10 Film dengan Adegan Stunt Paling Ekstrim dan Mendebarkan

Daya tarik film eksyen adalah adegan eksyen-nya yang selalu bikin jantung deg-degan. Ya, film eksyen selalu penuh dengan adegan perkelahian, kebut-kebutan, serta adegan berbahaya lainnya yang sering membuat kita ikut miris saat menonton. Meski teknologi pembuatan film telah sedemikian canggih, namun banyak adegan stunt yang tetap dilakukan secara alami tanpa bantuan kecanggihan teknologi itu. Akibatnya bisa ditebak : Risiko nyawa melayang jadi taruhan. Tapi itulah dedikasi para Sineas film dalam menghadirkan tontonan terbaik bagi para penontonnya.

Dari sekian banyak film eksyen yang telah beredar, saya telah memilih 10 Film Eksyen Dunia yang menampilkan adegan stunt paling ekstrim dan mendebarkan. Di luar dari semua film ini, sepertinya tidak ada lagi film yang menampilkan adegan lebih ekstrim dari apa yang telah ditampilkan film-film berikut ini.


1. POLICE STORY (1985) dan POLICE STORY 2 (1988)
Buat saya, kedua film ini merupakan film eksyen paling fenomenal yang hingga hari ini belum ada yang mampu menyainginya. Seri pertama film yang diperan-utamai dan disutradarai oleh Jackie Chan ini mengisahkan tentang Polisi Kevin Chan yang berusaha mengungkap kejahatan Gembong Kejahatan Chu Tao (diperani Chor Yuen).

Sejak awal hingga akhir, film berdurasi 101 menit ini dipenuhi dengan berbagai adegan stunt yang luar biasa yang mayoritas dilakukan oleh Jackie Chan sendiri. Dimulai dengan dua mobil yang meluncur ke bawah tebing menghancurkan rumah-rumah penduduk, aksi Jackie Chan bergelantungan di bis dengan payung, sampai aksi perkelahian habis-habisan di sebuah mal yang "menghancurkan" banyak kaca bohongan (aksi stunt terakhir dikenal dengan sebutan Aksi "Glass Story"). Dan aksi paling fenomenal yang tidak akan dilupakan orang adalah aksi Jackie Chan yang meluncur dari tiang gedung di lantai tiga hingga jatuh di lantai dasar. Masalahnya tiang itu dililiti dengan kabel listrik aktif, sehingga Jackie Chan benar-benar tersengat listrik saat meluncur. Aksi ini selain menyebabkan Jackie mengalami luka bakar serius, juga membuat dia mengalami patah tulang punggung, telapak tangan, dan bergesernya tulang panggul, yang nyaris menamatkan riwayatnya.

Di seri kedua - masih disutradarai dan diperan-utamai oleh Jackie Chan - film ini jauh lebih dasyat dan "seram" lagi proses pembuatannya. Kevin Chan dikisahkan berhadapan dengan para teroris spesialis bom. Film ini diwarnai dengan aksi maut Jackie Chan yang meloncat berpindah-pindah dari atap bis ke bis lainnya. Aksi ini jelas sangat berbahaya karena bis tersebut berjalan dengan kecepatan cukup cepat. Selain itu, sambil meloncati atap bis, Jackie pun harus dengan cepat menghindari plang nama toko saat dilewati bis. Salah sedikit, kepala Jackie bisa pecah terantuk plang toko.

Aksi mendebarkan selanjutnya adalah saat Jackie Chan disambit dengan percon cabe rawit. Sebuah percon secara tidak sengaja terlempar terlalu tinggi, sehingga nyaris mengenai mata Jackie (hal ini terlihat dari adegan "blooper" di akhir film yang menunjukkan Jackie kesakitan saat percon itu mengenai matanya, dan segera dikerubuti para kru film).

Aksi terakhir yang paling berbahaya di Police Story 2 adalah ketika Jackie Chan harus melarikan diri keluar dari gudang yang meledak dan terbakar. Saat gedung itu diledakkan secara beruntun, Jackie harus lari secepat kilat, menghindari ledakan dari rubuhnya gedung yang terbakar. Jika saja Jackie tersandung dan jatuh, nyawanya akan langsung melayang karena sangat tidak mungkin bagi para kru untuk menolongnya jika hal itu terjadi, mengingat kondisi gedung yang sangat rapuh dan terbuat dari kayu.

Dalam film dokumenter "I am Jackie Chan", saat melakukan napak tilas apa yang sudah dilakukannya di masa lalu, Jackie Chan mengungkapkan kalau dia sendiri tidak menyangka mampu melakukan hal berbahaya seperti yang dilakukannya dalam pembuatan kedua seri Police Story tersebut. Dia bahkan menyatakan kalau tidak akan pernah lagi mau melakukan adegan yang berisiko tinggi itu, meski dibayar berapa pun juga.



2. RUMBLE IN THE BRONX (1995)
Ini pun adalah salah satu film terbaik Jackie Chan, yang berhasil membawanya menjadi Super Star Dunia. Disutradarai Stanley Tong, film ini mengisahkan tentang Ma Hon Keung (Jackie), seorang polisi Hong Kong yang bertolak ke Amerika Serikat, untuk menghadiri pernikahan Pamannya (Bill Tung). Selama di Amerika Serikat, dia berhadapan dengan para begal Bronx. Namun kelak, Mo berhasil mendapatkan kepercayaan dari para begal, dan justru membantu mereka mengungkapkan kasus pencurian permata yang dilakukan oleh sekelompok orang di Bronx.

Salah satu adegan paling fenomenal yang hingga hari ini masih membuat saya berdecak kagum adalah saat Jackie Chan menghindari kejaran para begal dengan cara meloncat dari sebuah gedung ke gedung lain. Masalahnya, kedua gedung itu terpisah lebih dari lima meter, dan Jackie harus "mendarat" di sebuah pintu yang terletak di gedung seberang. Jackie mampu melakukannya hanya dalam 1 take saja, dan berhasil !!! Luar biasa.....!!!!

Selain itu, Jackie Chan pun mengalami patah persendian kaki karena jatuh dengan posisi yang tidak tepat saat meloncat dari jembatan ke kapal di bawahnya. Proses shooting nyaris terhenti, namun Jackie kemudian memutuskan tetap melanjutkan shooting meski dia harus berjalan dengan 1 kaki.

Proses shooting film ini pun diwarnai dengan berbagai insiden kecelakaan yang membuat banyak stunt-man (termasuk aktris pendukung Francoise Yip) terluka cukup serius.



3. ONG BAK (2003)
Ong Bak atau dikenal dengan judul Ong-Bak : Muay Thai Warrior adalah film eksyen Thailand yang mendapatkan banyak pujian dari dunia internasional, membuat nama Tony Jaa - pemeran utama film ini - naik daun. Film yang disutradarai Prachya Pinkaew ini merupakan film penuh adegan stunt yang dilakukan tanpa bantuan alat apapun. Bisa Anda bayangkan bahwa semua adegan yang ditampilkan dalam film itu benar-benar alami, seperti saat terjatuh dari lantai dua ke bawah, terlempar jauh, hingga terbakar, semuanya tanpa bantuan alat pelindung, matras, maupun jaring penyelamat sekalipun. Hebatnya, meski aksi jatuh dari ketinggian dilakukan tanpa alat pelindung, namun para stunt dalam film ini tidak mengalami luka serius yang cukup berarti.

Salah satu adegan paling fenomenal adalah saat Tony Jaa melakukan aksi perkelahian di tempat pengisian bensin di mana tempat itu sedang terbakar. Saat shooting adegan laga dilakukan, tanpa sengaja celana Tony terbakar. Namun dia tidak meminta proses shooting dihentikan dan kru mematikan api di celananya. Justru proses shooting tetap dilakukan. Alhasil, saat Tony melakukan tendangan, api dari celananya terbakar menyambar ke wajahnya dan membakar sebagian alis mata serta hidungnya.  Untungnya, Tony tidak menderita luka bakar yang serius.



4. DISTRICT 13 (2004)
Jika Thailand punya Ong Bak, maka Perancis pun punya film sejenis. Dikenal juga dengan judul Balieue 13 atau B-13,  film besutan sutradara Pierre Morel dan produser Luc Besson ini menampilkan rentetan aksi stunt seru yang dikenal dengan istilah Parkour.

Parkour adalah gerakan akrobatik dan stunt di mana pelaku melakukan gerakan akrobat memanjati gedung, meloncati taman, dinding, dan lain-lain, tanpa bantuan alat bantu apapun. Semuanya dilakukan secara alami, dan terkadang gerakannya sangat berbahaya sehingga berisiko mencederai bahkan mengancam nyawa pelaku Parkour itu sendiri. Aktivitas ini sudah menjadi tren di negara Eropa dan beberapa negara di dunia saat ini, termasuk Indonesia.

District 13 mengisahkan tentang perang gengster yang terjadi di District 13, yang merupakan distrik tertutup yang sengaja dibuat pemerintah untuk mengisolasi para pelaku kejahatan.Sepanjang film berdurasi 86 menit tersebut, penonton "dihibur" dengan berbagai aksi parkour yang dilakukan oleh David Belle (dalam film ini memerani karakter Litto) yang melakukan aksinya dengan sangat sempurna, tanpa bantuan alat keselamatan sama sekali. Bisa Anda lihat bagaimana luwesnya dia bersalto meloncati gedung-gedung tinggi, menghindari para penjahat yang mengejarnya, hingga dengan entengnya melewatkan tubuhnya ke ventilasi udara yang kecil dan sempit. Belum lagi adegan perkelahian yang brutal dan keren, makin membuat film ini layak untuk ditonton berulang-ulang.



5. RAIDERS OF THE LOST ARK (1981)
Film hasil karya sutradara Steven Spielberg ini sudah pasti merupakan film ikonik yang legendaris. Selain karena ceritanya yang unik - tentang petualangan Arkeolog Dr Indiana Jones yang menyelamatkan benda-benda bersejarah yang dirampas Nazi - film ini juga menampilkan banyak adegan stunt yang mendebarkan. Seperti yang Anda ketahui, film ini dibuat pada tahun 1981, di mana teknologi komputer belum secanggih sekarang. Karena itu, banyak adegan berbahaya masih dilakukan secara langsung dan alami.

Salah satu aksi berbahaya paling fenomenal - dan disebut sebagai aksi Stunt Terbaik Sepanjang Masa - adalah saat Indiana Jones merangkat keluar dari bawah truk yang berjalan kencang, lalu terseret-seret di belakang mobil. Aksi yang sangat berbahaya ini sebenarnya bukan yang pertama karena sebelumnya telah dilakukan oleh aktor Yakima Canutt di film Stagecoach (1939). Meski demikian, bukan aksi ini cukup berisiko tinggi karena dapat - jika sampai salah melakukan - tubuh pelaku bisa tergilas mobil kameramen yang berjalan berdampingan dengan truk yang menjadi objek stunt.

Aksi berbahaya di film Raiders of the Lost Ark dilakukan oleh Terry Leonard, seorang stuntman senior yang cukup profesional. Meski sudah punya jam terbang tinggi, namun tetap saja dia kuatir dengan keselamatan dirinya saat diminta melakukan aksi tersebut. Karena itu untuk memastikan aksi itu berjalan dengan baik, dia meminta rekan stuntman-nya Glenn H. Randall Jr. yang mengemudikan truk. Dengan kerja sama yang baik, Terry dan Glenn berhasil menampilkan aksi stunt yang seru, dan pada akhirnya membuat aksi itu menjadi aksi fenomenal yang diingat para moviegoers, hingga hari ini.



6. JAMES BOND
Sepertinya semua orang setuju kalau hampir semua film James Bond selalu menampilkan banyak adegan stunt maut yang mendebarkan serta memacu adrenalin. Adegannya dibuat sangat dramatis, sehingga menjadi tren-setter bagi banyak film eksyen untuk melakukan hal serupa seperti yang tampil di film tersebut.

Aksi stunt paling fenomenal dan memorabel di film James Bond adalah di film The Man With the Golden Gun, yang menampilkan adegan mobil yang ditumpangi James Bond melakukan atraksi berputar 360 derajat di udara. Dalam adegan ini, diperlihatkan mobil James Bond sedang dikejar oleh mobil yang ditumpangi kelompok Fransisca Scaramanga. Ketika terjepit di jembatan putus di sungai, James Bond nekat memacu mobilnya ke jembatan itu dan melakukan salto 360 derajat melewati jembatan tersebut. Adegan itu ternyata hanya dilakukan 1 kali take dan berhasil.

Sementara itu di film Living Daylights, pada adegan saat James Bond (diperani Timothy Dalton) melarikan diri dengan bergelantungan di cargo pesawat, adegan ini pun terbilang sangat berbahaya karena posisi stunt-man yang menggantikan Timothy Dalton ada di belakang cargo. Apabila angin berhembs cukup kencang dan ada barang dalam kargo yang terlepas, maka bisa menghajar tubuh sang stunt-man, dan membuatnya tewas seketika.

Adegan stunt paling anyar - dan paling mendebarkan - adalah adegan di Skyfall saat James Bond (diperani Daniel Craig) berdiri di kereta api, sementara di belakangnya ada mesin crane yang siap mencabik tubuhnya. Untuk adegan itu, stunt-man pengganti Daniel Craig harus berlari dengan cepat menghindari crane yang menggaruk kereta api. Adegan ini dilakukan tanpa bantuan teknologi komputer sama sekali. Untuk mengantisipasi hal yant tidak diinginkan, Stunt-man yang melakukan adegan itu sudah diperlengkapi dengan kabel yang siap ditarik - untuk menghindari crane - manakala terjadi kesalahan dalam pengambilan gambar



7. HELLBOY (2004)
Hellboy yang diperani Ron Perlman dan disutradarai Guillermo del Toro adalah film eksyen-fantasi adaptasi dari komik keluaran Dark House Comic. Meski pun film ini dipenuhi dengan efek khusus dan sangat dibantu dengan teknologi CGI, namun ada beberapa adegan stunt yang masih menggunakan pengambilan gambar langsung tanpa bantuan komputer.

Salah satu adegan stunt yang cukup membuat nafas terhenti adalah ketika Hellboy berusaha menyelamatkan dirinya dari laju kereta api bawah tanah. Untuk melakukan adegan itu, Stuntman Todd Bryant harus berbaring di bawah jalan kereta api replika kereta api bawah tanah, kemudian bergelantungan di ujung kereta api berusaha terbebas dari kereta api tersebut. Saat dia melakukan hal ini, kereta benar-benar sedang berjalan dalam kecepatan tinggi. Apabila Todd tergelincir dan pegangannya terlepas dari replika kereta api tersebut, maka dia akan jatuh ke bawah kereta dan kepalanya lansung putus tersambar besi kereta api.



8. BULLIT (1968)
Film lawas yang diperani Steve McQueen ini merupakan film eksyen legendaris karena aksi kebut-kebutannya.

Bagian paling fenomenal dari film ini adalah bagian akhir film di mana terdapat aksi kebut-kebutan antara 2 mobil 390 V8 Ford Mustang GT yang dibuat dengan durasi 10 menit 53 detik. Aksi kebut itu terbilang cukup kontroversial di mana pengendara kedua mobil itu memacu mobilnya melebihi kecepatan seharusnya (harusnya hanya 60 km/jam, namun dikebut hingga 110 km / jam). Proses pembuatan adegan ini memakan waktu hingga lebih dari 3 minggu karena kameramen kesulitan mengambil gambar mobil yang melacu kencang.

Selain itu, beberapa kali pula mobil mengalami kehilangan kendali sehingga menabrak dan menggilas beberapa kamera yang digunakan untuk shooting. Beberapa kru film juga nyaris diserempet mobil yang melaju kencang itu. 



9. BEN-HUR (1959)
Film Ben-Hur produksi tahun 1959 adalah film yang sangat memorabel. Disutradarai William Wyder dan diperani Charlton Heston, film ini menjadi film yang dibuat dengan modal paling besar waktu itu (US$ 15 juta) dan terkenal sebagai film dengan setting terluas di masanya.

Aksi stunt paling menegangkan terjadi pada adegan lomba pacu kuda. Dengan melibatkan banyak stunt-man dalam perlombaan itu, aksi ini juga terbilang penuh adegan berbahaya, di mana beberapa kali beberapa kereta kuda saling bertabrakan dan membuat para stunt-nya terpental. Ada beberapa aksi dilakukan dengan perhitungan yang matang. Namun ada juga beberapa yang terjadi di luar skenario karena keteledoran stunt-man yang mengemudikan kereta kudanya terlalu dekat, sehingga tabrakan terjadi.



10. THE MATRIX : RELOADED (2003)
Sudah tidak perlu diragukan lagi kalau trilogi film The Matrix adalah film eksyen paling dasyat saat ini. Meski memiliki alur cerita yang hingga hari ini masih diperdebatkan, namun dalam segi kualitas sinematografi dan efek khusus, film ini jagonya.

The Matrix Reloaded merupakan seri kedua dari tiga seri The Matrix. Bagian yang paling "wah" dalam film ini adalah desain jalan bebas hambatan sepanjang 2 kilometer yang dibuat khusus untuk pengambilan gambar film ini. Di dalam lokasi setting inilah adegan kebut-kebutan dilakukan. Salah satu adegan stunt paling sulit dan berbahaya adalah adegan saat Trinity (Carrie-Anne Moss) yang membonceng The Keymaker (Randall Duk Kim) ngebut di jalan bebas hambatan, sambil dikejar oleh The Twins (Neil dan Adrian Rayment) dan Agent Smith (Hugo Weaving).

Stuntwoman Debbie Evans - pemeran pengganti Carrie-Anne Moss untuk adegan tersebut - menyebutkan adegan itu terbilang cukup berbahaya karena dia harus memacu motor dengan kecepatan sangat tinggi. Permasalahannya, pakaian yang dikenakan Trinity - yang terbuat dari karet dan ketat - sangat tidak memungkinkan untuk dipasangi alat pelindung dan penahan benturan. Satu-satunya "pelindung" yang digunakan Debbie dalam adegan itu adalah wig. Kok wig? Ya, karena rambutnya cukup panjang, maka saat memakai wig tersebut, Debbit dapat menyembunyikan rambutnya. Dan rambut tebal inilah yang menjadi satu-satunya pelindung yang mencegahnya mengalami gegar otak apabila terjadi benturan hebat.

NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment