10 Insiden Nyata di Film, Yang Tidak Di-Edit, dan Anda Kira Bohongan ....

Karena ingin tampil sesempurna mungkin, tidak jarang seorang aktor maupun aktris memainkan perannya dengan penghayatan yang berlebihan, yang kadang-kadang justru mencelakai dirinya. Namun hebatnya, sang aktor maupun aktris justru tidak memperdulikan insiden yang dideritanya (walau sebenarnya insiden itu membahayakan dirinya), dan terus memainkan perannya, hingga Sang Sutradara puas dan mengatakan "Cut".

Sedikitnya ada 10 kasus insiden yang benar-benar terjadi di film dan menimpa sang artis. Hal ini terjadi sebagai akibat totalitas peran yang dibawakan artis itu. Awalnya adegan itu akan dibuang. Tapi karena melihat keseriusan akting sang artis, maka insiden itu tidak dibuang, dan dijadikan bagian dari film. Berikut ini adalah insiden tersebut :

1. SE7EN (1995)
Dalam film yang disutradarai David Fincher ini ada adegan di mana Brad Pitt melakukan pengejaran terhadap John Doe (Kevin Spacey) di bawah derasnya hujan. Pada saat itu, terdapat adegan tangannya terantuk jendela sehingga tendon tangannya terluka parah.

Adegan brutal itu bukan hasil rekayasa, tapi tangan Brad Pitt benar-benar terluka parah, hingga kemudian harus dipasangi perban. Meski demikian, Brad Pitt tidak meminta menghentikan jadwal shooting, namun meneruskan proses shooting, meski tangannya dalam kondisi terluka. Guna mengantisipasi hal itu, maka David Fincher pun bekerja sama dengan para penulis, kemudian memasukkan adegan tangan Detektif David Mills (karakter yang diperani Brad Pitt) yang terluka dan diperban ke dalam cerita.


2. DJANGO UNCHAINED (2012)
Film yang disutradarai Quentin Tarantino ini menampilkan banyak adegan brutal dan berdarah-darah, sejak awal film hingga akhir. Jadi sangat wajar para penonton tidak menyadari kalau ada insiden berdarah yang terjadi di tengah film.
Dalam sebuah adegan di ruang tamu, di mana Leonardo DiCaprio yang memerani peran Calvin J. Candie marah dan menggebrak meja. Mungkin karena terlalu emosional, DiCaprio justru menggebrak gelas yang berada di dekatnya. Alhasil gelas itu hancur dan pecahan kacanya melukai tangan DiCaprio. Meski dalam kondisi sangat kesakitan dan terluka parah, DiCaprio tidak menghentikan aktingnya. Bahkan dengan tenang - masih dalam adegan film tersebut - dia mencabut pecahan kaca yang tertancap di telapak tangannya. Penonton tidak menyadari kalau kejadian itu adalah kejadian sebenarnya, dan DiCaprio benar-benar terluka.



3. FOXCATHCER (2014)
Di film biografi yang disutradarai Bernett Miller ini, ada adegan yang menampilkan Mark Schulz (yang diperani Channing Tatum) berada dalam kondisi tertekan di kamar hotelnya. Dalam keadaan depresi, dia membenturkan kepalanya ke cermin yang tergantung di tembok.

Sebenarnya cermin tersebut terbuat dari bahan yang tidak berbahaya. Selain itu, di balik kaca tersebut sudah diberi pelindung yang mencegah benturan ketika Tatum membenturkan kepalanya ke cermin tersebut. Namun lantaran dia terlalu keras membenturkan kepalanya, alhasil yang terjadi kepalanya menghantam tembok di balik cermin dengan sangat keras. Tidak saja temboknya rusak, tetapi juga kepala Tatum mengalami luka sobek, sehingga harus menerima jahitan di kepala sepanjang 5 sentimeter.

Adegan ini tidak diedit, dan luka berdarah di kepala Tatum yang Anda lihat di adegan tersebut bukan efek khusus.



4. LORD OF THE RINGS : RETURN OF THE KING (2003)
Dalam film arahan sutradara Peter Jackson ini, ada adegan di mana Aragorn Elesser (diperani Viggo Mortensen) marah, kemudian menendang helm, lalu menjerit dan terduduk. Adegan dramatis itu cukup mengejutkan dan mengharukan.

Adegan saat Aragorn (Viggo Mortensen) menendang helm
Tapi tidak ada yang tahu kalau waktu melakukan tersebut, Viggo Mortensen sebenarnya benar-benar sedang kesakitan. Saat menendang helm, Viggo menendang terlalu keras, sehingga dua jari kakinya patah. Adegan menjerit tersebut tidak ada dalam skrip, namun Viggo melakukan improvisasi untuk menutupi kesakitannya tersebut.
Setelah Peter Jackson menutup adegan itu, para medis segera menolong Viggo
Tidak ada yang mengetahui penderitaan Viggo, sampai Peter Jackson menutup adegan itu dengan seruan, "Cut!". Pada waktu itulah Viggo benar-benar menjerit kesakitan, dan petugas medis langsung berlarian menghampiri dan menolongnya.



5. FOLLOW THE FLEET (1936)
Follow the Fleet merupakan film drama musikal komedi  yang diperani Fred Astaire dan Ginger Rogers. Film yang disutradarai Mark Sandrich ini dipenuhi dengan lagu-lagu romantis era 1930-an karya Irving Berlin.

Dalam salah satu adegan, di mana Astaire dan Rogers menari (dengan latar belakang lagu legendaris "Let's Face the Music and Dance") terjadi beberapa insiden yang tidak disadari penonton tapi jelas ada dalam film tersebut. Pada adegan menari selama 3 menit itu, Rogers mengenakan pakaian dress yang lebar dan penuh renda. Di bagian ujung lengannya dipenuhi manik-manik. Akibatnya dalam beberapa bagian, ujung lengan pakaian Rogers menghantam pipi dan rahang Astaire. Bahkan secara tidak sengaja, siku Rogers menghantam mata Astaire karena dia tidak bisa melihat (tertutup oleh pakaiannya yang serba lebar).

Astaire nyaris tersungkur "dihajar" pakaian Rogers. Beruntung dia tetap profesional dan menuntaskan adegan itu tanpa "re-take" sama sekali.



6. GOTHIKA (2003)
Film thriller yang disutradarai Mathieu Kassovitz ini mengisahkan tentang psikiater Miranda Grey (Halle Berry) yang tiba-tiba masuk ke rumah sakit jiwa dan dituduh sebagai pembunuh suaminya.

Dalam sebuah adegan di mana Miranda Grey sedang bergumul dengan Peter Graham (Robert Downey Jr), tampak Graham membanting Grey dengan keras ke lantai. Tampaknya Downey terlalu menghayati perannya tersebut, sehingga dia membanting Berry dengan sangat keras ke lantai.

Selain itu, Downey juga memelintir tangan Berry dengan sangat keras sehingga tangannya patah. Meski adegan itu diselesaikan dengan tuntas, namun sisa adegan lain terpaksa ditunda selama 8 minggu karena Berry harus dirawat di rumah sakit akibat insiden yang menimpanya.



7.  NIGHTCRAWLER (2014)
Dalam film yang disutradarai Dan Gillroy ini, Jake Gyllenhaal berperan sebagai seorang pencari berita. Dalam satu adegan yang mennjukkan kefrustrasiannya, Gyllenhaal masuk ke kamar mandi, menatap cermin kamar mandi, lalu berteriak dan meremas cermin itu hingga pecah.

Semestinya Gyllenhaal hanya menggoncang-goncangkan cermin di kamar mandi itu saja. Namun karena dia memegangnya terlalu erat, cermin itu pecah, dan pecahannya mengenai tangan Gyllenhaal. Meski terluka cukup serius, Gyllenhaal menolak menghentikan proses pengambilan gambar dan meneruskan perannya dengan sangat serius.

Pasca adegan di kamar mandi tersebut, Anda bisa perhatikan kalau Gyllenhaal menyembunyikan tangannya yang terluka di belakang punggung. Itu bukan karena tuntutan skenario, tapi Gyllenhaal tidak ingin luka tersebut terlihat dan mengganggu konsentrasi lawan mainnya. Akibatnya, luka itu mengeluarkan banyak darah, sehingga punggung pakaian Gyllenhaal bersimbah darah saat pengambilan gambar selesai dilakukan.



8. PREMIUM RUSH (2012)
Di film yang disutradarai David Koepp ini dikisahkan Joseph Gordon-Levitt berperan sebagai seorang pengantar barang yang menggunakan sepeda.
Adegan sebenarnya saat Joseph Godon-Levitt kehilangan keseimbangan dan menghantam taksi
 Dalam sebuah adegan di mana Joseph Gordon-Levitt harus menghindari sebuah taksi, sepeda yang dikendarainya tiba-tiba hilang keseimbangan. Akibatnya Levitt terpelanting dan menghantam sebuah taksi. Akibat kejadian ini, tangan kanannya sobek dan harus menerima 31 jahitan.

Luka yang dialami Joseph Gordon-Levitt
Meski adegan ini tidak ditampilkan sebagai bagian cerita Premium Rush, namun di bagian akhir film tersebut ditampilkan adegan "Blooper" di mana tampak bagaimana Levitt mengalami kecelakaan tersebut.



9. MOULIN ROUGE ! (2001)
Film yang disutradarai Baz Luhrmann ini mengisahkan tentang kisah cinta penulis muda Christian (Ewan McGregor) dengan aktris kabaret Moulin Rouge bernama Satine (Nicole Kidman).

Dalam sebuah adegan, mereka berdua harus menari sambil bernyanyi. Namun saat menggendong Kidman, tanpa sengaja McGregor terpeleset sehingga menjatuhkan Kidman. Akibat kejadian itu, Kidman mengalami patah tulang rusuk, sehingga proses shooting dihentikan selama dua minggu, menunggu kesembuhan Kidman.

Setelah kesehatan Kidman sedikit membaik, pengambilan gambar adegan menyanyi dan menari kembali mereka lakukan. Karena belum sembuh total, maka tulang rusuk Kidman kembali patah ketika dia melakukan satu gerakan membalikkan badan. Karena itulah, tanpa menghentikan pengambilan gambar adegan tersebut, Kidman kemudian di lantai duduk dan membiarkan McGregor menari sendiri mengelilinginya.



10. THE HUNGER GAMES : MOCKINGJAY - PART 1 (2014)
Di film yang disutradarai Francis Lawrence ini, dikisahkan kalau Katniss Everdeen - karakter yang diperani Jennifer Lawrence - mengajak para pemberontak untuk melawan Pemerintah Kota. Mereka menyerang kota dengan cara memasuki terowongan yang penuh asap.

Jika Anda perhatikan dengan seksama, asap di dalam terowongan itu sangat pekat. Ini bukan disengaja tapi karena kerusakan mesin pembuat asap yang membuat asap terlalu banyak. Akibatnya, para pemeran yang berada di dalam terowongan itu menderita sesak nafas, batuk-batuk, bahkan pingsan karena tidak bisa bernafas. Adegan ini tidak dipotong, dan orang yang terbatuk-batuk di dalam terowongan itu bukan akting yang dibuat-buat.


NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment