya, Jeongmyeong hidup sebagai rakyat jelata. Tanpa diketahui Gwanghae, dia menyiapkan strategi dan mengumpulkan orang-orang yang setia padanya untuk membalaskan dendam pada Gwanghae.

Dalam Sejarah Korea, Gwanghae adalah Raja Joseon yang berkuasa pada tahun 1608 - 1623, dan diturunkan secara paksa oleh keluarga dan rakyatnya karena dianggap sebagai penyebab perpecahan Keluarga Istana Joseon. Selain tidak mendapatkan gelar Kebangsawanan dari Biara Buddha setempat (seperti yang diterima raja-raja Joseon yang lain), saat meninggal, Gwanghae tidak mendapatkan kehormatan untuk dimakamkan layaknya seorang raja. Banyak Sejarawan menyebutkan Gwanghae hanyalah korban dari pertikaian politik yang terjadi di dalam keluarga kerajaan yang sebenarnya sudah berlangsung cukup lama.



7. DIVORCE LAWYER IN LOVE (이혼변호사는 연애 중 )
Ditayangkan    : SBS
Tanggal tayang : 18 April 0 14 Juni 2015
Total episode   : 16

Drama-komedi ini sepertinya akan bikin Anda ngakak hingga sakit perut. Dikisahkan Ko Cheok Hee (Jo Yeo Jung) adalah seorang wanita yang bekerja sebagai Pengacara Perceraian yang selalu berusaha memenangkan kliennya. Untuk itu dia selalu melakukan segala cara kotor untuk membuat kliennya menang. Salah seorang staf operasional kantornya, So Jung Woo (Yun Woo Jin), tidak setuju dengan tindakan Cheok Hee dan selalu beradu argumen dengannya. Merasa sudah tidak bisa bekerja sama dengan Cheok Hee, Jung Woo akhirnya mundur dari perusahaan tempatnya bekerja. Dia kemudian sekolah di Sekolah Hukum, dan membuka firma Pengacaranya sendiri.

Beberapa tahun kemudian, Ijin Pengacara Cheok Hee ditahan oleh Pengadilan setelah Cheok Hee terbukti melakukan banyak pelanggaran dalam menjalankan profesinya. Karena sudah tidak bisa menjalankan profesinya, Cheok Hee banting stir dan melamar pekerjaan sebagai staf operasional kantor. Dia diterima bekerja di sebuah firma Pengacara yang tidak lain adalah perusahaan milik Jung Woo. Dengan kondisi yang terbalik (Jung Woo sebagai Pengacara, dan Cheok Hee sebagai staf biasa), mungkinkan Cheok Hee selamat dari "balas dendam" yang akan dilakukan Jung Woo padanya?



8. MAKE A WOMAN CRY (여자를 울려 )
Ditayangkan      : MBC
Tanggal tayang  : 18 April -  4 Oktober 2015
Total episode     : 50

Ini adalah serial drama yang sangat mengharukan dan mungkin akan sanggup menyayat-nyayat hati para wanita yang menontonnya.

Jung Deok In (Kim Jung Eun) adalah seorang wanita yang berprofesi sebagai seorang Polisi Divisi Pembunuhan. Namun satu ketika, anak tunggalnya tewas dalam sebuah insiden dekat sekolahnya. Hal ini membuat Deok In kemudian mundur dari profesinya.

Deok In kemudian membuka warung makanan di depan sekolah anaknya. Selain untuk mengenang anaknya, dia pun menggunakan kemampuannya untuk mencegah tindak kejahatan yang terjadi pada anak-anak di sekolah. Satu ketika, dia kemudian menemukan fakta di balik kematian anak kesayangannya itu. Dan saat itu Deok In dihadapkan pada 2 pilihan : Membalas dendam, atau Melepaskan Pengampunan kepada orang yang telah membunuh anaknya. Sebuah pilihan berat yang harus dibuat Deok In dan pastinya akan membuat air mata Anda berderai.

Serial ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari para penonton. Hal ini terbukti dari rating serial ini yang setiap episodenya selalu berada di posisi teratas. So.... buat yang penasaran, harap bersabar ya....



9. EX-GIRLFRIEND CLUB (구여친클럽 )
Ditayangkan     : tvN
Tanggal tayang : 8 Mei - 27 Juni 2015
Total episode    : 16

Nah, inilah drama komedi paling kacau seantero jagat raya, dan akan bikin Anda ngakak habis dengan ceritanya yang gokil habis.

Serial ini mengisahkan tentang seorang penulis webtoon bernama Bang Myung Soo (Byun Yo Han) yang di masa mudanya adalah seorang playboy akut. Satu waktu dia membuat sebuah webtoon yang mengangkat kisah cinta dan hubungannya dengan para mantan kekasihnya khususnya tiga orang wanita : seorang wanita yang berusia lebih tua darinya, seorang janda kaya, dan seorang artis muda yang keras kepala. Webtoon yang berisi banyak hal detil dan sensitif tentang ketiga mantan Myung Soo itu sontak menjadi hit dan banyak menjadi bahan perbincangan orang. Tidak sedikit orang - terutama para wanita - yang memprotes webtoon itu dan menganggapnya sebagai pelecehan.

Dalam kondisi sangat panas dan kontroversi makin membesar, Kim Soo Jin (Song Ji Hyo), seorang produser film melihat peluang dan berniat mengangkat webtoon itu menjadi film layar lebar. Dia berharap dengan kondisi yang sedang hangat seperti sekarang, film itu akan dapat menghasilkan uang yang dapat digunakannya untuk menyelamatkan perusahaan filmnya yang sedang di ambang kebangkrutan.

Celakanya, saat Soo Jin bertemu Myung Soo, dia baru menyadari kalau Myung Soo juga adalah mantan kekasihnya. Hal itu membuat perasaan solidaritas sesama perempuannya meledak. Ketika proses pembuatan film berlangsung, Soo Jin menghubungi ketiga mantan Myung Soo dan mengajak mereka melakukan balas dendam pada Myung Soo. Tindakan apa yang akan mereka lakukan? Tonton saja deh... Kocaknya sadis habis.... !!!!!



10. ORANGE MARMALADE (오렌지 마말레이드 )
Ditayangkan     : KBS2
Tanggal tayang : 15 Mei - 24 Juli 2015
Total episode    : 12

Tampaknya cerita kisah cinta manusia dan vampir masih cukup populer di Korea Selatan, sehingga hingga hari ini masih diproduksi. Salah satunya adalah serial ini. Diadaptasi dari web-komik populer berjudul sama karya Seok Woo (diterbitkan tanggal 5 Februari 2011 - 4 Januari 2014), serial ini mengetengahkan tentang kisah cinta manusia dan vampir remaja.

Dalam dunia paralel di mana manusia dan vampir hidup berdampingan, dikisahkan vampir pada masa itu sudah tidak lagi bergantung pada darah manusia untuk hidup. Meski demikian, legenda bahwa vampir adalah mahluk penghisap darah manusia masih sangat melekat dalam budaya manusia, sehingga banyak orang masih takut pada vampir. Bahkan ada sekelompok orang yang melakukan pembunuhan terhadap vampir. Hal ini membuat pra vampir ketakutan dan memutuskan untuk menyembunyikan jati diri mereka.

Baek Ma Ri (Seol Hyun) adalah gadis remaja SMA yang juga vampir. Dia hidup bersama dan sekolah di sekolah manusia. Meski dia berusaha menerima manusia, namun di dalam hati, Ma Ri memendam amarah kepada orang-orang di sekelilingnya yang menganiaya para vampir, termasuk anggota keluarganya.  Meski demikian, dia berusaha berdamai dengan manusia, dan memutuskan satu ketika pindah ke kota lain. Rencananya justru kandas ketika satu ketika dia tidak sengaja menggigit leher Jung Jae Min (Yeo Jin Goo), teman sekolahnya yang juga pria paling tampan di sekolahnya.





Ini film thriller produksi Korea Selatan yang sepertinya super keren banget. Dirilis tanggal 14 Mei 2015 silam, film ini langsung menduduki tangga puncak box-office Korea Selatan dengan meraih penghasilan sebesar US$ 6.3 juta.
Film arahan sutradara Baek Woon Hak ini mengisahkan tentang Detektif Choi Chong Sik (Son Hyun Joo), seorang detektid dengan prestasi kerja yang sangat luar biasa di kesatuannya. Karena itu, dia mendapatkan promosi dari Atasannya. Beberapa hari sebelum promosi itu dilakukan, untuk merayakan promosinya itu, Detektif Choi mengundang teman-temannya untuk mabuk-mabukan di restoran.

Saat dia pulang dengan menaiki taksi, ternyata taksi tersebut membawanya ke daerah pegunungan yang sepi dan sopir taksi tersebut bermaksud membunuh Detektif Choi. Namun sang detektif - yang meski dalam keadaan mabuk - berhasil mengalahkan sopir taksi itu. Bahkan dia berhasil membunuh sang sopir taksi. Meski dia dapat berkilah kalau tindakan pembunuhan itu adalah pembelaan diri, tetapi dapat saja kasus ini menghambat karirnya. Karena itu, Detektif Choi membersihkan lokasi pembunuhan dan melarikan diri.

Keesokan harinya, televisi ramai memberitakan kasus penemuan mayat pria yang tergantung di crane di depan kantor polisi. Pria tersebut adalah sopir taksi yang dibunuh oleh Detektif Choi. Kasus ini langsung bikin heboh Satuan Kepolisian. Dengan melihat prestasi Detektif Choi yang luar biasa, Kepala Polisi Jung (Jung Won Joong) kemudian meminta Detektif Choi untuk menyidiki kasus tersebut.

Detektif Choi berusaha menghilangkan barang-barang bukti yang mengaitkan dirinya dengan kematian sopir taksi itu. Dia pun beberapa kali mengarahkan investigasi ke arah yang keliru, dan membuat rekan kerjanya bingung. Tindakan Detektif Choi ini ternyata dicurigai Cha Dong Jae (Park Seo Joon), seorang polisi muda, yang diam-diam menyidiki keterlibatan Detektif Choi dalam kasus kematian sopir taksi tersebut.

Saat permainan kucing-kucingan antara Detektif Choi dan Cha Dong Jae berlangsung, tiba-tiba muncul seseorang bernama Kim Jin Gyu (Daniel Choi) yang menyerahkan diri dan mengaku dirinya sebagai pembunuh. Dia kemudian mendekati Detektif Choi dan mengancam akan membongkar rahasia keterlibatannya dalam kasus kematian sopir taksi itu, jika Detektif Choi tidak bersedia membantunya membongkar kasus lama yang sudah dipeti-eskan pihak kepolisian. Kasus apakah itu? Dan siapakah Kim Jin Gyu sebenarnya?

Banyak pengamat menilai film berdurasi 108 menit sangat mirip dengan serial televisi Bones karena menggunakan metode yang sama dalam menyidiki kasus pembunuhan yang terjadi. Bagi penggemar film-film prosedural model film Hollywood, film ini menyajikan hal tersebut dengan metode yang lebih bisa diterima masyarakat Asia.
Sebentar lagi kita akan melewati Semester Pertama (Januari - Juni) 2015 dan akan mulai memasuki Semester Kedua (Juli - Desember) 2015. Berbeda dengan tahun kemarin di mana banyak bulan yang kering film-film berbobot, maka pada Semester Kedua 2015, setiap bulan selalu ada - bahkan banyak - film berbobot. Sakin banyaknya, saya sendiri galau untuk memilih yang terbaik yang pantas saya jadikan highligh setiap bulannya.

Setelah mempertimbangkan cukup lama film-film yang menjadi pilihan, akhirnya terpilihlah 6 film terbaik setiap bulannya di Semester Kedua 2015. Ini dia ...


1. JULI  : ANT-MAN
Di bulan Juli 2015, saya cukup kesulitan untuk memilih karena ada beberapa film unggulan yang juga menarik perhatian saya : Terminator Genisys, Minions, Mr Holmes, Mission Impossible - Rogue Nation, dan Ant-Man. Namun setelah saya pelajari, sepertinya Ant-Man adalah film pilihan terbaik yang wajib menjadi pilihan dan highligh buat kita semua. Mengapa?

Ant-Man merupakan salah satu produk superhero baru rilisan Marvel Comics. Meski beberapa orang yang belum mengenal karakter ini akan mencibir dan menyepelekannya, namun jangan anggap remeh karakter bertubuh kecil ini. Alur cerita tokoh bertubuh kecil ini berhubungan dengan film Captain America : Civil War yang akan dirilis 2016 mendatang. Bisa dikatakan, apa yang terjadi dalam film ini, akan merupakan salah satu dasar yang menentukan kelanjutan dan alur cerita seri ketiga Captain America tersebut.

Paul Rudd dipercaya memerani karakter Scott Lang, karakter utama film ini dan nantinya akan berubah menjadi Ant-Man versi kedua. Lha, versi pertamanya siapa? Versi pertamanya bernama Hank Pym dan di film ini akan diperani Michael Douglas. Film yang disutradarai Peyton Reed ini akan mengisahkan tentang pencuri bernama Scott Lang yang mendapatkan pelatihan dari Dr Hank Pym, seorang ilmuan yang menemukan teknologi Ant-Man. Dr Pym melatih Lang dan membuatnya menjadi superhero bertubuh kecil bernama Ant-Man yang memiliki kekuatan super untuk menghadapi kejahatan yang mengancam dunia.

Jika tidak ada halangan, Ant-Man akan tayang secara internasional tanggal 17 Juli 2015 mendatang. 



2. AUGUST : CROUCHING TIGER, HIDDEN DRAGON II - THE GREEN LEGEND
Lagi-lagi saya galau saat memilih film terbaik di bulan ini, karena Agustus dipenuhi film-film keren yang semuanya sangat bagus : Baruto, Fantastic Four, The Man From U.N.C.L.E., Hitman : Agent 47, Sinister 2, Regression, dan Crouching Tiger, Hidden Dragon II - The Green Legend. Setelah dipertimbangkan, maka akhirnya saya memilih Crouching Tiger, Hidden Dragon II.

Salah satu alasan pemilihan film ini adalah karena Crouching Tiger, Hidden Dragon adalah film kebanggaan masyarakat Asia karena film ini menjadi film Asia pertama yang meraih penghargaan Oscar untuk Best Picture pada tahun 2000 silam. Ya, film itu tidak saja mempopulerkan nama Ang Lee sebagai Sang Sutradara, serta Michelle Yeoh dan Chow Jun Fa sebagai aktor laga internasional, namun juga membuka jalan bagi film laga Asia untuk bisa menembus pasar Amerika Serikat.

Crouching Tiger Hidden Dragon II - The Green Legend merupakan film produksi Amerika-China yang disutradarai Yuen Woo Ping, serta diperani Donnie Yen, Michelle Yeoh, Harry Shum Jr, dan Jason Scott Lee. Ceritanya sendiri tidak lagi mengikuti alur cerita dari novel Crouching Tiger - Hidden Dragon karya Du Lu Wang, namun merupakan pengembangan dari cerita novel tersebut.

Film ini akan dirilis serentak di seluruh dunia tanggal 28 Agustus 2015, dan akan tayang serentak dalam bentuk IMAX, 3D, dan 2D.



3. SEPTEMBER: THE TRANSPORTER REFUELED
Lagi-lagi saya harus galau memilih film di bulan ini karena cukup banyak film yang bisa dijadikan pilihan di bulan ini : No Escape, The Transporter Refueled, Captive, Everest, Maze Runner : The Scorch Trials, Beauty and The Beast, Before I Wake, The Dissapointments Room, dan Hotel Transylvania 2. Namun setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya memilih The Transporter Refueled.

Bukan tanpa alasan saya memilih film ini. Bagi penggemar film laga, The Transporter merupakan film film eksyen yang sangat populer di tahun 2002. Meski dibuat dengan bujet yang murah-meriah, film ini terbukti menjadi film box-office dan melegenda hingga hari ini. Berkat film itulah nama Jason Statham dikenal dunia sebagai aktor laga dunia yang banyak dipuji kritikus film, serta menyebutnya sebagai Aktor Laga Generasi Baru yang menggantikan para aktor legenda laga seperti Arnold Schwarzenegger, Sylvester Stallone, Dolph Lundgren, dan lain-lain.

Di bulan September - tepatnya 4 September 2015 - film The Transporter Refueled akan dirilis. Film ini akan mengisahkan tentang latar belakang Frank Martin muda (diperani Ed Skein) dan bagaimana dia kemudian dapat menjadi seorang Transporter. Film yang disutradarai Camille Delarnarre ini diproduseri oleh Luc Besson dan Mark Gao.



4. OCTOBER : VICTOR FRANKENSTEIN
London Has Fallen, Victor Frankenstein, Kidnap, Pan, Bridge of Spies, Crimson Peak, Goosebumps, The Last Witch Hunter, Paranormal Activity : The Ghost Dimension, serta The Secret in Their Eyes adalah rentetan film-film calon blockbuster yang dirilis bulan Oktober dan semuanya bagus secara kualitas, sehingga membingungkan saya untuk memilih. Namun pada akhirnya saya memutuskan untuk memilih Victor Frankenstein

Film yang akan dirilis tanggal 2 Oktober 2015 ini, meski mengusung judul nama sang kreator monster legendaris, namun ceritanya tidak sama dengan apa yang ditulis Mary Shelley dalam novelnya yang terbit tahun 1818. Ceritanya justru mengambil sudut pandang Igor (diperani Daniel Radcliffe), sang pembantu Dokter Victor Frankenstein. Film ini pun banyak mengulas masa lalu Igor, dan bagaimana awal pertemanannya dengan Victor von Frankenstein (James McAvoy), yang pada akhirnya membawa mereka pada ide untuk membuat monster, yang kelak menjadi mahluk mengerikan yang legendaris sepanjang masa.



5. NOVEMBER :  SPECTRE
Sorry, Guys. Meski film-film di bulan ini cukup banyak pilihannya - The Hunger Games : Mockingjay Part 2, Spectre, The Peanut Movies, The Martian, Rings, dan Midnight Special - namun saya tetap memilih Spectre sebagai highligh di bulan ini. Harap maklum : Saya penggemar film James Bond.

Film yang merupakan "sekuel resmi" James Bond ke-24 ini akan dirilis 6 November 2015 mendatang. Spectre akan menjadi film James Bond keempat Daniel Craig dan film kedua yang disutradarai Sam Mendes (sebelumnya menyutradarai Skyfall yang dirilis tahun 2012). Alurnya sendiri melanjutkan cerita dari Skyfall.

Setelah Gareth Mallory (Ralph Fiennes) diangkat sebagai Pemimpin MI6 dan menjadi Atasan James Bond yang baru, dia ternyata harus berhadapan dengan para pejabat Istana Inggris yang kurang setuju dengan kepemimpinannya. Sementara Gareth "M" Mallory harus berjuang di bidang politik, James Bond harus berjuang memerangi kelompok kriminal SPECTRE yang makin menunjukkan taringnya untuk menguasai dunia. Dengan mengikuti petunjuk yang tersebar dari Meksiko, Austria, hingga Morocco, Bond berhasil menemukan Staf Senior SPECTRE yang tidak lain adalah sahabat masa kecilnya, Franz Oberhauser (Christoph Waltz).

Oberhauser ternyata memegang informasi yang membahayakan kelangsungan Pemerintahan Inggris, dan masa depan MI6. Dan tugas Bond adalah merebut dan menghancurkan informasi tersebut dengan berbagai cara. Termasuk menghabisi sahabatnya tersebut.



6. DECEMBER : STAR WARS - THE FORCE AWAKENS
Sepertinya hanya di bulan Desember inilah saya dengan mantap dan langsung memilih Star Wars : The Force Awakens sebagai highligh yang akan menutup tahun 2015. Tidak berarti bulan Desember sepi film-film seru, karena di bulan ini ada In The Heart of The Sea, Alvin and The Chipmunks : The Road Chip, Point Break, The Revenant, dan Snowden. Namun bagaimana pun Star Wars adalah film pilihan terkuat yang pantas menjadi pilihan terbaik di akhir tahun ini.

Seri ketujuh dari seri Star Wars yang legendaris ini akan tayang 18 Desember 2015 mendatang. Film ini bisa jadi akan menampilkan film Star Wars yang sama sekali berbeda dari seri-seri Star Wars sebelumnya, karena film ini disutradarai oleh J.J. Abrams. Mungkin Anda ingat saat J.J. Abrams menyutradarai dua film Star Trek yang terakhir, di mana film tersebut penuh eksyen seru dengan cerita yang sangat cepat, dan permainan efek yang luar biasa memanjakan mata. Nah, bisa dipastikan film Star Wars seri ini akan menampilkan hal serupa.

Alurnya sendiri hingga hari ini masih dirahasiakan. Bocoran yang saya dapatkan hanya menjelaskan kalau film ini akan mengisahkan kejadian 30 tahun pasca kejadian Star Wars 6 : Return of The Jedi, di mana banyak karakter baru yang akan muncul dalam film ini. Dan dengan tewasnya Darth Vader di Star Wars 6, maka akan dibuat karakter antagonis baru yang lebih kejam dan sadis. Para pemeran lawas Star Wars semuanya diajak bermain dalam film ini : Harrison Ford (Han Solo), Carrie Fisher (Princess Leia Organa), Mark Hamill (Luke Skywalker), Anthony Daniels (C-3PO), Peter Mayhew (Chewbacca), dan Kenny Baker (R2-D2).

Yang paling membanggakan adalah turut pula bermain dalam film ini tiga orang aktor laga Indonesia : Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Arif Rahman. Apa peran mereka, hingga hari ini infomasinya masih simpang-siur. Ya... kita tunggu saja kehadiran film seru ini di akhir tahun nanti.

Daya tarik film eksyen adalah adegan eksyen-nya yang selalu bikin jantung deg-degan. Ya, film eksyen selalu penuh dengan adegan perkelahian, kebut-kebutan, serta adegan berbahaya lainnya yang sering membuat kita ikut miris saat menonton. Meski teknologi pembuatan film telah sedemikian canggih, namun banyak adegan stunt yang tetap dilakukan secara alami tanpa bantuan kecanggihan teknologi itu. Akibatnya bisa ditebak : Risiko nyawa melayang jadi taruhan. Tapi itulah dedikasi para Sineas film dalam menghadirkan tontonan terbaik bagi para penontonnya.

Dari sekian banyak film eksyen yang telah beredar, saya telah memilih 10 Film Eksyen Dunia yang menampilkan adegan stunt paling ekstrim dan mendebarkan. Di luar dari semua film ini, sepertinya tidak ada lagi film yang menampilkan adegan lebih ekstrim dari apa yang telah ditampilkan film-film berikut ini.


1. POLICE STORY (1985) dan POLICE STORY 2 (1988)
Buat saya, kedua film ini merupakan film eksyen paling fenomenal yang hingga hari ini belum ada yang mampu menyainginya. Seri pertama film yang diperan-utamai dan disutradarai oleh Jackie Chan ini mengisahkan tentang Polisi Kevin Chan yang berusaha mengungkap kejahatan Gembong Kejahatan Chu Tao (diperani Chor Yuen).

Sejak awal hingga akhir, film berdurasi 101 menit ini dipenuhi dengan berbagai adegan stunt yang luar biasa yang mayoritas dilakukan oleh Jackie Chan sendiri. Dimulai dengan dua mobil yang meluncur ke bawah tebing menghancurkan rumah-rumah penduduk, aksi Jackie Chan bergelantungan di bis dengan payung, sampai aksi perkelahian habis-habisan di sebuah mal yang "menghancurkan" banyak kaca bohongan (aksi stunt terakhir dikenal dengan sebutan Aksi "Glass Story"). Dan aksi paling fenomenal yang tidak akan dilupakan orang adalah aksi Jackie Chan yang meluncur dari tiang gedung di lantai tiga hingga jatuh di lantai dasar. Masalahnya tiang itu dililiti dengan kabel listrik aktif, sehingga Jackie Chan benar-benar tersengat listrik saat meluncur. Aksi ini selain menyebabkan Jackie mengalami luka bakar serius, juga membuat dia mengalami patah tulang punggung, telapak tangan, dan bergesernya tulang panggul, yang nyaris menamatkan riwayatnya.

Di seri kedua - masih disutradarai dan diperan-utamai oleh Jackie Chan - film ini jauh lebih dasyat dan "seram" lagi proses pembuatannya. Kevin Chan dikisahkan berhadapan dengan para teroris spesialis bom. Film ini diwarnai dengan aksi maut Jackie Chan yang meloncat berpindah-pindah dari atap bis ke bis lainnya. Aksi ini jelas sangat berbahaya karena bis tersebut berjalan dengan kecepatan cukup cepat. Selain itu, sambil meloncati atap bis, Jackie pun harus dengan cepat menghindari plang nama toko saat dilewati bis. Salah sedikit, kepala Jackie bisa pecah terantuk plang toko.

Aksi mendebarkan selanjutnya adalah saat Jackie Chan disambit dengan percon cabe rawit. Sebuah percon secara tidak sengaja terlempar terlalu tinggi, sehingga nyaris mengenai mata Jackie (hal ini terlihat dari adegan "blooper" di akhir film yang menunjukkan Jackie kesakitan saat percon itu mengenai matanya, dan segera dikerubuti para kru film).

Aksi terakhir yang paling berbahaya di Police Story 2 adalah ketika Jackie Chan harus melarikan diri keluar dari gudang yang meledak dan terbakar. Saat gedung itu diledakkan secara beruntun, Jackie harus lari secepat kilat, menghindari ledakan dari rubuhnya gedung yang terbakar. Jika saja Jackie tersandung dan jatuh, nyawanya akan langsung melayang karena sangat tidak mungkin bagi para kru untuk menolongnya jika hal itu terjadi, mengingat kondisi gedung yang sangat rapuh dan terbuat dari kayu.

Dalam film dokumenter "I am Jackie Chan", saat melakukan napak tilas apa yang sudah dilakukannya di masa lalu, Jackie Chan mengungkapkan kalau dia sendiri tidak menyangka mampu melakukan hal berbahaya seperti yang dilakukannya dalam pembuatan kedua seri Police Story tersebut. Dia bahkan menyatakan kalau tidak akan pernah lagi mau melakukan adegan yang berisiko tinggi itu, meski dibayar berapa pun juga.



2. RUMBLE IN THE BRONX (1995)
Ini pun adalah salah satu film terbaik Jackie Chan, yang berhasil membawanya menjadi Super Star Dunia. Disutradarai Stanley Tong, film ini mengisahkan tentang Ma Hon Keung (Jackie), seorang polisi Hong Kong yang bertolak ke Amerika Serikat, untuk menghadiri pernikahan Pamannya (Bill Tung). Selama di Amerika Serikat, dia berhadapan dengan para begal Bronx. Namun kelak, Mo berhasil mendapatkan kepercayaan dari para begal, dan justru membantu mereka mengungkapkan kasus pencurian permata yang dilakukan oleh sekelompok orang di Bronx.

Salah satu adegan paling fenomenal yang hingga hari ini masih membuat saya berdecak kagum adalah saat Jackie Chan menghindari kejaran para begal dengan cara meloncat dari sebuah gedung ke gedung lain. Masalahnya, kedua gedung itu terpisah lebih dari lima meter, dan Jackie harus "mendarat" di sebuah pintu yang terletak di gedung seberang. Jackie mampu melakukannya hanya dalam 1 take saja, dan berhasil !!! Luar biasa.....!!!!

Selain itu, Jackie Chan pun mengalami patah persendian kaki karena jatuh dengan posisi yang tidak tepat saat meloncat dari jembatan ke kapal di bawahnya. Proses shooting nyaris terhenti, namun Jackie kemudian memutuskan tetap melanjutkan shooting meski dia harus berjalan dengan 1 kaki.

Proses shooting film ini pun diwarnai dengan berbagai insiden kecelakaan yang membuat banyak stunt-man (termasuk aktris pendukung Francoise Yip) terluka cukup serius.



3. ONG BAK (2003)
Ong Bak atau dikenal dengan judul Ong-Bak : Muay Thai Warrior adalah film eksyen Thailand yang mendapatkan banyak pujian dari dunia internasional, membuat nama Tony Jaa - pemeran utama film ini - naik daun. Film yang disutradarai Prachya Pinkaew ini merupakan film penuh adegan stunt yang dilakukan tanpa bantuan alat apapun. Bisa Anda bayangkan bahwa semua adegan yang ditampilkan dalam film itu benar-benar alami, seperti saat terjatuh dari lantai dua ke bawah, terlempar jauh, hingga terbakar, semuanya tanpa bantuan alat pelindung, matras, maupun jaring penyelamat sekalipun. Hebatnya, meski aksi jatuh dari ketinggian dilakukan tanpa alat pelindung, namun para stunt dalam film ini tidak mengalami luka serius yang cukup berarti.

Salah satu adegan paling fenomenal adalah saat Tony Jaa melakukan aksi perkelahian di tempat pengisian bensin di mana tempat itu sedang terbakar. Saat shooting adegan laga dilakukan, tanpa sengaja celana Tony terbakar. Namun dia tidak meminta proses shooting dihentikan dan kru mematikan api di celananya. Justru proses shooting tetap dilakukan. Alhasil, saat Tony melakukan tendangan, api dari celananya terbakar menyambar ke wajahnya dan membakar sebagian alis mata serta hidungnya.  Untungnya, Tony tidak menderita luka bakar yang serius.



4. DISTRICT 13 (2004)
Jika Thailand punya Ong Bak, maka Perancis pun punya film sejenis. Dikenal juga dengan judul Balieue 13 atau B-13,  film besutan sutradara Pierre Morel dan produser Luc Besson ini menampilkan rentetan aksi stunt seru yang dikenal dengan istilah Parkour.

Parkour adalah gerakan akrobatik dan stunt di mana pelaku melakukan gerakan akrobat memanjati gedung, meloncati taman, dinding, dan lain-lain, tanpa bantuan alat bantu apapun. Semuanya dilakukan secara alami, dan terkadang gerakannya sangat berbahaya sehingga berisiko mencederai bahkan mengancam nyawa pelaku Parkour itu sendiri. Aktivitas ini sudah menjadi tren di negara Eropa dan beberapa negara di dunia saat ini, termasuk Indonesia.

District 13 mengisahkan tentang perang gengster yang terjadi di District 13, yang merupakan distrik tertutup yang sengaja dibuat pemerintah untuk mengisolasi para pelaku kejahatan.Sepanjang film berdurasi 86 menit tersebut, penonton "dihibur" dengan berbagai aksi parkour yang dilakukan oleh David Belle (dalam film ini memerani karakter Litto) yang melakukan aksinya dengan sangat sempurna, tanpa bantuan alat keselamatan sama sekali. Bisa Anda lihat bagaimana luwesnya dia bersalto meloncati gedung-gedung tinggi, menghindari para penjahat yang mengejarnya, hingga dengan entengnya melewatkan tubuhnya ke ventilasi udara yang kecil dan sempit. Belum lagi adegan perkelahian yang brutal dan keren, makin membuat film ini layak untuk ditonton berulang-ulang.



5. RAIDERS OF THE LOST ARK (1981)
Film hasil karya sutradara Steven Spielberg ini sudah pasti merupakan film ikonik yang legendaris. Selain karena ceritanya yang unik - tentang petualangan Arkeolog Dr Indiana Jones yang menyelamatkan benda-benda bersejarah yang dirampas Nazi - film ini juga menampilkan banyak adegan stunt yang mendebarkan. Seperti yang Anda ketahui, film ini dibuat pada tahun 1981, di mana teknologi komputer belum secanggih sekarang. Karena itu, banyak adegan berbahaya masih dilakukan secara langsung dan alami.

Salah satu aksi berbahaya paling fenomenal - dan disebut sebagai aksi Stunt Terbaik Sepanjang Masa - adalah saat Indiana Jones merangkat keluar dari bawah truk yang berjalan kencang, lalu terseret-seret di belakang mobil. Aksi yang sangat berbahaya ini sebenarnya bukan yang pertama karena sebelumnya telah dilakukan oleh aktor Yakima Canutt di film Stagecoach (1939). Meski demikian, bukan aksi ini cukup berisiko tinggi karena dapat - jika sampai salah melakukan - tubuh pelaku bisa tergilas mobil kameramen yang berjalan berdampingan dengan truk yang menjadi objek stunt.

Aksi berbahaya di film Raiders of the Lost Ark dilakukan oleh Terry Leonard, seorang stuntman senior yang cukup profesional. Meski sudah punya jam terbang tinggi, namun tetap saja dia kuatir dengan keselamatan dirinya saat diminta melakukan aksi tersebut. Karena itu untuk memastikan aksi itu berjalan dengan baik, dia meminta rekan stuntman-nya Glenn H. Randall Jr. yang mengemudikan truk. Dengan kerja sama yang baik, Terry dan Glenn berhasil menampilkan aksi stunt yang seru, dan pada akhirnya membuat aksi itu menjadi aksi fenomenal yang diingat para moviegoers, hingga hari ini.



6. JAMES BOND
Sepertinya semua orang setuju kalau hampir semua film James Bond selalu menampilkan banyak adegan stunt maut yang mendebarkan serta memacu adrenalin. Adegannya dibuat sangat dramatis, sehingga menjadi tren-setter bagi banyak film eksyen untuk melakukan hal serupa seperti yang tampil di film tersebut.

Aksi stunt paling fenomenal dan memorabel di film James Bond adalah di film The Man With the Golden Gun, yang menampilkan adegan mobil yang ditumpangi James Bond melakukan atraksi berputar 360 derajat di udara. Dalam adegan ini, diperlihatkan mobil James Bond sedang dikejar oleh mobil yang ditumpangi kelompok Fransisca Scaramanga. Ketika terjepit di jembatan putus di sungai, James Bond nekat memacu mobilnya ke jembatan itu dan melakukan salto 360 derajat melewati jembatan tersebut. Adegan itu ternyata hanya dilakukan 1 kali take dan berhasil.

Sementara itu di film Living Daylights, pada adegan saat James Bond (diperani Timothy Dalton) melarikan diri dengan bergelantungan di cargo pesawat, adegan ini pun terbilang sangat berbahaya karena posisi stunt-man yang menggantikan Timothy Dalton ada di belakang cargo. Apabila angin berhembs cukup kencang dan ada barang dalam kargo yang terlepas, maka bisa menghajar tubuh sang stunt-man, dan membuatnya tewas seketika.

Adegan stunt paling anyar - dan paling mendebarkan - adalah adegan di Skyfall saat James Bond (diperani Daniel Craig) berdiri di kereta api, sementara di belakangnya ada mesin crane yang siap mencabik tubuhnya. Untuk adegan itu, stunt-man pengganti Daniel Craig harus berlari dengan cepat menghindari crane yang menggaruk kereta api. Adegan ini dilakukan tanpa bantuan teknologi komputer sama sekali. Untuk mengantisipasi hal yant tidak diinginkan, Stunt-man yang melakukan adegan itu sudah diperlengkapi dengan kabel yang siap ditarik - untuk menghindari crane - manakala terjadi kesalahan dalam pengambilan gambar



7. HELLBOY (2004)
Hellboy yang diperani Ron Perlman dan disutradarai Guillermo del Toro adalah film eksyen-fantasi adaptasi dari komik keluaran Dark House Comic. Meski pun film ini dipenuhi dengan efek khusus dan sangat dibantu dengan teknologi CGI, namun ada beberapa adegan stunt yang masih menggunakan pengambilan gambar langsung tanpa bantuan komputer.

Salah satu adegan stunt yang cukup membuat nafas terhenti adalah ketika Hellboy berusaha menyelamatkan dirinya dari laju kereta api bawah tanah. Untuk melakukan adegan itu, Stuntman Todd Bryant harus berbaring di bawah jalan kereta api replika kereta api bawah tanah, kemudian bergelantungan di ujung kereta api berusaha terbebas dari kereta api tersebut. Saat dia melakukan hal ini, kereta benar-benar sedang berjalan dalam kecepatan tinggi. Apabila Todd tergelincir dan pegangannya terlepas dari replika kereta api tersebut, maka dia akan jatuh ke bawah kereta dan kepalanya lansung putus tersambar besi kereta api.



8. BULLIT (1968)
Film lawas yang diperani Steve McQueen ini merupakan film eksyen legendaris karena aksi kebut-kebutannya.

Bagian paling fenomenal dari film ini adalah bagian akhir film di mana terdapat aksi kebut-kebutan antara 2 mobil 390 V8 Ford Mustang GT yang dibuat dengan durasi 10 menit 53 detik. Aksi kebut itu terbilang cukup kontroversial di mana pengendara kedua mobil itu memacu mobilnya melebihi kecepatan seharusnya (harusnya hanya 60 km/jam, namun dikebut hingga 110 km / jam). Proses pembuatan adegan ini memakan waktu hingga lebih dari 3 minggu karena kameramen kesulitan mengambil gambar mobil yang melacu kencang.

Selain itu, beberapa kali pula mobil mengalami kehilangan kendali sehingga menabrak dan menggilas beberapa kamera yang digunakan untuk shooting. Beberapa kru film juga nyaris diserempet mobil yang melaju kencang itu. 



9. BEN-HUR (1959)
Film Ben-Hur produksi tahun 1959 adalah film yang sangat memorabel. Disutradarai William Wyder dan diperani Charlton Heston, film ini menjadi film yang dibuat dengan modal paling besar waktu itu (US$ 15 juta) dan terkenal sebagai film dengan setting terluas di masanya.

Aksi stunt paling menegangkan terjadi pada adegan lomba pacu kuda. Dengan melibatkan banyak stunt-man dalam perlombaan itu, aksi ini juga terbilang penuh adegan berbahaya, di mana beberapa kali beberapa kereta kuda saling bertabrakan dan membuat para stunt-nya terpental. Ada beberapa aksi dilakukan dengan perhitungan yang matang. Namun ada juga beberapa yang terjadi di luar skenario karena keteledoran stunt-man yang mengemudikan kereta kudanya terlalu dekat, sehingga tabrakan terjadi.



10. THE MATRIX : RELOADED (2003)
Sudah tidak perlu diragukan lagi kalau trilogi film The Matrix adalah film eksyen paling dasyat saat ini. Meski memiliki alur cerita yang hingga hari ini masih diperdebatkan, namun dalam segi kualitas sinematografi dan efek khusus, film ini jagonya.

The Matrix Reloaded merupakan seri kedua dari tiga seri The Matrix. Bagian yang paling "wah" dalam film ini adalah desain jalan bebas hambatan sepanjang 2 kilometer yang dibuat khusus untuk pengambilan gambar film ini. Di dalam lokasi setting inilah adegan kebut-kebutan dilakukan. Salah satu adegan stunt paling sulit dan berbahaya adalah adegan saat Trinity (Carrie-Anne Moss) yang membonceng The Keymaker (Randall Duk Kim) ngebut di jalan bebas hambatan, sambil dikejar oleh The Twins (Neil dan Adrian Rayment) dan Agent Smith (Hugo Weaving).

Stuntwoman Debbie Evans - pemeran pengganti Carrie-Anne Moss untuk adegan tersebut - menyebutkan adegan itu terbilang cukup berbahaya karena dia harus memacu motor dengan kecepatan sangat tinggi. Permasalahannya, pakaian yang dikenakan Trinity - yang terbuat dari karet dan ketat - sangat tidak memungkinkan untuk dipasangi alat pelindung dan penahan benturan. Satu-satunya "pelindung" yang digunakan Debbie dalam adegan itu adalah wig. Kok wig? Ya, karena rambutnya cukup panjang, maka saat memakai wig tersebut, Debbit dapat menyembunyikan rambutnya. Dan rambut tebal inilah yang menjadi satu-satunya pelindung yang mencegahnya mengalami gegar otak apabila terjadi benturan hebat.

Tidak terasa sekarang kita sudah memasuki Semester Pertama tahun 2015. Sudah banyak film-film keren yang tayang dan menghibur kita. Bagaimana dengan bulan Juni? Well... bulan ini pun dipenuhi film-film keren yang menarik untuk ditonton. Berikut ini adalah film-film (pilihan saya) yang akan dirilis bulan Juni, dan patut kita tunggu kehadirannya.

1. INSIDIOUS : CHAPTER 3
Tanggal rilis     : 5 Juni 2015
Sutradara          : Leigh Whannell
Pemeran           : Dermot Mulroney, Stefanie Scott, Angus Sampson, Lin Shaye

Ini adalah film horor yang paling saya tunggu tahun ini. Filmnya sangat mencekam dan benar-benar bikin bulu kuduk merinding. Namun yang saya sesalkan, seri ini ternyata tidak melanjutkan cerita yang ditinggalkan pada Chapter 2, namun malah mengambil cerita prekuel dengan menjelaskan latar belakang kesemua kejadian yang terjadi dalam film ini.

Dikisahkan bahwa sebelum keluarga Lambert mengalami gangguan di rumah yang mereka huni, beberapa tahun sebelumnya Elise Rainier (Lin Shaye), seorang wanita berkemampuan supranatural, membantu orang-orang yang ingin berhubungan dengan roh orang mati. Salah satu kliennya adalah keluarga seorang remaja yang dirasuki roh jahat. Pertempuran Rainier melawan roh jahat itu membawanya ke sebuah rumah di mana di sana dia mendapatkan penglihatan seorang wanita tua. Rainier mengira wanita tua itu adalah ibunya, namun justru wanita itu adalah roh jahat yang berusaha mengusai tubuh Rainier.



2. SPY 
Tanggal rilis     : 5 Juni 2015
Sutradara          : Paul Feig
Pemeran           : Melissa McCarty, Jason Statham, Rose Byrne, Jude Law, Miranda Hart

Sepertinya inilah film eksyen-komedi pertama yang diperani Jason Statham. Aktor film laga ini akan bermain bareng dengan si cantik Melissa McCarthy dan si serius tampan Jude Law.

Susan Cooper (McCarthy) adalah seorang staf CIA yang bertugas sebagai analisis dan mengurusi hal-hal yang dibutuhkan para agen CIA di lapangan. Namun saat Bradley Fine (Law), salah seorang agen CIA cedera dan Agen Rick Ford (Statham) mundur dari sebuah misi berbahaya, Cooper mengajukan diri untuk turun ke lapangan dan menangani kasus berbahaya.

Kasus berbahaya yang diterimanya adalah menyusupi kelompok penyelundup senjata api pimpinan Rayna Boyanov (Rose Byrne) yang kejam, dan menghancurkan kelompok itu.Akan berhasilkah Cooper menyelesaikan tugas tersebut?



3. JURASSIC WORLD
Tanggal rilis     : 12 Juni 2015
Sutradara          : Colin Trevorrow
Pemeran           : Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Vincent D;Onofrio, Nick Robinson, B.D. Wong

Empat belas tahun berselang, sejak seri ketiga Jurrasic Park dirilis (2001), dan setelah berbagai spekulasi serta gosip seputar film ini, akhirnya tahun ini kita bisa juga menonton film Jurrasic World yang merupakan seri keempat dari seri Jurrasic Park. Film kreasi Steven Spielberg yang pernah mengejutkan dunia di tahun 1990an ini muncul dengan cerita yang sama sekali tidak berhubungan dengan sebelumnya. Karakter dari film ini pun semuanya baru. Hanya B.D. Wong saja (sebelumnya bermain di seri pertama Jurrasic Park tahun 1990) yang tampil di film ini.

Film ini mengambil setting 20 tahun pasca kejadian di Jurrasic Park pertama di mana Pula Isla Nublar yang dulunya menjadi lokasi penangkaran para dinosaurus kini telah difungsikan sebagai tempat permainan keluarga bernama Jurrasic World. Guna menarik minat pengunjung, para ilmuan di taman itu menciptakan dinosaurus hibrid bernama Indominus rex (gabungan DNA Giganotosaurus, Rogups, Majungasaurus, dan Carnotaurus). Dinosaurus itu berhasil diciptakan, namun justru melarikan diri. Tidak hanya itu, sang dinosaurus cerdas ini melah melepaskan dinosaurus lain di pulau itu, dan menciptakan kekacauan yang membahayakan para pengunjung.



4. INSIDE OUT
Tanggal rilis     : 5 Juni 2015
Sutradara          : Pete Docter
Pemeran           : Amy Poehler, Phyllis Smith, Bill Hader, Lewis Black

Film animasi produksi Pixar Animation Studios dan Walt Disney ini mengambil cerita yang agak "tidak lazim" dan mungkin sedikit berat untuk dipahami anak-anak.

Riley Anderson (disuarakan Kaitlyn Dias) adalah seorang remaja yang baru pindah tempat tinggal dari Midwest ke San Fransisco, mengikuti orang tuanya yang baru mendapatkan pekerjaan baru. Di dalam diri Riley terdapat perasaan yang mengendalikan emosi dan kepribadiannya : Joy (Amy Poehler), Sadness (Phyllis Smith), Fear (Bill Hader), Anger (Lewis Black), dan Disgust (Mindy Kaling).

Kelima perasaan itu bertugas memberikan nasihat kepada Riley bagaimana menghadapi hari-harinya setiap hari. Namun perubahan lingkungan tempat tinggal baru ternyata berpengaruh cukup signifikan pada diri Riley yang menyebabkan kelima emosi dalam dirinya mengalami konflik yang dapat mengubah kepribadian Riley menjadi orang yang berpikiran negatif.



5. MAX
Tanggal rilis     : 26 Juni 2015
Sutradara          : Boaz Yakin
Pemeran           : Thomas Haden Church, Robbie Amell, Lauren Graham, Luke Kleintank

Akhir bulan Juni akan ditutup dengan film yang akan mengharu-biru hati para penonton, terutama bagi Anda yang menggemari binatang. Yep... film drama-petualangan ini mengisahkan tentang Max, seekor anjing ras Belgian-Malinois, yang bertugas di Afganistan sebagai anjing militer.

Max bertugas membantu tuannya di medan pertempuran Afganistan. Namun naas, Tuan yang membawa Max tewas menggemaskan dalam perang. Max yang trauma kemudian dibawa pulang oleh pasukan militer Amerika. Di Negara Paman Sam itu, Max diadopsi oleh sebuah keluarga Marinir yang baru saja kehilangan keluarganya. Sama-sama mengalami kehilangan, keduanya kemudian saling menguatkan dan menyembuhkan luka hati mereka.












Film ini mendapatkan banyak pujian, apresiasi, dan aplaus dari para kritikus film saat ditayangkan di Film Festival Cannes 2015 tanggal 15 Mei 2015 silam. Meski baru akan tayang tanggal 27 Mei 2015, namun animo penonton Korea Selatan terhadap film ini sudah sangat tinggi, dan tidak sabar untuk menontonnya.

Film ini merupakan film independen yang dibuat dengan sangat sederhana. Tidak menggunakan efek khusus yang berlebihan. Bahkan bisa dibilang sedikit membosankan, bagi Anda yang mencari film eksyen super seru. Meski demikian, jalinan ceritanya yang mulus, sangat enak untuk ditonton. Dan film yang berdurasi 118 menit ini terasa begitu singkat saat kita mampu menikmatinya.

Disutradarai Oh Seung Uk, film ini mengisahkan tentang Bos Mafia Lee (Kwak Do Won) yang punya selingkuhan seorang gadis bar bernama Kim Hye Kyung (Jeon Do Yeon). Satu ketika Boss Lee mengetahui kalau selingkuhannya ini menjalin hubungan gelap dengan seorang polisi bernama Park Joon Gil (Park Sung Kwong). Secara "kebetulan" Joon Gil membunuh salah seorang anggota Boss Lee, kemudian melarikan diri. Boss Lee meminta bantuan Detektif Jung Jae Gon (Kim Nam Gil) untuk melacak keberadaan Joon Gil, agar Boss Lee bisa menghabisinya.

Dari penyidikannya, Detektif Jae Gon menyadari kalau keberadaan Joon Gil sangat sulit dilacak. Untuk itu, dia mendekati Hye Kyung - yang diketahuinya sebagai "kekasih" Joon Gil - untuk memancing Joon Gil keluar dari persembunyiannya. Pendekatan yang dilakukan Hye Kyung justru berbuntut panjang, karena tanpa disadarinya dia pun jatuh hati pada gadis itu. Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan, karena Hye Kyung pun memendam cinta pada sang detektif.

Cerita menjadi runyam, ketika Joon Gil akhirnya keluar dari persembunyiannya dan meminta bantuan Hye Kyung untuk meminjaminya uang. Rasa cemburu merebak dalam hati Joon Gil ketika dia mengetahui Hye Kyung telah menjalin kasih dengan orang lain. Dan Jae Gon yang bertemu Joon Gil pun ikut panas saat melihat ada pria lain yang mengusik kekasihnya.


Tanggal 30 April 2015 silam, film blockbuster ini dirilis serentak di Taiwan, China, dan Hong Kong, dan mendapatkan respon yang sangat positif dari para penonton. Betapa tidak, film ini didukung oleh banyak aktor dan artis top dari 4 negara (China, Hong Kong, Taiwan, dan Korea Selatan). Selain itu, film ini banyak menggunakan efek khusus yang cukup canggih. Ditambah lagi gencarnya promosi, membuat film ini sangat ditunggu kehadirannya oleh penonton.

Dalam 1 minggu perilisan, film yang dibuat dengan bujet US$ 26 juta ini sudah meraup keuntungan hingga US 32 juta, dan menempatkannya di posisi keempat box-office Hong Kong dan China, di bawah Furious 7, You Are My Sunshine, dan The Left Ear.

Film yang disutradarai Longman Leung dan Sunny Luk ini mengisahkan tentang Helios (diperani Chang Chen) dan asistennya Messanger (Janice Man) yang merupakan kriminal paling dicari di Korea Selatan. Berdua, mereka berhasil mencuri DC8 - peledak nuklir portabel - yang dikembangkan oleh Pasukan Militer Korea Selatan. Helios kemudian terbang ke Hongkong untuk menjual peledak itu.

Kepolisian Korea Selatan kemudian meminta bantuan Kepolisian Hong Kong dan China untuk mencari keberadaan Helios dan menghalangi usahanya menjual peledak tersebut ke pihak lain. Untuk itu, dibentuklah tim khusus yang terdiri dari polisi 3 negara tersebut : Inspektur Lee Yin Ming (Nick Cheung) dari Counter Terorism Response Unit - Hong Kong,  Staf Senior Song An (Wang Xue Qi) dari Kepolisian China, Ahli Senjata Choi Min Ho (Ji Hin Hee) dan Park Woo Cheol (Choi Si Won) dari Kepolisian Korea.

Inspektur Lee juga meminta bantuan Profesor Siu Chi Yan (Jacky Cheung) sebagai staf ahli yang dapat menjelaskan sistem kerja DC8, dan mematikan senjata itu manakala secara tidak sengaja diaktifkan oleh Helios.

Dalam sebuah penyergapan, polisi berhasil menangkap Messanger. Helios berhasil kabur ke Macao dan berniat mengaktifkan DC8. Dalam pertarungan habis-habisan dengan Helios, ternyata ada penghianat dalam kesatuan kepolisian untuk membuat kekacauan dan kehancuran. 



DO YOU KNOW? 
Seperti yang sudah diinformasikan di atas, bahwa film ini merupakan kolaborasi dari 4 negara di mana para aktor dan artis papan atas dari keempat negara itu bermain di dalam film ini. Ada pun daftar kesemua aktor dan aktris dari keempat negara tersebut adalah :
HONG KONG :
- Jacky Cheung
- Nick Cheung
- Shawn Yue
- Janice Man
- Tracy Chu
- Rachel Kan

CHINA :
- Wang Xue Qi
- Josephine Koo
- Benny Li

TAIWAN :
- Chang Chen
- Icy Wong

 KOREA
- Ji Jin Hee
- Lee Tai Ran
- Choi Si Won
- Chung Chi Gwong
- Chan Suk Yee


Karena film ini diperani aktor dan aktris dari 4 negara, maka bahasa dalam film ini pun menggunakan 4 bahasa untuk memudahkan komunikasi di antara mereka semua : bahasa Canton, Mandarin, Korea, dan Inggris.


Konferensi Pers "Helios" di Sheraton Hotel, Macau
Konferensi Pers film ini pertama kali dilakukan pada tanggal 10 Desember 2013 di Hotel Sheraton, Macau. Di sanalah trailer pertama film ini untuk pertama kalinya ditayangkan.


Film ini ditayangkan serentak di beberapa negara Asia pada tanggal 30 April 2015 (Singapura, Hong Kong, China, Taiwan, dan Korea). Tidak jelas, apakah Indonesia nantinya juga akan menayangkan film aksi super-seru ini.



Film Mad Max : Fury Road merupakan film eksyen seru yang baru tayang 7 Mei 2015 silam. Dibuat dengan bujet US$ 150 juta, film ini meraup keuntungan finansial sebesar US$ 109 juta dalam waktu seminggu sejak tayang. Dan keuntungan ini masih akan terus bertambah karena film tersebut masih tayang di Amerika Serikat (termasuk di beberapa negara Asia, salah satunya Indonesia) dan baru mulai tayang di Australia serta negara Eropa lain tanggal 14 Mei 2015 kemarin. Tidak heran jika dalam waktu singkat kita akan melihat sekuel dari film ini.

Bagi Anda yang berusia di bawah 30 tahun, mungkin akan mengira film ini hanyalah film eksyen "biasa dan standar" saja. Tapi jika Anda terlahir di tahun 1960-an (dan berusia di atas 50 tahun), tentau akan tahu betapa dasyatnya film Mad Max sebenarnya. Yep, Mad Max merupakan film eksyen super-seru yang luar biasa. Film ini adalah film produksi Australia pertama yang mendapatkan pengakuan Internasional sebagai film eksyen terbaik di masanya. Selain mengorbitkan nama Mel Gibson (yang kala itu sebagai pemeran utama film ini), Mad Max juga tercatat dalam Guinness Book of Record sebagai Film Paling Menguntungkan Sepanjang Masa, dan menjadi film yang membuka "jalan" bagi film-film Australia (serta para aktor dan aktrisnya) untuk tampil di dunia internasional.


ABOUT "MAD MAX" 
Film Mad Max dirilis pada tanggal 12 April 1979. Disutradarai George Miller dan diperani Mel Gibson, film ini mengisahkan tentang Max Rockatansky, seorang polisi yang hidup di dunia masa depan, dan berhadapan dengan kelompok geng motor pimpinan Johnny The Boy (Tim Burns), setelah kelompok itu membunuh istri dan anak Max.
 Film tersebut sukses luar biasa, membuat produser film ini merilis sekuelnya, Mad Max 2 : The Road Warrior (rilis : 24 Desember 1981). Film yang tetap disutradarai George Miller dan diperani Mel Gibson ini meraup keuntungan yang jauh lebih besar dibandingkan seri pertamanya. Bahkan film ini dipuji sebagai "Film Eksyen Terbaik Tahun 1981". Meski film tersebut tidak sukses saat ditayangkan di Amerika Serikat, namun film ini meraih kesuksesan di Amerika Selatan dan Eropa. Di negaranya sendiri, film Mad Max 2 mendapat pujian yang luar biasa.

Sekuel Mad Max terakhir berjudul Mad Max : Beyond Thunderdome dirilis tanggal 10 Juli 1985 menjadi "penutup" yang sangat manis. Masih disutradarai George Miller dan diperani Mel Gibson, film yang dibuat dengan bujet US$ 12 juta tersebut berhasil meraup keuntungan hingga US$ 36 juta. Meski terpaut sangat rendah dari seri pertamanya (yang meraup keuntungan hingga US$ 200 juta), film yang juga diperani Tina Turner - diva pop Amerika Serikat kala itu - tidak saja menjadikan film ini sebagai "cult movie", tetapi juga mempopulerkan lagu tema film ini, "We Don't Need Another Hero (Thunderdome)" yang dinyanyikan oleh Tina Turner. Lagu tersebut masuk daftar AFI (American Film Institute) 100 Years, 100 Songs.

Dan setelah 30 tahun pasca dirilisnya Mad Max : Beyond Thunderdome, akhirnya seri keempat Mad Max berjudul Fury Road pun dirilis. Di seri ini, George Miller masih tetap didapuk sebagai sutradara. Mel Gibson awalnya juga turut serta dalam pembuatan film ini. Namun karena proses pembuatannya yang berlarut-larut, Gibson akhirnya mundur dan digantikan oleh Tom Hardy.

Dalam rangka menyambut seri keempat Mad Max, berikut ini adalah 10 fakta ekstrim yang (mungkin) tidak Anda ketahui tentang film ini.

*****

1. PROSES PEMBUATAN FILM MAD MAX 4 BERLANGSUNG HAMPIR 17 TAHUN
Ide untuk membuat film ini sebenarnya sudah muncul sejak tahun 1998. George Miller membuat konsep cerita film ini di bulan Agustus 1998, saat dia sedang berlibur di Los Angeles. Namun untuk membuat film ini, dia mengalami hambatan, terutama dari pendanaan karena tidak ada produser yang mau mendanai pembuatan film ini. Meski demikian, setelah melakukan diskusi yang lobi yang cukup intensif, akhirnya Miller mendapatkan kucuran dana dari 20th Century Fox di tahun 2001.

Mel Gibson kemudian dihubungi Miller. Saat diajak bermain kembali dalam seri keempat Mad Max, Gibson sangat berantusias dan segera menyetujui ajakan itu.

Ketika akan mulai masuk proses shooting di Australia, tanggal 11 September 2001, terjadi serangan teroris ke Gedung WTC. Akibat serangan itu, mata uang Amerika goyah dan membuat bujet film meroket tajam (karena selisih kurs), sehingga pembuatan film pun terhenti.

Tahun 2003, proses film dimulai kembali. Namun masalah bertubi-tubi muncul : untuk menekan biaya, shooting dipindahkan ke Namibia. Tapi terjadi kerusuhan di Namibia, dan membuat pasukan keamanan memperketat penjagaan, dan kru film "diusir" pulang ke Amerika Serikat. Ditambah lagi dengan memanasnya Perang Irak waktu itu, proses produksi Mad Max 4 akhirnya diputuskan untuk dihentikan untuk waktu yang tidak menentu. Mel Gibson kecewa dengan keputusan itu, sehingga memutuskan mundur dari film tersebut.

Proyek Mad Max 4 dihidupkan kembali pada tahun 2009, setelah Miller melakukan perubahan skenario dan penggantian pemeran (Tom Hardy sebagai Mad Max). Selain itu, produser dan distributor film berpindah ke Warner Bros. Lokasi shooting pun tetap dilakukan di Namibia.

Proses shooting dilakukan sejak bulan Juli 2012 dan berakhir tanggal 17 Desember 2012. Sedangkan proses pasca produksi dilakukan cukup lama dan baru selesai awal tahun 2015.

Jadi jika dihitung, lama proses pembuatan film Mad Max 4 - sejak pencetusan ide hingga realisasi - memakan waktu hampir 17 tahun.



2.  MAD MAX 1 MENGGUNAKAN GENG MOTOR BENERAN
Karena keterbatasan dana saat pembuatan film Mad Max 1, George Miller melakukan pendekatan kepada anggota Geng Motor Australia bernama The Vigilantes dan meminta mereka untuk bermain di film itu, tanpa dibayar. Hal ini direspon positif oleh para anggota The Vigilantes, sehingga mereka dengan antusias bermain dalam film tersebut.

Sepanjang proses pembuatan film, para anggota The Vigilantes menggunakan semua properti pribadi mereka, mulai dari pakaian, kendaraan, hingga senjata. Meski senjata yang digunakan kemudian dimodifikasi dan menggunakan peluru kosong, namun tetap saja keberadaan mereka menjadi sorotan polisi setempat. Berkali-kali mereka harus berhadapan dengan pihak kepolisian karena membawa senjata api dan dianggap mengancam keselamatan masyarakat sekitar. Tim Produksi Film pun harus pula berkali-kali turun tangan untuk menjelaskan kepada pihak kepolisian dan meminta pengertian mreka. Alhasil, proses produksi dapat berjalan dengan lancar tanpa masalah.

Dan yang patut disyukuri adalah : meski pun The Vigilantes adalah geng motor yang cukup ditakuti, namun sepanjang pembuatan film mereka sangat kooperatif, dan sangat membantu kelancaran proses pembuatan film.


3.  MEL GIBSON TIDAK PERNAH DIAUDISI UNTUK PERAN MAX
Dalam sebuah wawancara, Mel Gibson menjelaskan bahwa dia tidak pernah datang untuk diaudisi memerani Max Rockatansky. Dia justru datang ke lokasi audisi untuk menemani salah seorang temannya yang ikut audisi film itu.

Di malam sebelumnya, Gibson terlibat perkelahian di sebuah bar, sehingga saat datang di lokasi audisi, wajahnya penuh legam dan babak-belur. Uniknya, justru penampilannya itu menarik perhatian  produser film Mad Max yang melihat wajah Gibson tampak seperti seorang "freak" dan cocok dengan penggambaran Mad Max yang menakutkan. Mereka langsung memilih Gibson untuk memerani karakter Max tanpa pernah memintanya beraudisi. Gibson kemudian diminta datang kembali ke lokasi audisi 3 minggu kemudian untuk latihan membaca skrip.

Tiga minggu kemudian, saat Gibson datang ke lokasi untuk latihan membaca skrip, wajahnya sudah bersih dari legam. Kehadirannya di lokasi audisi justru mengejutkan para produser yang dulu memilihnya, karena sekarang Gibson tampil dengan wajah yang jauh lebih "culun", dan mereka nyaris tidak mengenalinya lagi. Meski demikian, peran Max tetap diberikan kepada Gibson, dan membuatnya terkenal gara-gara memerani karakter itu.



4. "EFISIENSI" DI MAD MAX 1
Masih seputaran film Mad Max pertama yang terkendala dengan bujet yang sangat minim, George Miller terpaksa harus putar otak agar proses pembuatan film tetap berlangsung. Untuk itu, banyak tindakan ekstrim yang dilakukan Miller dalam proses efisiensi tersebut. Beberapa di antaranya adalah membayar para sopir pengantar kru dan peralatan serta para anggota geng motor dengan satu krat bir (1 krat = 24 botol).

Selain itu, dalam beberapa adegan penghancuran kendaraan, Miller "merelakan" mobil miliknya untuk dihancurkan. Dan untuk bisa mendapatkan motor-motor yang digunakan oleh kesatuan kepolisian dalam filmnya, Miller mendapatkan sumbangan motor bekas dari Kawasaki. Motor tersebut berhasil diubahnya menjadi tampak masih baru.



5. MAD MAX JARANG NGOMONG
Banyak orang protes saat menonton film Mad Max : Fury Road karena melihat jarangnya Tom Hardy berbicara, meski dia adalah pemeran utama. Well... Anda tidak perlu protes, karena karakter Mad Max sejak seri pertama memang dibuat sebagai karakter yang "sedikit bicara, banyak bertindak".

Dalam seri pertama Mad Max, Mel Gibson hanya berbicara tidak kurang dari 20 baris percakapan.

Sedangkan di seri kedua, Gibson berbicara "hanya" 16 baris saja, lebih sedikit dibandingkan seri pertamanya.

Hanya di seri ketiga saja, Gibson berbicara lebih dari 30 baris.

Nah, jika Tom Hardy hanya berbicara 20 baris percakapan di seri keempat Mad Max, apa masalahnya?



6. MAD MAX 4 (HARUSNYA) MENAMPILKAN ANAK MAD MAX
Seandainya saja pada tahun 2003 tidak terjadi kerusuhan di Namibia dan Perang Irak tidak terjadi, maka proses shooting film Mad Max 4 sudah dilakukan.

Pada saat itu, Miller sebenarnya sudah menyiapkan skenario di mana dikisahkan Mad Max punya anak yang mendampinginya dalam petualangannya di seri tersebut. Anak Max itu rencananya akan diperani Heath Ledger dan dia sudah dipastikan berperan bersama Mel Gibson. Sayangnya, akibat kerusuhan di Namibia, menyebabkan proses shooting terhenti. Hal ini membuat Gibson henkang dari proses pembuatan film. Dan lebih gawatnya lagi : Heath Ledger meninggal dunia akibat overdosis kecanduan narkoba. Andai saja film ini jadi saja dibuat, tentu sejarah akan berubah dan film inilah yang akan menjadi film terakhir Heath Ledger, bukan Batman Begins.



7. AKSI STUNT MAD MAX 2 ADALAH BENERAN ....
Dalam buku Movie Mavericks yang ditulis Jon Sandys, disebutkan bahwa salah satu aksi stunt film paling spektakuler adalah aksi di Mad Max 2, di mana dalam adegan itu ditampilan seorang pengendara motor menabrak mobil, sehingga motor dan dirinya terlempar, lalu tubuhnya jatuh menghantam ke mobil lainnya.

Tidak banyak orang yang tahu kalau aksi stunt yang disebut spektakuler itu adalah aksi nyata yang tanpa sengaja terekam oleh kamera. Seharusnya, adegan itu menampilkan sang stunt seolah-olah menabrak mobil di depannya, lalu dirinya melompati mobil tersebut. Namun saat adegan itu diambil, sang stunt mengendarai motornya terlalu kencang, mengakibatkan dirinya tidak sempat mengerem saat sudah dekat dengan mobil, akibatnya motornya benar-benar menghantam mobil tersebut. Begitu kerasnya hantaman itu, membuat motor dan sang stunt terlempar ke udara dan jatuh menimpa mobil lain di depan. Kejadian itu membuat sang stunt mengalami cedera kaki yang cukup serius sehingga dilarikan ke rumah sakit. m



8. 80% ADEGAN LAGA MAD MAX : FURY ROAD TANPA BANTUAN KOMPUTER
Meski banyak menampilkan adegan laga yang terbilang sangat ekstrim dan "tidak mungkin" dilakukan dalam dunia nyata, hampir semua adegan laga yang ditampilkan di Mad Max : Fury Road benar-benar dilakukan sebenarnya tanpa bantuan teknologi komputer / CGI sedikit pun.
Dengan bujet yang cukup besar dalam proses pembuatan seri ini (sekitar US$ 150 juta; bandingkan bujet pembuatan Mad Max pertama yang hanya US$ 316,000 saja), George Miller mendapatkan keleluasaan untuk menampilkan adegan laga secara riil. Karena itu, dalam film ini dia banyak menggunakan efek nyata, ditambah dengan aksi stunt yang mendebarkan, serta kecanggihan make up untuk menampilkan adegan laga yang seru dan mencekam.



9.  FILM MAD MAX DI-DUBBING DULU SEBELUM DIRILIS DI HOLLYWOOD
Meski sama-sama film berbahasa Inggris, namun jangan dikira film Mad Max dapat diterima begitu saja oleh masyarakat Hollywood. Aksen Australia yang sangat mengganggu di telinga penonton Amerika, membuat film ini sempat ditolak untuk ditayangkan di Amerika.

Karena itu, saat akan dirilis di Amerika Serikat, American International Pictures - selaku distributor film asing ke Amerika Serikat - melakukan proses dubbing pada Mad Max pertama di mana semua suara aktor dan aktris dalam film Mad Max di-dubbing oleh pengisi suara beraksen Amerika Serikat. Dengan cara inilah, film Mad Max kemudian bisa diterima oleh masyarakat Amerika.

Pada tahun 2002, film Mad Max dirilis versi DVD-nya di Amerika, di mana untuk pertama kalinya versi tersebut menggunakan suara asli (beraksen Australia) para aktor dan aktris pendukung film tersebut.



10.  SEKUEL MAD MAX : FURY ROAD SUDAH DIBUAT
Pada saat membuat film Mad Max : Fury Road, sebenarnya George Miller juga sekaligus membuat sekuelnya berjudul Mad Max : Furiosa. Sekuel tersebut dibuat secara bersamaan oleh George Miller, dan berharap setelah Fury Road dirilis - dan sukses - maka sekuelnya dapat langsung tayang tanpa perlu menunggu waktu lama.

Selain Furiosa, George Miller telah mempersiapkan 2 lagi seri Mad Max yang juga akan dibuatnya secara "back-to-back" (dibuat bersamaan dengan alur cerita yang saling berkaitan), jika Furiosa juga meraih keuntungan yang sama dengan Fury Road.

NewerStories OlderStories Home