Film Asura adalah sebuah film kolosal produksi Tiongkok yang baru dirilis tanggal 13 Juli 2018 silam.

Disutradarai Peng Zhang dan diperani artis papan atas Hong Kong Carina Lau, Tony Leung Ka Fai, Leo Wu, dan Ming Dao, film bergenre eksyen - fantasi ini disebut sebagai film fantasi termahal yang pernah dibuat oleh Tiongkok. Dibuat dengan biaya sebesar US$ 113 juta, film ini diharapkan akan menjadi film kolosal yang mengalahkan kehebatan trilogi The Lord of the Rings. Bahkan agar bisa menyaingi kehebatan film karya Sutradara Peter Jackson tersebut, Asura juga akan dibuat dalam 3 seri.

Sayang, baru juga tayang 3 hari, film Asura ditarik dari bioskop. Di luar dugaan, tidak ada orang yang menonton film ini. Tentu saja hal ini sangat mengejutkan, mengingat promosi film ini dianggap sudah cukup gencar dan baik. Namun tidak mampu menarik perhatian orang untuk menontonnya.

Apa yang membuat film ini gagal total? Ternyata ini alasannya ....

PROMOSI FILM ASURA DISABOTASE
Ternyata dalam bisnis film, ada istilah "Ghost-Writer" yaitu orang-orang yang dibayar untuk membuat suatu review mengenai film-film yang akan tayang. Komentar dan review yang mereka buat dapat menjadi referensi orang untuk menonton suatu film. Seringkali, sukses-tidaknya sebuah film sangat tergantung dari kepiawaian "Ghost-Writer" dalam menulis referensi.
Nah, permasalahan di film Asura, ternyata review yang beredar justru review miring dan kurang baik. Alhasil tidak banyak orang yang tertarik menonton film tersebut. Dan film tersebut pun akhirnya hanya mampu meraup pendapatan US$ 7.1 juta dalam penayangan 3 hari. Sangat jauh dari target bahkan biaya pembuatan film yang mencapai US$ 113 juta.

Melihat hal ini, produser film Asura berpendapat kalau ada yang menyabotase promosi film Asura sehingga review film tersebut sangat buruk dan merusak citra film Asura.



TERLALU BANYAK MENGGUNAKAN TENAGA AHLI LUAR
Salah satu hal negatif dari film Asura adalah terlalu banyaknya penggunaan tenaga ahli dari luar Tiongkok. Seperti yang kita ketahui, Tiongkok merupakan salah satu negara yang memiliki masyarakat dengan jiwa patriotisme yang sangat tinggi. Jadi ketika mereka mengetahui kalau proses pembuatan film ini menggunakan tenaga ahli dari luar Tiongkok terlalu banyak, mereka jelas protes dan memboilot film ini.

Bayangkan saja : Perancang Kostum film adalah Ngila Dickson (Amerika Serikat) yang merancang kostum untuk film The Lord of the Rings. Martin Hernandez (memenangkan Oscar untuk film Birdman) dipercaya sebagai Sound Editor. Charlie Ituriaga (special effect untuk film Deadpool dan Fast and Furious 7) dipercaya untuk menangani Efek Khusus film ini. Ini belum termasuk para artis pendukung film yang juga mayoritas orang luar negeri seperti Matthew Knowles, Damien Walters, Umar Khan, Paul Phillip Clark, Ron Smoorenberg, dan lain-lain.

Dengan banyaknya tenaga ahli luar Tiongkok yang berperan di film ini, tentu saja mengundang tanggapan negatif dari para penonton Tiongkok.



FILM ASURA TIDAK DISUKAI KRITIKUS TIONGKOK
Tidak hanya penonton yang sepertinya gak suka dengan film Asura. Bahkan para kritikus lokal Tiongkok pun sejak awal - jauh sebelum Asura diproduksi - sudah membenci film ini.

Editor Hu Xi Jin dari Global Times - yang merupakan harian propaganda pemerintah - bahkan terang-terangan menyerang Asura dan menyebut film tersebut sebagai film yang tidak layak ditonton. Bahkan Asura merupakan kerugian besar karena produser telah menghambur-hamburkan uang ratusan ribu Yuan hanya untuk membuat sesuatu yang tidak ada gunanya.



GAYA MENONTON PENONTON TIONGKOK SUDAH BERUBAH
Sejak tahun 2010, penonton Tiongkok sebenarnya sudah mengalami perubahan gaya menonton. Mereka lebih senang menonton film-film yang bertemakan keluarga. Karena itu, film bergenre drama dan komedi merupakan jenis film yang banyak menjadi pilihan mereka sekarang.

Jadi ketika disodorkan film fantasi yang dipenuhi dengan efek CGI, mungkin hanya sebagian kecil saja penonton yang menyukainya.



SALAH JADWAL
Satu lagi kesalahan film Asura yang membuatnya gagal : Jadwal perilisan film yang keliru. Seperti yang dijelaskan di atas, gaya penonton Tiongkok sudah mengalami perubahan yang cukup drastis, di mana mereka lebih menyukai film-film bertemakan drama dan keluarga.

Di hari penayangannya, Asura ternyata harus berhadapan dengan film drama dan komedi : Dying to Survive dan Hidden Man. Kedua film itu menguasai tangga box-office Tiongkok di saat perilisan Asura, dan kedua film itu sangat kuat dalam cerita dan gencar dalam promosi. Wajar jika Asura gagal untuk meraup penonotn.





Judul TV Series   : Meteor Garden
Ditayangkan        : Hu Nan Television & Netflix
Sutradara             : Li He Long
Pemeran              : Shen Yue, Dylan Wang, Kuan Hong, Liang Jing Kang, Wu Xi Ze
Tanggal tayang   : 9 Juli 2018 - sekarang
Total episode      : 48 

Meteor Garden adalah drama serial televisi Taiwan yang sangat fenomenal. Berkat serial ini, drama seri Taiwan pernah meraih kesuksesan di seluruh dunia. Bahkan para pemeran serial ini menjadi pujaan masyarakat seluruh dunia. Demam Meteor Garden pun terjadi di mana-mana, termasuk Indonesia. Bahkan seluruh masyarakat Indonesia - dari berbagai lapisan - jatuh cinta dengan karakter F4 dan Shan Cai yang fenomenal tersebut.

Tujuh belas tahun kemudian, Hu Nan Television merilis versi reboot dari serial televisi fenomenal tersebut. Mengusung alur cerita yang mirip dengan versi aslinya, serial ini diperani oleh para aktor dan aktris baru : Shen Yue (Dong Shan Cai), Dylan Wang (Dao Ming Si), Kuan Hong (Hua Ze Lei), Liang Jing Kang (Feng Mei Zuo), dan Wu Xi Ze (Xi Men Yan).

Secara garis besar, serial ini mengisahkan tentang Shan Cai - seorang gadis periang yang lahir dari keluarga menengah - mendapat beasiswa untuk kuliah di Univesitas Mengde yang merupakan universitas populer di Taiwan. Masalahnya universitas itu adalah universitas anak orang kaya, sehingga kehadiran Shan Cai dipandang sebelah mata oleh banyak orang.

Kehidupannya berubah setelah tanpa sengaja bentrok dengan Dao Ming Si, anak orang kaya yang punya andil besar dalam mendanai Universitas Mengde. Parahnya, Dao Ming Si merupakan bagian dari geng F4, sebuah geng elit yang terdiri dari 4 anak orang kaya : Dao Ming Si, Hua Ze Lei, Si Men, dan Mei Zhuo.

Ketika Dao Ming Si melabrak Shan Cai, Hua Ze Lei justru membela Shan Cai, sehingga Shan Cai terhindar dari amukan Dao Ming Si.

Karena bantuan Hua Ze Lei itulah, Shan Cai diam-diam jatuh hati. Di sisi lain, diam-diam Dao Ming Si pun jatuh hati pada Shan Cai karena melihat kepolosan hati gadis itu. Terlebih lagi, Shan Cai adalah satu-satunya gadis di kampus itu yang berani melawannya. Cinta segitiga inilah yang menjadi alur utama serial Meteor Garden.

Hingga artikel ini dibuat, serial ini telah tayang 14 episode, di mana serial ini tayang 2 episode setiap minggu.



ABOUT (ORIGINAL) "METEOR GARDEN" 
Seperti yang saya sebutkan di atas, Meteor Garden merupakan drama serial Taiwan yang sangat populer di tahun 2001 silam.  Ceritanya sendiri merupakan adaptasi dari komik Jepang karya Yoko Kamio berjudul Boys Over Flower (花より男子 - Hana Yori Dango). Adalah Produser Angie Chai yang waktu itu berkolaborasi dengan Sutradara Cai Yue Xun mewujudkan serial tersebut.

Meteor Garden diperani oleh Jerry Yan (Dao Ming Si), Vic Zhou (Hua Ze Lei), Vanness Wu (Mei Zhuo), dan Ken Chu (Si Men), serta Barbie Shu (San Chai).

Ki-ka : Vic Zhou, Ken Chu, Barbie Shu, Vanness Wu, dan Jerry Yan
Serial bertotal 27 episode ini secara mengejutkan menjadi serial populer, tidak saja di Taiwan, tetapi juga di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dalam waktu singkat, para pemeran serial tersebut langsung menjadi super-star yang dipuja-puja banyak orang. Bahkan 4 pemeran utama pria membentuk grup boy-band F4 (kelak berganti nama menjadi JVKV) yang sangat populer di masa itu dan berhasil merilis 3 album (Meteor Rain, Fantasy 4ever, dan Waiting for You).

Selain itu, theme song lagu pembuka Meteor Garden berjudul  情非得已 (Ching Fei De Yi) yang dinyanyikan Harlem Yu dan lagu penutup 你要的愛 (Ni Yao De Ai) yang dinyanyikan Penny Dai  juga sangat sukses di masa itu. Sakin suksesnya, kedua lagu itu sering dinyanyikan banyak orang dalam berbagai kesempatan, termasuk saat acara pernikahan dan ulang tahun.

Pasca kesuksesan serial tersebut, beberapa negara kemudian membuat adaptasi drama tersebut. Beberapa di antaranya adalah : Jepang (Hana Yori Dango, 2005), Korea (Boys Over Flower, 2009), dan Indonesia (Siapa Takut Jatuh Cinta, 2017). Khusus untuk versi Korea, serial tersebut sukses mengangkat nama Lee Min Ho menjadi super-star dunia.



DO YOU KNOW? 
Serial drama Meteor Garden 2018 dibuat dengan buaya 720 juta Taiwan Dollar (US$ 24 juta), di mana rata-rata setiap episode dibuat dengan buaya 15 juta Taiwan Dollar. Biaya ini jauh lebih besar 3 kali lipat dibandingkan biaya pembuatan versi originalnya.

Proses casting (pencarian pemeran) dilakukan melalui sosial media pada tanggal 21 Juni 2017 dengan tagar #FindingF4#.

Empat orang pemeran F4 diumumkan pada tanggal 7 November 2017. Sedangkan pemeran San Chai baru diumumkan dalam wawancara di Shanghai tanggal 9 November 2017.

Lagu pembuka Meteor Garden 2018 berjudul For You yang dinyanyikan oleh 4 orang pemeran F4 yang baru (Dylan Wang, Kuan Hong, Liang Jing Kang, dan Wu Xi Ze).


Sedangkan lagu asli Meteor Garden (Qing Fei De Yu) dinyanyi-ulang oleh penyanyi Zhang Guo Xiang.

Dan lagu penutup Ni Yao De Ai kembali dinyanyikan Penny Tai. Kedua lagu asli Meteor Garden tersebut dinyanyikan ulang dengan versi yang berbeda.

SCTV sudah membeli hak siar serial Meteor Garden untuk ditayangkan di Indonesia. Waktu penayangan belum diketahui. Namun untuk streaming, penonton sudah bisa lebih dulu menonton serial ini di Viu karena serial ini sudah lebih dulu tayang 16 Juli 2018 silam.





Judul Film             : Mile 22
Sutradara               : Pter Berg
Pemeran                : Mark Wahlberg, Iko Uwais,John Malkovich, Lauren Cohan, Carlo Alban
Tanggal tayang     : 3 Agustus 2018

Meski nama Iko Iwais sudah mendunia, namun dia belum mendapat banyak kesempatan untuk mengembangkan karirnya. Saya sempat kecewa saat menyaksikan film Man of Tai-Chi (2013) di mana Iko Uwais hanya tampil tidak lebih dari 3 menit dan tanpa dialog sedikit pun. Hal yang sama saat Iko bermain di film Star Wars : The Force Awakens, di mana dia - bersama Yayan Ruhian - juga tidak berperan banyak di sana. Karena itu, saya sangat berharap banyak di film kali ini, Iko Uwais benar-benar diperhitungkan Hollywood sebagai aktor laga yang benar-benar berpotensi. Bukan lagi hanya sekedar muncul gak jelas.

Di film Mile 22, tampaknya Iko Uwais memang diberikan ruang berkembang lebih banyak. Selain berlaga, dia pun mendapatkan bagian berdialog dalam bahasa Inggris. Selain itu, karakter yang diperani Iko dalam film ini memang sangat penting, sehingga cukup wajar jika saya pun sangat antusias menunggu film ini.

Film ini mengisahkan tentang kejadian terorisme yang terjadi di Amerika Serikat di mana terjadi serangkaian bom yang tengah kota. Untuk mencegah kejadian ini terulang dan membahayakan masyarakat Amerika, CIA menurunkan pasukan elit mereka untuk menyidiki pelaku bom tersebut.

Saat penyidikan dilakukan, muncullah seorang pria misterius bernama Li Noor (Iko Uwais) yang mengaku sebagai Agen Polisi Internasional, dan dia memiliki informasi penting yang berguna bagi polisi untuk mencegah aksi terorisme berikutnya. Untuk menjaga keselamatan Li Noor, pasukan elit CIA pimpinan James Silva (Mark Wahlberg) memutuskan untuk membawanya ke tempat persembunyian yang berlokasi di Mile 22.

Namun rupanya perjalanan menuju ke tempat persembunyian itu tidak mudah. Karena banyak orang yang berusaha menghabisi nyawa Li Noor sebelum dia membocorkan rahasia aksi teror itu. Bahkan anggota CIA pun ada yang diam-diam mendalangi kejadian itu, dan tidak ingin Li Noor buka mulut.

Film ini dipenuhi aksi perkelahian, kejar-kejaran, serta tembak-tembakan yang super-keren. Dan lagi-lagi, Iko Uwais akan tampil dengan bela-diri silat khas Indonesia yang sudah menjadi ciri khas dirinya.



DO YOU KNOW? 
Pengambilan gambar film ini dilakukan di Atlanta, Georgia, serta di Bogota, Ibukota Negara Columbia. Pada tanggal 5 Februari 2018, saat proses pengambilan gambar dilakukan di Bogota, Presiden Columbia Juan Manuel Santos muncul dan menyaksikan proses tersebut. Sutradara Peter Berg tidak menyia-nyiakan kehadiran Presiden Santos. Dia segera bekerja sama dengan para Penulis Skenario untuk membuat 1 adegan yang menampilkan Presiden Santos. Alhasil, Presiden Santos pun muncul di film ini, di mana dia akan berada di tengah-tengah pertarungan Iko Uwais dan Mark Wahlberg melawan para teroris.

Mark Wahlberg sudah menjadi pilihan pertama sejak skenario film pertama kali dibuat. Bahkan banyak pihak menyebutkan kalau film Mile 22 memang dibuat khusus untuk Mark.
CL (Lee Chae Rin)

Selain Iko Uwais, artis internasional lain yang bermain di film ini adalah CL (Lee Chae Rin). Bagi penyuka K-Pop, sudah pasti tahu kalau CL adalah anggota girl-band 2NE1 yang saat ini telah bubar. Film ini akan menjadi film pertama yang diperani CL.
Lauren Cohan
Penyuka serial televisi The Walking Dead, pasti tidak akan asing saat melihat karakter Alice. Yep... karakter ini dipernai Lauren Cohan, yang tidak lain adalah aktris yang memerani karakter Maggie Greene, istri dari Glenn Rhee.
Rhonda Rousey

Sebagai "musuh" Iko Uwais dalam film ini akan ada karakter Sam Snow. Karakter ini diperani oleh aktris tangguh Ronda Rousey. Bagi penggemar WWE, tentu tidak akan asing dengan sosok Ronda. Dia adalah salah seorang pegulat papan atas WWE dan sudah menjadi langganan pemenang di berbagai ajang WWE, terutama Raw. Selain gulat, Ronda juga menguasai judoka dan seorang petarung MMA (Mixed Martial Artist). Dia menjadi wanita pertama yang meraih medali perunggu di ajang Olympiade Beijing - 2008. Dia pun memenangi lebih dari 12 pertarungan di MMA dan 6 pertarungan UFC (Ultimate Fighting Championship). Dan film Mile 22 bukanlah film pertama baginya, karena sebelumnya Ronda sudah bermain di film The Expendables 3 (2014), Furious 7 (2015) dan Entourage (2015).

Mile 22 direncanakan akan dibuat menjadi trilogi. Saat ini proses pembuatan skenario untuk seri kedua Mile 22 sudah dilakukan dan produksi filmnya akan segera dilakukan setelah Mile 22 dirilis di bioskop.








Meski penayangan Avengers 4 masih sangat lama (Mei 2019), tetapi penonton sepertinya sudah tidak sabar untuk menantikan kelanjutan cerita dari Avengers : Infinity War yang sempat mengejutkan beberapa waktu lalu. Bagaimana nasib dunia? Benarkah Thanos hanya bisa dikalahkan oleh Captain Marvel? Bagaimana nasib para superhero Avengers yang masih hidup?

Pertanyaan-pertanyaan yang mengusik para penonton dan penggemar Avengers ini membuat mereka berusaha menggali dan mengetahui cerita Avengers selanjutnya. Para pendukung Avengers 4 menyadari "kejahilan" para fans, sehingga untuk membuat mereka makin penasaran, semua kru dan pendukung Avengers 4 telah memutuskan untuk tutup mulut dan tidak akan membuka spoiler apapun yang berhubungan dengan film tersebut.

Namun sehebat-hebatnya mereka menutupi, tetap ada saja penonton cerdas yang mampu mengorek informasi dari orang dalam Marvel's Comic. Dan berikut ini adalah kumpulan informasi terbaru tentang film Avengers yang berhasil digali, dan saya kumpulkan....


AVENGERS 4 AKAN "NYAMBUNG" DENGAN AVENGERS 1
Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari majalah online The Express, disebutkan bahwa para anggota Avengers yang tersisa akan melakukan perjalanan waktu dan kembali ke masa awal saat Avengers baru terbentuk.

Hal ini terlihat dari beberapa teaser foto yang baru-baru ini dirilis oleh Marvel's Studio yang menampilkan wajah Captain America yang bersih dan klimis tanpa janggut serta seragam yang dikenakan adalah seragam dari seri pertama Avengers. Hal yang sama juga terjadi pada foto Black Widow yang masih berambut merah, bukan pirang seperti yang tampak di Avengers : Infinity War.

Majalah Atlanta pun berhasil mendapatkan foto di mana para kru film saat ini sedang membuat ulang setting lokasi yang sama persis seperti yang digunakan di film The Avengers (2012).

Jika semua benar, maka dapat dipastikan bahwa cerita Avengers 4 nanti akan mengisahkan tentang perjalanan waktu yang dilakukan Avengers untuk menghentikan Thanos. Dan mereka semua akan kembali ke masa awal di mana semua kekacauan ini terjadi.



HAWKEYE AKAN MENJADI RONIN 
Banyak penonton berspekulasi tentang ketidakhadiran Hawkeye (Jeremy Renner) di film Avengers : Infinity War. Meski demikian, Marvel's Studio sudah memastikan kalau Hawkeye akan muncul di Avengers 4.

Menurut majalah online Weibo, Clint Burton / Hawkeye akan muncul dengan penampilan dan seragam baru. Jika merunut pada alur komik New Avengers #30 (2007) di mana Hawkeye pergi ke Jepang untuk belajar ilmu pedang dan menjadi Ronin,  kuat dugaan dalam Avengers 4, Hawkeye akan muncul tidak saja dengan panah tetapi juga dengan membawa pedang sebagai senjatanya. Perubahan Hawkeye juga bisa menjadi penjelasan alasannya muncul kembali dan membantu Avengers.

Seperti Anda ingat, dalam Infinity War, Hawkeye disebutkan bersembunyi dan keluarganya dalam perlindungan Negara. Kemungkinan besar keluarga Hawkeye ikut menghilang saat Thanos menggunakan Infinity Gauntlet. Akibat hal itu, Hawkeye marah dan keluar dari persembunyiannya.



TONY STARK MEMBUAT INFINITY GAUNTLET TANDINGAN
Sebelum film The Infinity Wars dirilis, ada banyak gosip dan berita yang muncul seputar film tersebut. Namun tidak ada yang seakurat kabar yang dibuat oleh seorang Penulis online berinisial 4chan. Entah beruntung, atau memang merupakan orang dalam Marvel's Studio, 4chan secara mengejutkan berhasil meramalkan dengan "nyaris" sangat akurat hal-hal yang akan muncul di film The Infinity Wars, termasuk Thanos yang mengorbankan Gamora untuk mendapatkan Soul Stone.

Untuk Avengers 4 pun, 4chan secara mengejutkan merilis informasi alur tentang Tony Stark yang akan membuat Infinity Gauntlet tandingan guna menghadapi Thanos. Tony Stark akan meminta bantuan Ant-Man untuk melakukan perjalanan ke masa lalu guna mengumpulkan batu-batu Infinity dari 5 masa yang berbeda. Thanos mengetahui rencana itu dan berusaha menghentikan rencana Tony Stark.



HULK AKAN MUNCUL MENJADI "PROFESOR HULK"
Ketidakmampuan Bruce Banner memunculkan Hulk untuk menghadapi Thanos di film The Infinity War, jelas meninggalkan banyak pertanyaan dan kekecewaan dalam hati penonton. Namun tidak banyak yang menyadari kalau apa yang terjadi pada Hulk di The Infinity War merupakan awal dari sebuah perubahan besar dalam diri Hulk di seri selanjutnya.

Menurut alur cerita komik epik The Incredible Hulk (2007) yang dibuat Peter David, Bruce Banner berusaha untuk membuat dirinya bisa bersinergi dengan Hulk. Untuk itu, Banner melakukan berbagai penelitian hingga akhirnya berhasil mengubah Hulk menjadi bagian dalam dirinya, sehingga muncullah Profesor Hulk yang tidak lain merupakan perpaduan antara wujud Hulk namun dengan pikiran dan perilaku Bruce Banner. Berbeda dengan Hulk, maka Profesor Hulk ditampilkan mengenakan pakaian (tidak lagi telanjang dada).

Hal ini dikonfirmasi oleh 4chan yang menyebutkan kalau dalam The Avengers 4 nanti, Hulk akan lebih banyak berperan, terutama dalam pertarungan melawan Thanos. Dengan menjadi Profesor Hulk, maka Bruce Banner mampu mengendalikan Hulk dan memunculkan mahluk hijau tersebut kapanpun dia mau tanpa perlu marah terlebih dahulu.



MATINYA STEVE ROGERS
Seperti prediksi saya setahun silam, karakter Captain America / Steve Rogers akan diceritakan tewas. Meski The Infinity Wars dia tidak tewas, tetapi dapat dipastikan karakter ini akan menemui ajalnya di Avengers 4. Banyak fakta yang sudah mengkonfirmasi hal ini. Salah satunya adalah tidak adanya perpanjangan kontrak kerja antara Chris Evans (pemeran Captain America) dengan Marvel's Studio yang mana pertanda Chris Evans tidak akan muncul lagi di seri-seri MCU (Marvel's Cinematic Universe) mendatang.

Dalam komik Civil War pun sebenarnya sudah menceritakan tentang kematian Captain America, sehingga sudah dapat dipastikan kalau kematian Captain America bukan hoax. Menurut The Express, Captain America dan Thor akan bertarung melawan Thanos. Dalam pertarungan itu, kedua superhero ini akan tewas di tangan Thanos.



IRON MAN PUNYA ANAK
Gwyneth Paltrow akan muncul kembali di Avengers 4. Namun kali ini dia akan tampil tidak hanya menjadi Pepper Potts - sekretaris Tony Stark - melainkan kekasih sekaligus istri Stark yang sedang hamil.

Seperti yang ditampilkan dalam trilogi The Iron Man, hubungan Tony dan Pepper sudah berlangsung cukup lama. Meski ditampilkan hanya sebatas hubungan kerja, tetapi sebenarnya mereka pun menjalin hubungan asmara. Dan sepertinya hubungan itu sudah sepantasnya ditampilkan dalam Avengers 4 sebagai hubungan yang lebih serius lagi.

Dalam seri tersebut, Pepper Potts sedang hamil tua, dan Tony Stark akan segera memiliki anak. Masalahnya : Akankah kejadiran anak Tony Stark dapat mempengaruhi emosi serta perhatiannya saat bertarung melawan Thanos nanti?



MUSUH TERBARU AVENGERS : SKRULLS
Para penggemar komik Avengers tentu tahu siapa Skrulls. Ya, dia adalah salah satu musuh terkuat Avengers yang sama berbahayanya seperti Thanos.

Munculnya Captain Marvel di seri Avengers 4 mendatang memunculkan spekulasi kalau seri Avengers 4 akan menjadi awal dari epik "Kree-Skrull War" (Perang Kree-Skrull) dan juga merupakan awal dari The Avengers yang baru (masuk ke Fase MCU keempat).

"Kree-Skrull War" sendiri merupakan serial komik Avengers yang dirilis tahun 1971 - 1972 (Avengers #89 - 97) dan merupakan komik pertama yang menampilkan kolaborasi antara Avengers, Fantastic Four, dan X-Men. Komik tersebut mengisahkan tentang kedatangan Captain Marvel dari Planet Kree untuk membantu para superhero di bumi menghadapi radiasi dari Negative Zone. Komik ini menjadi salah satu komik legendaris yang kemudian memunculkan sekuel-sekuel laris Avengers selanjutnya (New Avengers : Iluminati, Avengers Forever, dan Captain America Reborn).



DEADPOOL AKAN MUNCUL DI AVENGERS 4 (?)
Meski belum ada konfirmasi resmi, tetapi baru-baru ini beredar foto yang menunjukkan adanya karakter Deadpool pada saat proses pengambilan gambar Avengers 4. Tampak Chris Evans (mengenakan pakaian Captain America) berjalan di depan, diikuti sosok Deadpool.

Apakah Deadpool benar-benar akan muncul di Avengers 4? Jika ya, apakah dia akan membantu Avengers melawan Thanos? Atau justru akan menjadi musuh? Sampai saat ini belum ada informasi detil tentang peran Deadpool di film Avengers 4. Yang pasti, kehadirannya akan membuat film Avengers 4 makin seru, dan kocak.

Ketika sebuah film merajai tangga box-office dunia dan menghasilkan keuntungan finansial luar biasa, adalah hal jamak jika kemudian dibuat sekuelnya. Namun tidak semua sekuel tersebut berhasil direalisasikan. Bahkan ada yang hanya sampai pada "wacana forever" saja. Selanjutnya, tidak ada kelanjutan ceritanya.

Berikut ini adalah 10 film box office yang awalnya akan dibuat sekuelnya. Namun dengan berbagai pertimbangan, sekuel film tersebut tidak pernah diproduksi. Meski banyak fans yang meminta film tersebut diproduksi, tetapi permintaan mereka tidak pernah terlaksana. Mengapa?

1. E.T. 2 : Noctural Fears
Film E.T. (Extra Terrestrial) adalah salah satu film box-office legendaris karya Sutradara Steven Spielberg. Film yang dirilis tahun 1982 ini tidak saja mengangkat nama Steven Spielberg sebagai Sutradara Terbaik Dunia, tetapi juga mengangkat popularitas para artis pendukung film tersebut yang kala itu masih anak-anak (Henry Thomas, Dee Wallace, dan Drew Barrymore). Selain itu, film ini pun menjadi salah satu film dengan penghasilan terbesar di masa itu (dibuat dengan biaya US$ 10.5 juta, film ini mampu meraup keuntungan hingga US$ 792.9 juta). Hal lain yang lebih membanggakan lagi : Film ini mendapat pengakuan dari para penonton dan kritikus film sebagai salah satu Film Terbaik Yang Pernah Dibuat. Film ini pun juga tercatat di National Film Registry sebagai Film Estetika Terbaik. Bahkan hingga hari ini, film E.T. masih memiliki banyak penggemar, dan disukai oleh penonton muda masa kini.

Dengan berbagai prestasi yang diraih film ini, sangat wajar jika kemudian ada rencana untuk membuat sekuel film ini. Steven Spielberg pernah terpikir untuk membuat sekuel film ini. Beberapa bulan setelah E.T. dirilis dan sukses, pada bulan Juli 1982, Spielberg dan Melissa Mathison - penulis skenario E.T. - pernah berdiskusi dan membicarakan tentang kemungkinan untuk membuat sekuel ET. berjudul E.T. 2 : Noctural Fears.

Konsep ceritanya pun telah dibicarakan, di mana film tersebut akan melanjutkan kisaha dari film pertama. Di lanjutan cerita film tersebut nantinya, dikisahkan Elliott (karakter utama film tersebut) dan kawan-kawannya diculik oleh mahluk ruang angkasa misterius. Saat diculik, Elliott berusaha mengontak E.T. - sahabatnya dari ruang angkasa - untuk menolong dan menyelamatkannya.

Setelah melakukan diskusi yang sangat panjang, akhirnya Spielberg memutuskan untuk tidak membuat sekuel tersebut. Menurutnya, E.T. sudah menjadi legenda dan tidak ada alasan baginya untuk merusak imej tersebut dengan menghadirkan sekuel E.T.

Karena itulah hingga hari ini, meski merupakan film box-office, E.T. tidak pernah - dan tidak akan - dibuat sekuelnya.



2. THE BODYGUARD 2
Pada tahun 1992, film The Bodyguard karya sutradara Mick Jackson dan diperani Kevin Costner dan Whitney Houston menjadi film box-office dengan meraup keuntungan finansial sebesar US$ 411 juta (dibuat dengan biaya US$ 25 juta). Film ini tidak saja sukses secara finansial, namun juga menjadi film klasik yang dibuat versi drama panggungnya. Selain itu, lagu-lagu yang ada di dalam film tersebut (I Will Always Love You, I Will Run To You, Queen of the Night, I'm Every Woman, dan I Have Nothing, dinyanyikan oleh Whitney Houston) menjadi lagu yang sangat populer. Bahkan album Original Soundtrack film ini terjual hingga lebih dari 45 juta di seluruh dunia.

Melihat kesuksesan yang luar biasa tersebut, Kevin Costner - selaku salah satu Produser film The Bodyguard - berencana untuk membuat sekuel film tersebut. Skrip ceritanya pun sudah disiapkan. Adapun garis besar ceritanya : sekuel tersebut akan melanjutkan tugas Frank Farmer (diperani Kevin Costner) sebagai Penjaga Para Selebritis. Dan selebritis yang akan dilindunginya adalah Putri Diana dari Kerajaan Inggris. Kevin Costner sendiri sudah menghubungi Putri Diana untuk menjadi pemeran utama sekuel filmnya tersebut. 

Sayang, proses pembuatan skenarionya berjalan cukup lama. Dan ketika skenario sudah selesai dibuat, Putri Diana meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas (31 Agustus 1997). Pasca kematian Putri Diana, tidak ada lagi kelanjutan pembicaraan sekuel The Bodyguard.



3. GLADIATOR 2
Gladiator adalah salah satu film epik-kolosal karya sutradara Ridley Scott yang sangat populer. Diperani Russell Crowe, Joaquin Phoenix, Connie Nielsen, Oliver Reed, dan Richard Harris, film yang dirilis tahun 2000 ini mengisahkan tentang Jendral Romawi Maximus Decimus Meridius (Crowe) yang dihianati Commodus (Phoenix), anak dari Kaisar Marcus Aurelius. Setelah hidup terasing dan menjadi budak, Maximus kembali ke Roma menjadi Gladiator agar bisa mendekati Commodus untuk membalaskan dendam masa lalunya.

Film yang dibuat dengan biaya US$ 103 juta, meraup keuntungan hingga US$ 457 juta. Selain itu, film ini juga meraih penghargaan Oscar untuk kategori Best Picture dan Best Original Score. Film Gladiator menjadi film yang mengangkat kembali tren film-film bertema epik-sejarah. Pasca kesuksesan film tersebut, banyak film-film bertema sejenis yang kemudian dirilis (Troy, King Arthur, Alexander, 300, dan Robin Hood) dan meraih kesuksesan yang sama.

Hasil yang diperoleh Gladiator, mendorong Produser Douglas Wick membuat kelanjutan dari film tersebut. Pada tahun 2001, dia mempertimbangkan untuk membuat prekuel. Namun setahun kemudian, Wick mengubah rencananya dan berniat membuat sekuel Gladiator yang mengisahkan kondisi Roma 15 tahun pasca kematian Maximus. Crowe sendiri tertarik jika kisah Gladiator melanjutkan perjuangan Maximus di dunia orang mati.

Tahun 2006, Ridley Scott mengungkapkan kalau terjadi perbedaan paham antara dirinya, Crowe, dan DreamWork dalam proses pembuatan skenario Gladiator 2. DreamWork sendiri menginginkan kisah sekuel film tersebut mengisahkan tentang Lucius, anak Maximus dan Lucilla (anak Sulung Kaisar Marcus Aurelius). Ide ini ditentang oleh Crowe, yang selanjutnya menolak melanjutkan proyek Gladiator 2.

Hingga hari ini, rencana pembuatan Gladiator 2 masih sebatas wacana. Ridley Scott masih mencari formula yang tepat untuk sekuel Gladiator. Sedangkan Crowe sepertinya sudah kehilangan minat melanjutkan proyek tersebut, termasuk memerani karakter Maximus kembali. Dan di sisi lain, penonton pun sudah tidak punya antusias lagi menonton film epik-kolosal.



4.  SPEED 3
Speed adalah film eksyen super seru yang mengangkat nama 3 artis Hollywood ini menjadi artis papan atas Hollywood : Keanu Reeves, Sandra Bullock, dan Jan de Bont. Keanu Reeves dan Sandra Bullock waktu itu adalah artis yang kurang diperhatikan oleh Hollywood. Namun berkat film ini, nama mereka melejit dan menjadi super-star dunia. Sedangkan Jan de Bont awalnya hanya dikenal sebagai Asisten Sutradara. Film Speed adalah film pertama yang disutradarainya. Berkat film ini pun nama Jan de Bont melejit menjadi Sutradara Papan Atas.

Film Sped dibuat dengan biaya US$ 30 juta dan secara mengejutkan mampu meraup keuntungan hingga US$ 350 juta.

Speed berkisah tentang polisi LAPD Jack Traven (Reeves) berusaha menyelamatkan para penumpang sebuah bis yang sedang melaju kencang. Bis tersebut dipasangi bom oleh seorang terorirs bernama Howard Payne (Hooper) dan menuntut negara membayar uang tebusan US$ 3 juta. Apabila melaju kurang dari 50 mil perjam atau ada polisi yang mencoba mendekati, maka bis itu akan meledak.

Pasca kesuksesan film Speed, sekuel berjudul Speed 2 : Cruise Control dibuat dan dirilis tahun 1997. Sayang, film yang disutradarai Jan de Bont dan diperani Sandra Bullock tersebut gagal mengulangi sukses film sebelumnya. Banyak pihak menduga kegagalan film ini disebabkan oleh ketidaksertaan Keanu Reeves di film tersebut, dan perannya digantikan oleh Jason Patric.

Meski gagal menjadi film box office - bahkan meraih 8 penghargaan Razzie Award (termasuk penghargaan "Worst Remake or Sequel") - hal ini tidak membuat produser film ini patah arang. Mereka ternyata masih berharap untuk bisa membuat sekuel Speed kembali dengan menghadirkan semua pendukung seri pertama film Speed.

Pada tahun 2008, Dannis Hopper pernah menyebutkan kalau dirinya telah dihubungi 20th Century Fox - selaku produser sekaligus distributor film Speed - untuk bergabung dan bermain di sekuel Speed. Hal yang sama juga disampaikan Keanu Reeves dan Sandra Bullock. Namun hingga Dennis Hopper meninggal dunia tanggal 29 Mei 2010, rencana pembuatan Speed 3 tidak pernah ada lagi kelanjutannya.



5. WANTED 2
Film adaptasi dari komik berjudul sama karya karya Mark Miller dan J.G. Jones ini merupakan salah satu box-office di tahun 2009. Disutradarai Timur Bekmambetov, dengan Angelina Jolie, James McAvoy, dan Morgan Freeman sebagai pemeran utamanya, film ini mengisahkan tentang Wesley Gibson (McAvoy), seorang Manager Keuangan yang baru menyadari kalau dirinya adalah anak dari seorang Pembunuh Bayaran Profesional. Dia kemudian diajari untuk menjadi Pembunuh dan Penembak Jitu yang mampu menembak dari jarak yang super jauh dan dari sudut yang tidak masuk akal.

Dibuat dengan biaya US$ 74 juta, film ini mampu meraup keuntungan hingga US$ 341 juta.

Sebenarnya ide pembuatan sekuel film ini sudah dibahas jauh sebelum film Wanted dirilis. Ketika proses pembuatan film masih berlangsung, Sutradara Timur Bekmambetov sudah memikirkan untuk membuat sekuelnya. Namun Komikus Mark Miller keberatan dengan rencana itu, sehingga Bekmambetov memutuskan untuk tidak melibatkan Mark Miller dalam proses pembuatan sekuel tersebut.

Proses pembuatan sekuel tersebut ternyata cukup bertele-tele, sampai-sampai terjadi pergantian Penulis Skenario terus-menerus karena adanya perbedaan pendapat antara Produser, Sutradara Bekmambetov, dan para Penulis. Bahkan hingga tahun 2014, skenario belum juga kelar dibuat, sehingga banyak orang yang tidak yakin kalau pembuatan sekuel tersebut benar-benar akan terjadi.



6.  THE GOONIES 2
Tahun 1985 silam, Sutradara Richard Donner merilis sebuah film petualangan yang hampir semua pemeran utamanya anak-anak : Sean Astin, Josh Brolin, Jeff Cohen, Corey Feldman, Ke Huy Quan, dan Kerri Green. Seperti yang Anda ketahui, sebagian pemeran tersebut kini telah menjadi Aktor Papan Atas Hollywood.

Film yang dibuat dengan biaya US$ 19 juta tersebut berhasil meraup keuntungan sebesar US$ 61 juta. Meski bukan sebuah film box-office, tetapi film ini memiliki basis penggemar yang sangat besar di seluruh dunia. Berkat film ini, Kota Astoria, Oregon, Amerika Serikat - yang menjadi lokasi pengambilan gambar film tersebut - menjadi sangat populer serta menjadi pusat pariwisata Oregon hingga hari ini. Selain itu, pada tahun 2017, film The Goonies dinyatakan National Film Registry sebagai "Bagian Preservasi Sejarah Amerika Serikat".

Pasca kesuksesan film itu, banyak gosip yang menyebutkan kalau film tersebut akan segera dibuat sekuelnya. Gosip ini cukup unik, karena Richard Donner berkali-kali mendengungkan rencana ini, tetapi berkali-kali pula dibantah oleh Warner Bros, selaku pemilik hak dan lisensi produk The Goonies.

Pada tahun 2008, Sean Astin kembali memunculkan isu rencana perilisan sekuel The Goonies, dan menyebutkan kalau saat ini skripnya sudah selesai serta dalam proses kasting. Namun kabar itu dibantah Corey Feldman.

Namun di tahun 2010, dalam acara televisi The Making of a Cult Classic : The Unauthorized Story of The Goonies, Richard Donner kembali memunculkan kabar kalau sekuel The Goonies sudah dipastikan akan segera diproduksi, dan semua pemeran film The Goonies sudah setuju untuk bermain lagi di film yang membesarkan nama mereka tersebut. Bahkan pada tahun 2014, Donner kembali menyebutkan sekuel The Goonies sudah dalam proses produksi.

Sayang ..... hingga hari ini belum ada konfirmasi lebih lanjut, apakah sekuel The Goonies sudah rampung dibuat. Banyak orang meyakini, sekuel tersebut tidak akan pernah dibuat karena semua pendukung film The Goonies sudah berumur dan sudah tidak cocok lagi memerani karakter mereka di sekuel tersebut.



7. INCEPTION 2
Setelah merilis trilogi Dark Knight, Sutradara Christopher Nolan kenbali menggebrak dunia dengan film Inception yang dirilis tahun 2010. Film yang diperani Leonardo DiCaprio, Ken Watanabe, Joseph Gordon-Levitt, Tom Hardy, Tom Berenger, dan Michael Caine tersebut mengisahkan aksi pencurian informasi yang dilakukan di bawah alam sadar manusia.

Film yang penuh adegan indah yang memanjakan mata tersebut dibuat dengan biaya US$ 160 juta dan menjadi salah satu box-office dunia dengan meraup keuntungan sebesar US$ 828 juta.

Sangat wajar jika kemudian banyak orang berharap jika film tersebut dibuat sekuelnya. Meski menjadi salah satu film pencetak uang, namun Nolan tidak berniat untuk membuat sekuel filmnya tersebut. Saat ini dia sedang disibukkan proses pembuatan ulang film Opera Ruang Angkasa 2001: A Space Odyssey (1968) serta proyek bersama Quay Brothers. Dengan kesibukan yang sangat padat, mungkin sekuel Inception belum terpikirkan olehnya. Tapi siapa tahu.... Lima atau tujuh tahun lagi Nolan bisa saja berencana membuat sekuelnya. Siapa tahu ....



8. TWINS 2 : TRIPLETS 
Twins merupakan film komedi arahan sutradara Ivan Reitman yang dirilis tahun 1988. Film ini merupakan film komedi pertama yang diperani Arnold Schwarzenegger dan merupakan kali pertama pula dia berpasangan dengan aktor Danny DeVito. Keduanya berperan sebagai saudara kembar yang terpisah saat dilahirkan, kemudian bertemu lagi saat sudah dewasa. Kerja sama Arnold dan Danny menghasilkan kemestri yang sangat baik, sehingga menghasilkan film komedi kocak yang sangat keren. Tidak heran jika film yang dibuat dengan biaya US$ 11 juta ini mampu meraup keuntungan hingga US$ 216 juta dalam tempo satu minggu sejak ditayangkan.

Wajar jika banyak orang yang berharap film ini dibuat sekuelnya. Hal yang sama juga diharapkan Universal Studio - yang menjadi distributor film tersebut - yang mengharapkan film ini ada sekuelnya. Maka pada tahun 2012, ketika Ivan Reitman mengajukan sekuel Twins berjudul Twins 2 : Triplets, Universal Studio segera menyetujuinya.

Masalahnya, sekuel tersebut mengisahkan kalau Arnold Scharzenegger dan Danny DeVito akan mendapatkan kalau mereka punya saudara perempuan, yang rencananya akan diperani oleh Roseanne Barr. Ide ini kurang mendapatkan tanggapan yang positif dari banyak pihak, sehingga ceritanya diubah, di mana saudara Arnold dan Danny adalah pria berkulit hitam yang rencananya akan diperani Eddie Murphy. Lagi-lagi ide ini mendapat tanggapan yang kurang positif.

Urusan alur cerita masih belum selesai, dan tampaknya masih berlanjut hingga hari ini. Jadi belum bisa dipastikan kapan Twins 2 : Triplets akan diproduksi (atau benarkah akan diproduksi).



9. MRS DOUBTFIRE 2
Di tahun 1993, film karya sutradara Chris Columbus ini menjadi film sukses yang luar biasa. Diperani Robin Williams, Sally Field, Pierce Brosnan, dan Havery Fierstein, film ini mengisahkan tentang Daniel Hillard (Robin Williams) - seorang artis dan pengisi suara - yang mencoba dekat dengan istri dan anak-anaknya, yang saat itu sudah berpisah dengannya serta sedang menjalani proses perceraian. Untuk bisa dekat, Daniel menyamar sebagai pengasuh rumah tangga bernama Euphegenia Doubtfire, atau dipanggil Mrs Doubtfire.

Drama komedi ini tidak saja sukses secara finansial (dibuat dengan dana US$ 24 juta, dan meraup keuntungan sebesar US$ 441 juta), tetapi berhasil juga menggondol Piala Oscar untuk kategori Best Makeup dan Piala Golden Globe untuk kategori Best Motion Picture dan Best Actor (Robin Williams). Film ini pun masuk dalam daftar "100 Funniest Movies of All Time" dan "AFI's 100 Years, 100 Laughs".

Tahun 2003, 20th Century Fox - sebagai perusahaan distribusi film MrsDoubtfire - berencana untuk membuat sekuel film tersebut. Robin Williams pun telah dihubungi dan setuju untuk kembali memerani karakter tersebut. Namun hingga tahun 2006, naskah film tersebut belum juga tuntas dibuat. Hal ini mengundang amarah Robin Williams dan memutusk
an untuk mundur dari proyek tersebut. Karena Robin Williams sudah tidak berminat lagi dengan proyek Mrs Doubtfire 2 - dan tidak ada orang lain yang cocok memerani karakter tersebut, selain dirinya - maka praktis sekuel ini pun tidak jadi dibuat.



10. CON AIRPORT
Pada tahun 1997, film Con Air besutan sutradara Simon West - dengan pemeran Nicolas Cage, John Cusack, John Malkovich, Ving Rhimes, dan Steve Buscemi - menjadi film box office yang meraup keuntungan hingga US$ 224 juta (dibuat dengan dana US$ 75 juta). Praktis hasil ini membuat film Con Air menjadi salah satu film terlaris di masa itu.

Mencoba melanjutkan kesuksesan tersebut, sutradara Simon West pernah mengajukan skrip sekuel dari Con Air yang diberinya judul "Con Airport". Dalam skrip berjumlah 15 halaman itu, dikisahkan bahwa Vince Larkin (John Cusack) sedang berada di bandara yang didesain untuk menampung para tahanan yang akan ditransportasikan menggunakan pesawat. Namun ada kejadian tidak terduga, sehngga para tahanan menyandera bandara tersebut.

Meski naskah sudah dibuat dan Simo West berencana untuk mempertemukan semua aktor pemeran Con Air, tetapi tidak ada kelanjutan untuk penuntasan naskah tersebut hingga hari ini. Bahkan belum ada aktor film Con Air yang dihubungi untuk membahas sekuel film tersebut.






Judul Film            : 22 Menit
Sutradara              : Eugene Panji dan Myrna Paramita Pohan
Pemeran               : Ario Bayu, Ade Firman Hakim, Mathias Muchus, Ence Bagus
Tanggal tayang    : 19 Juli 2018

Tanggal 14 Januari 2016 silam mungkin merupakan tanggal yang tidak akan dilupakan masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di Jakarta. Karena pada tanggal tersebut, terjadi serangkaian bom yang terjadi di Thamrin, khususnya di pertokoan Sarinah. Dan pada tanggal tersebut, masyarakat Indonesia bersatu mengumandangkan keberanian mereka menghadapi teror yang disebarkan oleh para teroris, sehingga kemudian muncul Gerakan "Kami Tidak Takut" dan "Turn Back Crime" yang legendaris hingga hari ini.


Film ini mengisahkan tentang Ardi (Ario Bayu), seorang anggota kepolisian anti-terorisme, yang pada tanggal 14 Januari 2016 mengantarkan anaknya ke sekolah. Dalam perjalanan ke sekolah, tiba-tiba terjadi serangan bom yang dilakukan teroris di wilayah Thamrin, dekat pertokoan Sarinah, Jakarta. Ardi dan rekan satu timnya turun tangan meringkus para teroris. Dalam 22 menit yang mencekam, Polisi dan Satuan Anti-Teroris berhasil melumpuhkan para teroris tersebut.

Untuk menampilkan kejadian yang realistis, proses pembuatan film sepenuhnya dilakukan di Jalan Thamrin dekat Pertokoan Sarinah. Selain itu, sebelum pengambilan gambar, para kru film telah berkoordinasi dan berdiskusi dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan penjelasan yang detil mengenai kejadian sebenarnya saat aksi teror tersebut terjadi.

Film 22 Menit merupakan film yang sangat ditunggu masyarakat Indonesia. Dengan keberadaan film ini, diharapkan masyarakat Indonesia semakin paham tentang tindakan terorisme, dan semakin kuat menggalang persatuan untuk tidak takut teror ketakutan yang ditebar oleh para teroris.



DO YOU KNOW? 
Proses pembuatan film 22 Menit sempat menghebohkan jagat maya karena tanggal 14 April 2018 silam, selama 1 hari penuh (dari pagi hingga pukul 18.00), sepanjang jalan Thamrin, Jakarta, ditutup oleh polisi untuk kepentingan pengambilan gambar di lokasi peledakan bom. Praktis penutupan jalan tersebut membuat terjadi kemacetan parah di lokasi tersebut. Selain karena banyaknya kendaraan yang diarahkan ke Jalur Alternatif, tetapi tidak sedikit juga penyebab kemacetan karena banyaknya warga yang antusias menonton proses pengambilan gambar.

Selain penutupan jalan, hal lain yang menghebohkan adalah terjadinya ledakan keras diiringi terbaliknya sebuah mobil merah di lokasi Thamrin tersebut. Hal ini tidak lain adalah bagian dari pengambilan gambar untuk kepentingan film 22 Menit. Meski proses pengambilan gambar dilakukan pada hari Sabtu (praktis tidak mengganggu jam kerja), tetapi tetap saja mengejutkan masyarakat yang kebetulan berada di lokasi tersebut.

Banyak Pejabat Polri dan polisi yang ikut andil dalam proses pembuatan film ini. Tetapi mereka semua tidak menjadi pemeran utama, melainkan cameo. Beberapa pejabat yang akan terlihat adalah Kapolri Tito Karnavian. Beliau akan berperan sebagai seorang pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan Thamrin tanpa mengenakan helm. Akibatnya beliau ditilang oleh polisi yang berjaga di sana. Selain itu, Brigjen Krishna Murti pun ikut sebagai cameo di mana dia akan menjadi Tukang Sate yang berjualan di dekat lokasi pengeboman.





Judul Film                : Just A Breath Away 
Sutradara                  : Daniel Roby
Pemeran                   : Romain Duris, Olga Kurylenko, Fatine Harduin, Michael Robin
Tanggal tayang         : 27 Juni 2018

Ketika bicara film Perancis, yang selalu muncul di benak saya adalah film komedi bermutu (Taxi dan Yamakashi) dan film eksyen keren (Le Femme Nikita). Namun baru kali ini ada film disaster-horor seru seperti film ini.

Film berjudul asli "Dans la Brume" (Hold Your Breath) ini merupakan film disaster yang lumayan keren. Saya juga cukup surprise saat mengetahui film ini akan tayang di bioskop Indonesia tanggal 27 Juni 2018 mendatang, karena sangat jarang ada film Perancis yang tayang di bioskop komersil Indonesia (meski filmnya keren-keren). Sambil menunggu penayangan film ini minggu depan, ga ada salahnya kalo kita bahas dulu film ini ya....

Film ini mengisahkan tentang kejadian misterius di kota Paris di mana satu ketika kota ini tiba-tiba ditutupi oleh kabut misterius. Siapapun yang menghirup udara di dalam kabut itu akan langsung tewas. Karena itu, para penduduk yang masih hdiup segera berlarian menyelamatkan diri mereka di atas gedung yang tinggi atau di atas genteng rumah mereka.

Mathieu (Romain Duris) dan Anna (Olga Kurylenko) adalah sepasang suami-istri yang juga selamat dan berhasil berlindung di atas gedung tinggi. Masalahnya, anak mereka - Sarah (Fantine Harduin) - tertinggal di rumah mereka. Meski anak mereka dalam kondisi selamat dan aman, namun kekuatiran mulai melingkupi Mathieu dan Anna karena sudah berhari-hari lamanya kabut itu belum juga sirna.

Dalam kondisi lapar dan kehausan, ditambah lagi tidak ada listrik dan bantuan apapun dari pemerintah, para penduduk yang mulai panik. Kondisi ini menjadi sangat berbahaya. Mathieu dan Anna pun menguatirkan anak mereka. Karena itu, mereka mempertaruhkan nyawa mereka menembus kabut itu demi menemukan anak mereka. Akankah mereka berhasil?

Film ini membawa suasana mencekam yang sangat mampu memaku penonton duduk di kursinya selama 90 menit durasi film. Dan yang menariknya : Ternyata ending film ini menyimpan "twist" yang mengejutkan dan tidak terduga sama sekali. Seperti apa "twist"-nya? Sepertinya Anda harus menonton film ini sendiri jika ingin mengetahuinya....

Jika membaca review dari para penonton Perancis yang sudah menonton ini sebelumnya (film ini sendiri sebenarnya sudah tayang 4 April 2018 silam di Perancis), banyak penonton yang meyukai film ini karena idenya yang sederhana dan alurnya yang cepat. Memang banyak yang menyesalkan film ini terlalu "berbau" Hollywood. Namun sebagai film hiburan, film ini memang sangat layak untuk ditonton.
OlderStories Home