Judul Serial TV   : Waco
Produksi              : Paramount Network
Pemeran              : Taylor Kitsch, Michael Shannon, Andrea Riseborough, Rory Culkin
Tanggal tayang    : 24 Januari - 28 Februari 2018
Total episode       : 6

Ada kejadian yang cukup menghebohkan di Amerika pada tanggal 28 Februari 1993 silam, di mana polisi (FBI dan ATF) melakukan penggebrekan terhadap sekelompok Pengikut Ajaran Davidian pimpinan David Koresh yang tinggal di Waco, Texas, Amerika Serikat. Menghadapi penggebrekan itu, Koresh dan pengikutnya melakukan perlawanan yang sengit. Selama 51 hari, Koresh berbaku tembak dengan pihak kepolisian yang berakhir dengan kematiannya. Tidak hanya Koresh, sedikitnya 76 orang pengikut Koresh pun tewas terkena tembakan, dan puluhan lainnya terluka.

Kejadian inilah yang kemudian diangkat menjadi mini seri Waco yang ditayangkan Paramount Network 24 Januari - 28 Februari 2018 silam. Serial bertotal 6 episode ini tidak saja menyoroti 51 jam yang mencekam di Mount Carmel Center - tempat persembunyian Koresh di Waco - tetapi juga menampilkan latar belakang kejadian tersebut yang dimulai 9 bulan sebelumnya.

David Koresh (Taylor Kitsch) adalah Pemimpin Ajaran Davidian dan menyakini dirinya sendiri sebagai Rasul Terakhir yang diutus Tuhan ke dunia. Selama menjalankan kegiatan keagamaannya, Koresh banyak melakukan hal menyimpang, termasuk di antaranya hubungan insest (hubungan dengan keluarga dalam) dengan adik iparnya yang masih di bawah umur. Selain itu, Koresh juga melakukan hubungan badan dengan istri jemaatnya.

Tidak hanya menyebarkan ajaran sesat, Koresh pun menyimpan banyak senjata api ilegal dengan jenis kaliber besar dan berat. Hal ini membuat Pemerintah percaya kalau Koresh sedang mempersiapkan diri untuk melakukan kejahatan besar yang membahayakan negara. Untuk itu, Pihak FBI dan ATF kemudian mendatangi Koresh guna mempertanyakan tujuannya menyimpan senjata tersebut.

Di luar dugaan, mereka diserang oleh jemaat Koresh yang menyebabkan 4 orang FBI meninggal dunia. Pasca serangan tersebut, pihak FBI menurunkan pasukan anti-teroris dan Tim Penyelamat Sandera (Hostage Rescue Team). Selama 51 hari Koresh dan jemaatnya bertahan di dalam Mount Carmel Center, sebelum akhirnya mereka melakukan serangan habis-habisan terhadap pasukan FBI yang merangsek masuk ke dalam kapel mereka.

Dalam penyerbuan tersebut, 76 orang meninggal dunia dan 9 orang selamat. Lima diantara korban tewas adalah anak-anak di bawah usia 14 tahun.

Dengan alur yang sangat cepat dan ringkas, serial ini menjadi sebuah tontonan yang sangat enak untuk diikuti. Hal yang paling menarik dari serial ini adalah akting Taylor Kitch yang sangat brilian karena mampu membawakan peran David Koresh dengan sangat baik. Gaya bicaranya benar-benar mampu menampilkan sosok Koresh yang brilian dan pandai berkata-kata.

Secara umum, mini-seri ini sangat menarik untuk disimak. Tidak terlalu panjang dengan alur yang mudah dicerna.



Judul                : Missing
Sutradara         : Mukul Abhyankar
Pemeran           : Tabu, Manoj Bajpayee, Annu Kapoor
Tanggal rilis    : 6 April 2018

Bagi penggemar film India, ketiga nama pemeran utama film ini sudah bukan nama asing lagi. Ketiganya adalah artis India senior yang cukup dihormati. Dan kehadiran mereka dalam 1 film tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar film Bollywood.

Film bergenre thriller-psikologi ini merpakan film yang cukup menarik untuk disimak. Meski berdurasi lumayan panjang (120 menit) dan menggunakan lokasi shooting di satu tempat yang sama sepanjang film, namun film ini tidak membosankan.

Meski tidak dijelaskan, tetapi sebenarnya Missing terbagi dalam 2 bagian : Bagian Pertama berdurasi 50 menit merupakan paparan ceritanya. Dan Bagian Kedua yang berdurasi 70 menit, merupakan fakta yang mementahkan apa yang sudah dipaparkan di Bagian Pertama. Artinya : Apa yang Anda lihat di Bagian Pertama bukanlah hal yang sebenarnya. Justru di paruh kedualah, Anda baru disuguhkan apa yang terjadi sebenarnya.


Secara garis besar, saya bisa memberitahu Anda bahwa film ini mengisahkan tentang seorang karyawan menengah asal India bernama Sushant Dubey (Manoj Bajpayee) yang harus melakukan pertemuan dengan Atasannya di Pulau Mauritius. Saat akan berangkat, dia menghadapi masalah dengan istrinya yang tidak mengizinkan dirinya pergi ke pertemuan tersebut, lantaran curiga suaminya "bermain api" selama tuga tersebut.

Setelah berdebat dengan istrinya, Sushant pun setuju membawa istrinya ikut dengannya ke Pulau Mauritius.

Di Pulau tersebut, Sushant menginap di sebuah resor. Awalnya kamar tersebut hanya untuk 1 orang, dan Sushant pun mengubah pemesanan hotelnya menjadi kamar besar untuk 2 orang. Saat masuk ke hotel, Naina (Priyanka Setia) - Resepsionis Resor - memperhatikan Sushant menginap di kamar bersama istrinya yang bernama Aparna Dubey (Tabu) yang saat itu sedang menggendong anaknya yang masih kecil bernama Titli. Wajah sang anak tidak terlihat jelas lantaran sedang sakit.

Setelah memasuki kamar, Sushant pergi mencari makan. Sedangkan istrinya tinggal di kamar sambil mengasuh anaknya yang sakit dan rewel. Kerewelan Titli sangat mengganggu para penghuni resor, sehingga Naina mencoba membantu menenangkan Titli. Pada saat dia tiba di kamar Keluarga Dubey, Titli sudah tidak berisik lagi.

Keesokan harinya, Titli menghilang. Aparna dan Sushant mencari anak mereka namun tidak ketemu. Dalam keputus-asaan, Aparna meminta bantuan polisi Mauritius mencari keberadaan sang anak. Karena resor tersebut sangat besar, dibutuhkan sekompi polisi - lengkap dengan pasukan K9 - untuk mencari Titli. Tapi usaha para polisi tidak berhasil. Lalu datangkan Kapten Ramkhilawan Buddhu (Annu Kapoor), seorang polisi yang terkenal sebagai "Mr 100 Percent", karena kemampuannya membongkar berbagai kasus dengan sangat sempurna dan tepat. Kapten Ramkhilawan mencoba mencari keberadaan Titli.

Namun, saat mewawancarai Aparna dan Sushant, Kapten Ramkhilawan menemukan kedua orang itu menceritakan hal yang sangat berbeda. Bahkan semakin lama, Kapten Ramkhilawan semakin mencurigai Sushant karena dia yang paling tidak konsisten dalam menjawab semua pertanyaan polisi. Mengapa Sushant melakukan hal itu? Benarkah ada hal yang dia sembunyikan? Di manakah Titli sebenarnya?

Cerita yang saya ulas di atas hanyalah 50 menit pertama saja. Selanjutnya, penonton akan dikejutkan dengan berbagai fakta yang bertolak belakang dengan apa yang dipaparkan di menit-menit awal film. Sebuah contoh adalah Tersangka Utama penculik Titli yang sejak awal ditampilkan sangat misterius dan berperilaku tidak lazim. Nyatanya orang tersebut bukanlah pelakunya.

Bagi penggemar film thriller, Missing terbilang cukup menghibur karena menampilkan cerita yang apik dan menantang nalar para penonton. Sayangnya, ketegangan film ini sempat terganggu dengan beberapa bagian yang inkonsisten dengan alur filmnya. Bagian ini menjadi celah bagi penonton yang langsung dapat membaca akhir cerita film ini. Dan tentu saja ini sangat menyebalkan .... !!!

Meski demikian, kita masih bisa menikmati suguhan akting yang sangat menawan dari Tabu, Manoh Bajpayee, dan Annu Kapoor yang keren banget. Ketiganya bermain dengan sangat apik, sampai-sampai mampu mengecoh penontoh dan tidak mengetahui ada yang "tidak beres" dengan mereka.


DO YOU KNOW? 
Film Missing merupakan "reuni" Manoj Bajpayee dan Tabu setelah 18 tahun tidak bermain dalam satu film. Sebelumnya, mereka berdua pernah dipertemukan dalam film Ghaath (2000) yang disutradarai Akashdeep.

Annu Kapoor sendiri adalah aktor senior India yang terkenal sebagai Pembawa Acara Antakshari (1993 - 2006) dan film Mr India (1987). Selain masih aktif bermain film, Kapoor sehari-hari adalah Penyiar Radio 92.7 Big FM dan membawakan acara khusus "Suhaana Safar with Annu Kapoor".

Berbeda dengan film India yang banyak menampilkan lagu-lagu khas India, film Missing hanya menampilkan 1 lagu berjudul "So Ja Re". Lagu ini diciptakan M.M. Keeravani dan dinyanyikan sendiri oleh Tabu. Lagu ini merupakan lagu pengiring tidur yang dinyanyikan Aparna - karakter yang diperani Tabu - saat menidurkan anaknya.





Judul TV Series       : Mind Games
Produksi                   : Mediacorp Channel 8 - Singapore
Pemeran                   : Tay Ping Hui, Joanne Peh, Zhang Yao Dong, Paige Chua
Total episode            : 30
Tanggal tayang        : 7 Mei - 17 Juni 2015

Sebenarnya serial ini merupakan serial lawas. Kebetulan saya barusan beberapa waktu lalu menemukan serial ini dan menontonnya.

Terus-terang, saya adalah salah seorang penggemar serial televisi Singapura. Waktu kecil dulu, hampir semua serial televisi Singapura saya pasti tonton (biasanya serial ini dapat saya tonton lewat rekaman video Betamax). Sayang, saat ini sudah sangat jarang bisa menemukan serial tersebut beredar di Indonesia. Selain kalah populer dengan serial Korea, peredaran serial televisi Singapura juga sangat terbatas, sehingga tidak mudah menemukan "sumber"-nya untuk bisa mendapatkan serial ini.

Jadi saat menemukan serial ini, serasa menemukan harta karun. Terlebih serial ini memang keren dan menarik. Meski bercerita tentang polisi, namun pendekatan yang digunakan adalah lewat teknik "profiler". Tema demikian sebenarnya sudah umum ditampilkan di serial televisi Amerika Serikat. Sebut saja serial televisi Profiler dan Criminal Minds. Meski demikian, tema ini tergolong agak berat dan tidak umum untuk serial televisi Asia. Jadi saat menonton serial ini, saya berpikir ceritanya bakal berat. Ternyata tidak juga.

Alur cerita serial Mind Game tergolong sangat ringan dan mudah dicerna. Seperti biasa, cerita yang diangkat merupakan kejadian keseharian masyarakat, terutama isu sosial yang marak terjadi belakangan ini.

Secara umum, serial ini mengisahkan tentang 4 orang yang bekerja sama dalam menuntaskan kasus-kasus kriminal di Singapura :Liang Wen Jie (diperani Tay Ping Hui), Anni (Joanne Peh), Guo Yong Yan (Zhang Yao Dong), dan Feng Zue Zhi (Paige Chua).

Liang Wen Jie adalah seorang pengacara yang awalnya merupakan kekasih dari Anni, seorang polisi wanita dengan daya analisa yang sangat tajam. Sayang, karena kesibukan Anni, dia tidak punya waktu bersama kekasihnya. Agar hubungan mereka tidak menggantung, Anni memutuskan untuk ptuus dengan Wen Jie. Meski demikian, mereka kemudian masih bersahabat dan Wen Jie banyak membantu Anni menuntaskan kasus-kasus pembunuhan.

Anni kemudian berkenalan dengan Guo Yong Yan - seorang psikolog ahli hipnotis - yang kemudian menjadi kekasih Anni. Mereka pun berkenalan dengan seorang Feng Xue Zhi, gadis dengan kemampuan meramal dan mampu melihat masa depan. Kelak, Xue Zhi akan menjadi kekasih Wen Jie.

Awalnya mereka saling bekerja sama menuntaskan banyak kasus. Namun terjadi hal yang tidak terduga di akhir cerita, di mana salah satu diantara mereka hanya memanipulasi dan merupakan pelaku kejahatan sebenarnya. Siapakah dia?

Hal menarik dari serial seru ini adalah banyaknya isu-isu sosial dan pengajaran moral yang ditampilkan dalam serial ini. Salah satunya adalah tentang hubungan orang tua dan anak-anaknya yang makin merenggang belakangan ini. Orang tua sibuk bekerja, sementara anak-anak bergaul dengan gadget dan sangat kesepian. Tidak heran jika kemudian banyak anak-anak yang melakukan tindakan kriminal hanya untuk menarik perhatian orang tuanya.

Dengan alur cerita yang berjalan sangat cepat, serial berdurasi 42 menit setiap episode ini terasa sangat singkat.

Saya sangat suka sekali serial ini.....




Judul Film         : Ittefaq
Sutradara           : Abhay Chopra
Pemeran            : Akshaye Khanna, Sidharth Malhotra, Sonakshi Sinha
Tanggal tayang : 3 November 2017

Kalau Anda suka dengan film bergenre thriller-misteri yang menantang logika berpikir, Ittefaq adalah pilihan yang cocok untuk Anda di akhir minggu ini.

Film produksi India garapa sutradara Abhay Chopra ini merupakan adaptasi dari film berjudul sama yang pernah sukses di tahun 1969. Ceritanya cukup menarik :

Vikram (Malhotra) adalah seorang Novelis Terkenal dari India dan tinggal di Inggris. Ketika sedang berada di Mumbai untuk mempromosikan buku ketiganya, dia dituduh membunuh istrinya di hotel. Dalam kondisi panik, Vikram melarikan diri dan dikejar oleh polisi.

Pelariannya berakhir di sebuah apartemen, tempat tinggal Dev Verma (Khanna), seorang pengacara terkenal di India. Dan cerita sebenarnya pun dimulai.

Polisi menemukan Vikram dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam apartemen Verma. Di sebelahnya tergeletak Verma yang sudah dalam kondisi meninggal. Sedangkan Maya (Sinha), istri Verma yang menghubungi polisi dan meminta bantuan.

Kasus ini menjadi ramai karena korban dan tersangka adalah selebrita terkenal dunia. Inspektur Gautam (Himansu Kohli) kemudian ditugasi Atasannya untuk menuntaskan kasus ini dalam 3 hari. Dalam penyidikannya, Gautam menemukan kejanggalan karena kesaksian Vikram dan Maya saling bertentangan. Semakin dalam dia menggali informasi dan kesaksian, semakin banyak kejanggalan yang dia temukan dari kesaksian Vikram dan Maya.

Dengan waktu yang sangat singakt, Inspektur Gautam harus segera menemukan fakta siapa pelaku sebenarnya : Vikram atau Maya? Jika tidak, maka karirnya akan menjadi taruhannya.

Yang menarik di film berdurasi 107 menit ini adalah kecerdasan penulis skenario serta kehebatan penulis skenario yang menggiring penonton untuk meyakini kalau salah satu tersangka (Vikram / Maya) adalah pelaku sebenarnya. Ketika penonton sudah meyakini kalau orang tersebut adalah tersangka, tiba-tiba keyakinan itu dihancurkan dengan fakta-fakta baru yang mementahkan apa yang sudah diyakini penonton. Frustrasi? Tidak. Justru penonton makin penasaran, siapa pelaku sebenarnya?

Berbeda dengan film-film India pada umumnya, film ini sama sekali tidak menampilkan lagu India apapun, baik sebagai lagu latar maupun theme-song. Film ini layaknya film thriller Hollywood benar-benar fokus pada alur cerita yang padat dan tidak bertele-tele. Musik latar yang digunakan pun benar-benar "score-music".

Selain keren dari sisi cerita, film ini pun sukses di segi finansial. Bahkan saat ditayangkan berbarengan dengan Thor " Ragnarok, Ittefaq mampu bersaing ketat dengan film tersebut.



DO YOU KNOW? 
Dalam bahasa India, Ittefaq berarti "Kebetulan". Judul ini sebenarnya merupakan kunci dan jawaban dari keseluruhan film.

Untuk mempromosikan film ini, pihak produser menggunakan metode beriklan di televisi, radio, dan media cetak. Teknik ini ternyata jauh lebih murah ketimbang teknik promosi konvensional yang biasa dilakukan oleh produser film India lain (road-show, wawancara, dan promosi lewat reality-show).

Dalam proses promosi film, pihak marketing film sama sekali tidak menampilkan gambar apapun yang menampilkan potongan gambar atau cuplikan film sama sekali. Hal ini dilakukan untuk membentuk rasa penasaran penonton.

Film ini meraih Rating "100% Fresh" dari Rotten Tomatoes dan disebut sebagai "film pembunuhan yang paling menarik dan akan membuat penonton tidak bergerak di tempat hingga akhir film".




Judul Film            : Secret Superstar
Sutradara              : Advait Chandan
Pemeran               : Zaira Wasim, Meher Vij, Raj Arjun, Aamir Khan
Tanggal tayang    : 19 Oktober 2017

Film ini merupakan salah satu film kebanggaan India. Selain sukses secara finansial (bahkan menjadi film dengan penghasilan terbesar di India tahun 2017), film ini juga mendapatkan banyak penghargaan dan komentar sangat positif dari para kritikus film dunia. Selain menjadi film box-office di India, film ini pun sukses besar di berbagai negara, termasuk Tiongkok. Bahkan film ini menjadi film India kedua yang berhasil duduk di puncak box-office film Tiongkok (sebelumnya film Dangal, 2016).

Film ini mengisahkan tentang Insia Malik (Zaira Wasim), seorang gadis remaja Muslim berusia 15 tahun yang tinggal di kota Baroda. Dia tinggal bersama ibunya, Najma (Meher Vij), dan ayahnya Farookh (Raj Arjun). Ayahnya berperangai sangat buruk dan suka menyiksa Najma dan Insia.

Sejak kecil Insia berhasrat menjadi penyanyi, tetapi ayahnya tidak menyetujui niat anaknya tersebut. Melihat kecintaan anaknya pada musik, diam-diam Najma membelikan laptop untuk Insia agar anaknya bisa berlatih musik lewat Internet. Timbul ide Insia untuk menampilkan keahlian bernyanyinya tanpa diketahui ayahnya : Dia mengenakan Niqab (sejenis hijab dengan cadar penutup wajah), kemudian meng-upload video menyanyinya di Youtube. Di YouTube, Insia menggunakan nama samaran "Secret Superstar". Dalam waktu singkat, nama Insia menjadi sangat populer di YouTube.

Kepopuleran "Secret Superstar" menarik perhatian Produser Musik Shakti Kumar (Aamir Khan) yang meminta Insia untuk datang ke kantornya di Mumbai untuk menyanyi. Tapi Insia menolak permintaan Shakti karena reputasi Shakti yang buruk (pemarah dan arogan).

Sementara itu, nilai pelajaran Insia menjadi buruk pasca kepopulerannya di YouTube. Hal ini memicu amarah Farookh, yang kemudian menghancurkan gitar Insia dan memaksa Insia membuang laptop pembelian ibunya. Karena sudah tidak tahan dengan perilaku ayahnya, Insia akhirnya menerima undangan Shakti untuk bernyanyi di Mumbai. Dia berharap setelah dia sukses, maka dia bisa membuat orang tuanya bercerai, dan Ibunya bisa hidup lebih bahagia dengannya.

Perjalanan karir Insia di Mumbai cukup berliku, hingga akhirnya dia berhasil menjadi penyanyi populer dan mendapatkan nominasi sebagai Best Female Singer di sebuah ajang penghargaan menyanyi tingkat nasional.

Film ini meraih kesuksesan luar biasa dan secara internasional. Meski dibuat dengan biaya yang sangat rendah (US$ 2.3 juta), film ini mampu meraup keuntungan secara internasional sebesar US$ 140 juta. Film ini menjadi fillm India terlaris di tahun 2017, dan menjadi film terlaris kedua sepanjang sejarah perfilman India (tepat di bawah film Dangal yang meraih keuntungan sebesar US$ 340 juta).

Film Secret Superstar tidak saja sukses di India, namun juga sukses juga di negara-negara lain, termasuk Hong Kong, China, dan Taiwan. Prestasi ini tentu saja sangat luar biasa, mengingat sangat jarang ada film India yang bisa sukses di ketiga negara Asia Tenggara tersebut.




Judul Film         : Trapped 
Sutradara           : Vikramaditya Motwane
Pemeran            : Rajkummar Rao, Geetanjali Thapa 
Tanggal tayang : 17 Maret 2017

Jika Anda menyukai film cerdas tapi dengan alur cerita yang mudah dicerna sekaligus seru, sepertinya Anda akan menyukai film drama-thriller ini. Ceritanya sangat sederhana tapi cukup menohok karena menampilkan keadaan masyarakat masa kini.

Shaurya (Rajkummar Rao), adalah seorang karyawan yang bekerja sebagai staf "Call Center" di sebuah perusahaan. Karena masa depan yang tidak jelas, maka keluarga kekasihnya tidak menyetujui hubungan mereka. Karena itu mereka menjodohkan Noorie (Geetanjali Thapa) - kekasih Shaurya - pada seorang pria kaya-raya.

Noorie menolak penjodohan itu, dan memutuskan untuk kabur bersama Shaurya.

Shaurya - yang saat itu tinggal di kos - tentu tidak mungkin membawa pulang Noorie ke tempat tinggalnya, karena akan menjadi perguncingan orang banyak. Karena itu dia mencari tempat untuk tempat tinggal mereka selama dalam pelarian. Shaurya kemudian menemukan sebuah apartemen mewah yang bangunannya sudah kosong tanpa penghuni. Bangungan itu dikosongkan karena izin bangunannya bermasalah.

Dengan hanya dijaga 1 orang Petugas Keamanan, Shaurya berhasil menyelinap dan memasuki sebuah kamar apartemen. Celakanya, Shaurya justru terkunci di dalam apartemen itu. Dia tidak bisa membuka kunci pintu apartemen yang hanya bisa dibuka dengan kartu khusus. Dia pun tidak bisa keluar dari apartemen itu karena kamar itu terletak di lantai yang cukup tinggi.

Seminggu lamanya Shaurya terkurung di dalam apartemen tersebut, tanpa air, makanan, dan listrik. Untuk bertahan hidup, dia hanya bisa makan kecoak, semut, dan burung merpati yang kebetulan hinggap di rumah itu. Air minum didapatnya dari air hujan yang ditadahnya dalam sebuah baskom kecil.

Setelah lebih dari seminggu, Shaurya nekat turun dari apartemen itu dengan menggunakan kain penutup jendela. Dalam kondisi lemah, dia berhasil turun ke lantai dasar dan jatuh pingsan. Shaurya ditemukan oleh Satpam Apartemen yang segera membawanya ke rumah sakit.

Seminggu kemudian - setelah kesehatannya pulih - Shaurya mengunjungi Noorie yang ternyata  telah menikah dengan pria yang dijodohkan keluarganya. Noorie mengira Shaurya pergi meninggalkannya, sehingga dia memutuskan menerima pinangan pria yang dijodohkan padanya.

Yang lebih mengecewakan lagi, saat dia kembali bekerja, tidak seorang pun dari teman kerjanya yang perduli padanya. Bahkan tidak seorang pun yang menyadari kalau Shaurya tidak masuk kerja selama 2 minggu, karena mereka semua terlalu "sibuk" dengan urusan dan kehidupan pribadi mereka sendiri.



DO YOU KNOW? 
Kisah Trapped merupakan hasil karya pertama penulis skenario Amit Joshi. Ide ceritanya diambil dari kejadian yang diami Joshi saat memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai staf di sebuah perusahaan telekomunikasi untuk kemudian menjadi Penulis Skenario. Satu ketika, tanpa sengaja Joshi terkunci di dalam apartemennya dan tidak bisa keluar selama 1 jam.
Amit Joshi

Saat pencarian lokasi shooting, Asisten Sutradara Prabhadevi menemukan sebuah gedung apartemen berlantai 30 yang terbengkalai dan terletak di Mumbai. Gedung tersebut tidak diizinkan Pemerintah untuk digunakan karena perizinan pembangunannya bermasalah. Setelah bernegosiasi dengan pemilik gedung dan Pemerintah setempat, para kru akhirnya diizinkan untuk menggunakan gedung tersebut sebagai lokasi shooting film.

Shooting film dilakukan di lantai 30 dari gedung tersebut. Masalahnya, lift di gedung tersebut hanya berfungsi hingga lantai 25 saja. Selebihnya, pada kru harus menaiki tangga. Karena itu, setiap hari para kru menaiki tangga membawa semua keperluan untuk shooting. Bahkan sempat beberapa kali lift gedung bermasalah dan tidak bisa digunakan, sehingga para kru harus menaiki tangga dari lantai dasar menuju ke atas sambil menenteng alat-alat shooting. Sunggu melelahkan....!!!

Proses pengambilan gambar dilakukan selama 20 hari dengan mengikuti urutan skrip. Pengambilan gambar menggunakan format digital video. Sutradara Motwane tidak ingin filmnya dibuat dengan gambar lebar (wide screen aspect ratio) karena dia ingin menciptakan suasana yang padat sehingga menimbulkan perasaan claustrofobia (ketakutan berada di dalam ruangan tertutup).

Untuk mempersiapkan dirinya memerani karakter Shaurya, Rajkummar Rao melakukan diet super ketat agar tubuhnya terlihat sangat kurus dan kurang gizi. Untuk diet, dia hanya makan sebatang wortel dan segelas kopi setiap harinya. Meski Rao aslinya adalah vegetarian, tetapi dalam film Trapped, Rao harus makan daging (daging tikus dan merpati). Dan di film inilah Rao mengakui baru pertama kali makan daging.

Semua adegan selama Shaurya terjebak di dalam apartemen merupakan hasil improvisasi Rao. Adegan tersebut sama sekali tidak pernah dilatih sebelumnya, dan semuanya tidak tertuang dalam skrip sama sekali.
Alokananda Dasgupta
Dalam film ini terdapat 4 lagu yang digunakan sebagai latar belakang film. Keempat lagu itu merupakan ciptaan Alokananda Dasgupta, Komposer Wanita yang cukup terkenal dan sering membuat lagu untuk film-film populer India, seperti Udan (2010), Aisha (2010), dan No One Killed Jessica (2011), dan Chillar Party (2011). Lirik lagu dibuat oleh Rajeshwari Dasgupta. Album Soundtrack Trapped mendapat respon yang sangat positif dari para kritikus dan pendengar, terutama lagu "Dheemi" dan "Hai Tu".

Film Trapped mendapatkan respon yang positif dari para kritikus. Ketika dirilis pun, film ini langsung menjadi jawara box-office dan berhasil mengalahkan film Beauty and the Beast (2016) yang waktu itu ditayangkan bersamaan dengan film ini.

Selain sukses secara finansial, film ini pun meraih berbagai penghargaan bergengsi di Filmfare Awards, termasuk Critics Award for Best Actor (Rao), Best Sound Design (Anish John), dan Best Editing (Nitin Baid).


Judul                : Secret of the Three Kingdoms (三國機密之潛龍在淵
Produksi           : Tangren Media
Sutradara          : Patrick Yau dan Cheng Wei Men
Pemeran            : Ma Tian Yu, Elvis Han, Regina Wan, Dong Jie, Sunny Wang
Tanggal tayang : 27 Maret 2018 - sekarang
Total episode    : 54

Samkok atau Three Kingdoms adalah salah satu karya sastra Tiongkok yang paling sering diadaptasi menjadi film atau serial televisi. Meski sudah sangat sering diadaptasi, namun masih banyak orang yang menyukai film maupun serial televisinya.

Baru-baru ini Tiongkok kembali mengadaptasi kisah Samkok ke dalam serial televisi berjudul Secret of the Three Kingdoms. Namun berbeda dengan adaptasi kisah Samkok pada umumnya, serial bertotal 54 episode ini merupakan adaptasi dari novel San Guo Ji Mi  (三国机密 ; Rahasia Tersembunyi dalam Tiga Kerajaan) karya Novelis Ma Bo Yong.
Ceritanya sendiri garis besarnya sama seperti kisah Samkok, namun diambil dari sudut pandang berbeda. Ceritanya mengetengahkan kisah hidup Kaisar Liu Xie, salah seorang Kaisar yang juga terlibat dalam perseteruan Tiga Kerajaan.

Dikisahkan di masa Dinasti Han Timur, selir Kaisar Ling melahirkan sepasang anak kembar : Liu Xie dan Liu Ping (nantinya kedua karakter ini diperani oleh Ma Tian Yu). Sayang, sang selir diracun oleh Permaisuri He (Lin Jing). Pasca kematian selir, Liu Xue dirawat oleh Neneknya, Ibu Suri Dong (Na Ren Hua), sedangkan Liu Ping diasuh oleh keluarga rakyat jelata.

Delapan belas tahun kemudian, Liu Xue diangkat menjadi Kaisar menggantikan ayahnya yang mangkat. Dia pun mendapat gelar Kaisar Xian dari Han. Sayang, pengangkatan Liu Xue hanya akal-akalan saja. Karena pada akhirnya, dia tidak lebih hanya menjadi boneka yang dikendalikan oleh Cao Cao (Tse Kwan Ho) yang kala itu adalah Tuan Tanah dan Abdi Negara, namun memiliki kekuasaan yang sangat besar serta menjadi pengendali pemerintahan yang sebenarnya.

Kaisar kemudian mendapat informasi kalau dia memiliki adik kembar yang diasuh oleh rakyat jelata. Maka dia pun meminta Liu Ping untuk membantunya di kerajaan. Rupanya selama menjadi rakyat jelata, Liu Ping bersahabat dengan Sima Yi (Elvis Han), yang kelak akan menjadi Jendral yang menguasai Wilayah Wei.

Untuk menegakkan kewibawaan kerajaan, Liu Ping - dibantu Sima Yi dan para pengawai setia Suku Han - melakukan perlawanan menentang Cao Cao. Namun perlawanan Liu Ping gagal dan memaksanya untuk mundur. Sebaliknya, Sima Yi tidak gentar dan terus berjuang melawan Cao Cao. Tanpa disadarinya, muncul ambisi Sima Yi untuk menjadi penguasa. Sehingga saat melawan Cao Cao, dia pun melakukan manuver politik untuk menguasai Kekaisaran dan menjadikan Kaisar sebagai alatnya untuk berkuasa.

Satu hal yang menarik adalah serial ini lebih memfokuskan cerita pada karakter Kaisar Liu Xie, yang notabene merupakan karakter yang sangat sedikit diulas di kisah Samkok. Hal ini menjadi "penyegaran" dari cerita Samkok pada umumnya yang biasa mengupas karakter populer seperti Liu Bei, Zhang Fei, Guan Yu, dan Zhu Ge Liang. Selain itu, serial ini pun juga mengangkat karakter Samkok lain yang jarang diulas dalam adaptasi film dan serial televisi Samkok sebelumnya, seperti Tang Ying, Guo Jia, Cao Pi dan Cao Jie (anak dari Cao Cao).

OlderStories Home